Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU, Harta Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Naik Rp 12 Miliar di Tahun Pertama Menjabat

Lonjakan Harta Tiga Kali Lipat dalam Setahun

Seiring dengan bergulirnya kasus ini, perhatian masyarakat juga tertuju pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Febrie yang dipublikasikan oleh KPK. Berdasarkan data resmi, kekayaan Febrie melesat tajam dalam kurun waktu satu tahun saja.

Pada laporan periodik 28 Februari 2023 untuk tahun lapor 2022, total harta yang dilaporkannya berada di angka Rp6.360.108.742.

Namun, memasuki laporan periodik 24 Maret 2024 untuk tahun lapor 2023, jumlah tersebut meroket drastis menjadi Rp18.261.445.180. Angka kekayaan senilai Rp18,2 miliar ini terpantau stabil hingga laporan terbaru per 7 Maret 2026 untuk tahun kuasa 2025.

Properti Mewah di Jakarta Selatan jadi Pemicu Utama

Berdasarkan analisis dokumen LHKPN, sektor properti menjadi faktor penentu paling signifikan di balik meroketnya total kekayaan mantan Jampidsus tersebut.

Baca Juga :  Terapkan KUHAP Baru, KPK Tak lagi Pamerkan Tersangka Korupsi saat Konferensi Pers

Pada pelaporan tahun 2022, nilai aset tanah dan bangunan milik Febrie yang tersebar di Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, dan Bandung tercatat sebesar Rp4.023.346.000.

Electronic money exchangers listing

Nilai sektor ini kemudian melonjak tajam menjadi Rp14.852.820.000 pada laporan tahun 2023 dan 2025. Kenaikan signifikan ini dipicu oleh kepemilikan satu aset baru bernilai tinggi berupa tanah dan bangunan seluas 638 m²/200 m² di Kota Jakarta Selatan dengan taksiran nilai mencapai Rp10.829.474.000.

Secara rinci, berikut daftar kepemilikan properti Febrie Adriansyah dalam laporan teranyarnya:

– Tanah dan Bangunan 220 m²/180 m² di Jakarta Selatan (Hasil Sendiri): Rp2.308.250.000

– Tanah dan Bangunan 638 m²/200 m² di Jakarta Selatan (Hasil Sendiri): Rp10.829.474.000

– Tanah 652 m² di Tangerang Selatan (Hasil Sendiri): Rp597.232.000

Baca Juga :  Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Ini Kata Budi Prasetyo

– Tanah 704 m² di Tangerang Selatan (Hasil Sendiri): Rp644.864.000

– Tanah 2.301 m² di Bandung (Hasil Sendiri): Rp473.000.000

Isi Garasi: Tambahan MPV Premium Senilai Rp900 Jutaan

Pembaruan aset tidak hanya terjadi pada sektor tanah, melainkan juga merambah ke area alat transportasi dan mesin di dalam garasinya.

Pada laporan 2022, koleksi kendaraan miliknya bernilai Rp1.332.000.000, yang meliputi Honda HR-V (2018), Toyota Land Cruiser Prado 2.7 (2020), dan Peugeot New 2008 AT (2018).

Nilai investasi kendaraan ini merangkak naik menjadi Rp2.310.500.000 pada laporan tahun 2023 dan 2025. Hal ini terjadi seiring masuknya satu unit MPV premium, Toyota Alphard 2.5G A/T tahun 2021 senilai Rp978.500.000, yang didaftarkan sebagai hasil sendiri.

Lonjakan Harta Tiga Kali Lipat dalam Setahun

Seiring dengan bergulirnya kasus ini, perhatian masyarakat juga tertuju pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Febrie yang dipublikasikan oleh KPK. Berdasarkan data resmi, kekayaan Febrie melesat tajam dalam kurun waktu satu tahun saja.

Pada laporan periodik 28 Februari 2023 untuk tahun lapor 2022, total harta yang dilaporkannya berada di angka Rp6.360.108.742.

Electronic money exchangers listing

Namun, memasuki laporan periodik 24 Maret 2024 untuk tahun lapor 2023, jumlah tersebut meroket drastis menjadi Rp18.261.445.180. Angka kekayaan senilai Rp18,2 miliar ini terpantau stabil hingga laporan terbaru per 7 Maret 2026 untuk tahun kuasa 2025.

Properti Mewah di Jakarta Selatan jadi Pemicu Utama

Berdasarkan analisis dokumen LHKPN, sektor properti menjadi faktor penentu paling signifikan di balik meroketnya total kekayaan mantan Jampidsus tersebut.

Baca Juga :  Terapkan KUHAP Baru, KPK Tak lagi Pamerkan Tersangka Korupsi saat Konferensi Pers

Pada pelaporan tahun 2022, nilai aset tanah dan bangunan milik Febrie yang tersebar di Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, dan Bandung tercatat sebesar Rp4.023.346.000.

Nilai sektor ini kemudian melonjak tajam menjadi Rp14.852.820.000 pada laporan tahun 2023 dan 2025. Kenaikan signifikan ini dipicu oleh kepemilikan satu aset baru bernilai tinggi berupa tanah dan bangunan seluas 638 m²/200 m² di Kota Jakarta Selatan dengan taksiran nilai mencapai Rp10.829.474.000.

Secara rinci, berikut daftar kepemilikan properti Febrie Adriansyah dalam laporan teranyarnya:

– Tanah dan Bangunan 220 m²/180 m² di Jakarta Selatan (Hasil Sendiri): Rp2.308.250.000

– Tanah dan Bangunan 638 m²/200 m² di Jakarta Selatan (Hasil Sendiri): Rp10.829.474.000

– Tanah 652 m² di Tangerang Selatan (Hasil Sendiri): Rp597.232.000

Baca Juga :  Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Ini Kata Budi Prasetyo

– Tanah 704 m² di Tangerang Selatan (Hasil Sendiri): Rp644.864.000

– Tanah 2.301 m² di Bandung (Hasil Sendiri): Rp473.000.000

Isi Garasi: Tambahan MPV Premium Senilai Rp900 Jutaan

Pembaruan aset tidak hanya terjadi pada sektor tanah, melainkan juga merambah ke area alat transportasi dan mesin di dalam garasinya.

Pada laporan 2022, koleksi kendaraan miliknya bernilai Rp1.332.000.000, yang meliputi Honda HR-V (2018), Toyota Land Cruiser Prado 2.7 (2020), dan Peugeot New 2008 AT (2018).

Nilai investasi kendaraan ini merangkak naik menjadi Rp2.310.500.000 pada laporan tahun 2023 dan 2025. Hal ini terjadi seiring masuknya satu unit MPV premium, Toyota Alphard 2.5G A/T tahun 2021 senilai Rp978.500.000, yang didaftarkan sebagai hasil sendiri.

Terpopuler

Artikel Terbaru