Jampidsus Febrie Adriansyah Diisukan Mundur, DPR Segera Konfirmasi

PROKALTENG.CO-Komisi III DPR RI merespons isu yang menyebut Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mengundurkan diri di tengah mencuatnya penyidikan dugaan korupsi batu bara. Hingga kini, DPR menegaskan belum dapat mengambil sikap karena masih menunggu kepastian informasi.

Isu tersebut beredar setelah nama Febrie Adriansyah dikaitkan dengan perkara dugaan korupsi batu bara yang saat ini sedang diusut Polda Metro Jaya bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan, pihaknya telah berupaya berkomunikasi dengan sejumlah pihak guna memastikan kebenaran informasi tersebut. Meski demikian, ia menyebut masih ada sejumlah hal yang perlu dikonfirmasi sehingga belum bisa disampaikan kepada publik.

Baca Juga :  Innalillahi, Presiden ke-3 RI BJ Habibie Wafat

“Kami juga mencoba menjalin komunikasi cuma memang ada beberapa hal yang belum bisa kami sampaikan karena kami perlu konfirmasi lagi. Ya, teman-teman, kita enggak sebut nama juga ya,” kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7).

Habiburokhman menegaskan, Komisi III DPR tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh proses penegakan hukum, termasuk penyidikan dugaan korupsi batu bara yang sedang berlangsung.

Ia juga menekankan, proses hukum harus dilakukan secara profesional tanpa memandang status maupun jabatan pihak yang diduga terlibat. Menurutnya, setiap orang harus dimintai pertanggungjawaban apabila didukung bukti yang kuat.

PROKALTENG.CO-Komisi III DPR RI merespons isu yang menyebut Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mengundurkan diri di tengah mencuatnya penyidikan dugaan korupsi batu bara. Hingga kini, DPR menegaskan belum dapat mengambil sikap karena masih menunggu kepastian informasi.

Isu tersebut beredar setelah nama Febrie Adriansyah dikaitkan dengan perkara dugaan korupsi batu bara yang saat ini sedang diusut Polda Metro Jaya bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan, pihaknya telah berupaya berkomunikasi dengan sejumlah pihak guna memastikan kebenaran informasi tersebut. Meski demikian, ia menyebut masih ada sejumlah hal yang perlu dikonfirmasi sehingga belum bisa disampaikan kepada publik.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Innalillahi, Presiden ke-3 RI BJ Habibie Wafat

“Kami juga mencoba menjalin komunikasi cuma memang ada beberapa hal yang belum bisa kami sampaikan karena kami perlu konfirmasi lagi. Ya, teman-teman, kita enggak sebut nama juga ya,” kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7).

Habiburokhman menegaskan, Komisi III DPR tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh proses penegakan hukum, termasuk penyidikan dugaan korupsi batu bara yang sedang berlangsung.

Ia juga menekankan, proses hukum harus dilakukan secara profesional tanpa memandang status maupun jabatan pihak yang diduga terlibat. Menurutnya, setiap orang harus dimintai pertanggungjawaban apabila didukung bukti yang kuat.

Terpopuler

Artikel Terbaru