Mukhtarudin Gandeng Pensiunan BNP2TKI-BP2MI Perkuat Tata Kelola Pekerja Migran

PROKALTENG.CO – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin membuka ruang kolaborasi dengan para pensiunan pegawai BNP2TKI, BP2MI, dan Kementerian P2MI untuk memperkuat tata kelola pelindungan serta peningkatan kompetensi Pekerja Migran Indonesia.

Hal itu disampaikan Menteri Mukhtarudin saat menerima audiensi dan silaturahmi Paguyuban Pensiunan Pegawai BNP2TKI/BP2MI/KP2MI di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Senin (31/8).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap masukan dari para senior yang memiliki pengalaman panjang dalam penyelenggaraan penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Hadir dalam audiensi tersebut Ketua Paguyuban Pensiunan Pegawai BNP2TKI/BP2MI/KP2MI yang juga mantan Deputi Penempatan, Agusdin Subiantoro, Wakil Ketua yang merupakan mantan Deputi Pelindungan, Anjar Prihantoro, Wakil Ketua yang juga mantan Deputi Penempatan, Teguh Hendro Cahyono, serta Sekretaris yang merupakan mantan Kepala Biro Perencanaan, Yunafri Agus.

Baca Juga :  Solar Langka, Mukhtarudin Sarankan Pertamina Tambah Kuota

Menteri Mukhtarudin mengatakan, pengalaman para pensiunan pegawai merupakan aset penting yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kelembagaan Kementerian P2MI yang relatif baru.

“Kami ingin mendapatkan masukan, saran, dan dorongan-dorongan penguatan dari sisi kelembagaan. Karena kami-kami ini baru semua di kementerian ini,” kata Menteri Mukhtarudin.

Menteri Mukhtarudin mengatakan bahwa pemerintah saat ini tengah memperkuat transformasi tata kelola Pekerja Migran Indonesia sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam memastikan pelindungan diberikan secara menyeluruh sejak sebelum keberangkatan, selama bekerja di luar negeri, hingga setelah kembali ke tanah air.

Electronic money exchangers listing

“Fokus yang pertama adalah peningkatan kualitas pelindungan bagi pekerja migran Indonesia dari sebelum penempatan, ketika penempatan, dan purna penempatan. Jadi perlindungan mulai dari hulu sampai hilir,” ujar Menteri P2MI

Baca Juga :  Bakal Hidup Lama dengan Covid-19, Menkes Atur Cara Makan di Restoran

Dorong Pekerja Migran Naik Kelas

Selain aspek pelindungan, Menteri Mukhtarudin menegaskan pemerintah juga mendorong peningkatan kapasitas Pekerja Migran agar tidak lagi didominasi pekerja dengan keterampilan rendah (lower-skilled), tetapi semakin banyak mengisi pasar kerja medium-skilled hingga high-skilled.

Menurutnya, peluang kerja global saat ini semakin terbuka, termasuk di sektor formal dan profesional. Penempatan Pekerja Migran telah berkembang ke sejumlah negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Eropa.

Bahkan, kata Mukhtarudin, sudah terdapat Pekerja Migran yang bekerja di sektor strategis seperti industri aerospace dan industri pertahanan Korea Selatan, selain bidang engineering dan manufaktur.

“Ke depannya kita lebih memfokuskan kepada penempatan formal dan profesional, khususnya yang skilled workers, khususnya yang medium dan high-skilled,” imbuh Menteri P2MI.

PROKALTENG.CO – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin membuka ruang kolaborasi dengan para pensiunan pegawai BNP2TKI, BP2MI, dan Kementerian P2MI untuk memperkuat tata kelola pelindungan serta peningkatan kompetensi Pekerja Migran Indonesia.

Hal itu disampaikan Menteri Mukhtarudin saat menerima audiensi dan silaturahmi Paguyuban Pensiunan Pegawai BNP2TKI/BP2MI/KP2MI di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Senin (31/8).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap masukan dari para senior yang memiliki pengalaman panjang dalam penyelenggaraan penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Electronic money exchangers listing

Hadir dalam audiensi tersebut Ketua Paguyuban Pensiunan Pegawai BNP2TKI/BP2MI/KP2MI yang juga mantan Deputi Penempatan, Agusdin Subiantoro, Wakil Ketua yang merupakan mantan Deputi Pelindungan, Anjar Prihantoro, Wakil Ketua yang juga mantan Deputi Penempatan, Teguh Hendro Cahyono, serta Sekretaris yang merupakan mantan Kepala Biro Perencanaan, Yunafri Agus.

Baca Juga :  Solar Langka, Mukhtarudin Sarankan Pertamina Tambah Kuota

Menteri Mukhtarudin mengatakan, pengalaman para pensiunan pegawai merupakan aset penting yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kelembagaan Kementerian P2MI yang relatif baru.

“Kami ingin mendapatkan masukan, saran, dan dorongan-dorongan penguatan dari sisi kelembagaan. Karena kami-kami ini baru semua di kementerian ini,” kata Menteri Mukhtarudin.

Menteri Mukhtarudin mengatakan bahwa pemerintah saat ini tengah memperkuat transformasi tata kelola Pekerja Migran Indonesia sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam memastikan pelindungan diberikan secara menyeluruh sejak sebelum keberangkatan, selama bekerja di luar negeri, hingga setelah kembali ke tanah air.

“Fokus yang pertama adalah peningkatan kualitas pelindungan bagi pekerja migran Indonesia dari sebelum penempatan, ketika penempatan, dan purna penempatan. Jadi perlindungan mulai dari hulu sampai hilir,” ujar Menteri P2MI

Baca Juga :  Bakal Hidup Lama dengan Covid-19, Menkes Atur Cara Makan di Restoran

Dorong Pekerja Migran Naik Kelas

Selain aspek pelindungan, Menteri Mukhtarudin menegaskan pemerintah juga mendorong peningkatan kapasitas Pekerja Migran agar tidak lagi didominasi pekerja dengan keterampilan rendah (lower-skilled), tetapi semakin banyak mengisi pasar kerja medium-skilled hingga high-skilled.

Menurutnya, peluang kerja global saat ini semakin terbuka, termasuk di sektor formal dan profesional. Penempatan Pekerja Migran telah berkembang ke sejumlah negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Eropa.

Bahkan, kata Mukhtarudin, sudah terdapat Pekerja Migran yang bekerja di sektor strategis seperti industri aerospace dan industri pertahanan Korea Selatan, selain bidang engineering dan manufaktur.

“Ke depannya kita lebih memfokuskan kepada penempatan formal dan profesional, khususnya yang skilled workers, khususnya yang medium dan high-skilled,” imbuh Menteri P2MI.

Terpopuler

Artikel Terbaru