Teror di Depan Sekolah Turki, 8 Orang Terluka Kena Tembak

PROKALTENG.CO-Penembakan terjadi di depan sebuah sekolah menengah kejuruan di Distrik Turgutlu, Provinsi Manisa, Turki, Selasa (22/9) pagi waktu setempat. Sedikitnya delapan orang, termasuk sejumlah siswa, terluka dalam insiden tersebut. Pelaku yang disebut masih berstatus pelajar telah ditangkap aparat.

Menurut Reuters, dua dari delapan korban dilaporkan berada dalam kondisi kritis. Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit setelah penembakan terjadi di sekitar Inci Uzmez Vocational and Technical Anatolian High School.

Kantor Gubernur Manisa mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai suara tembakan di sekitar sekolah pada pukul 07.59 waktu setempat atau 04.59 GMT.

“Sebuah laporan diterima mengenai tembakan di sekitar Sekolah Menengah Kejuruan dan Teknis Anatolia Inci Uzmez di distrik Turgutlu kami pada pukul 07:59 (0459 GMT),” kata kantor gubernur.

Baca Juga :  Memanas Lagi! AS Gempur Lebih dari 80 Target Iran, Teheran Balas Serang Pangkalan Militer di Kuwait dan Bahrain

Polisi dan tim medis kemudian dikerahkan ke lokasi. Aparat berhasil menangkap orang yang diduga melepaskan tembakan.

“Setelah insiden itu, tersangka yang diyakini telah menembakkan senjata itu ditangkap oleh pasukan keamanan dan ditahan,” demikian pernyataan kantor gubernur.

Sementara itu, mengutip ABC News rekaman yang beredar setelah kejadian memperlihatkan seseorang berjalan di jalan dekat sekolah sambil membawa senapan.

Electronic money exchangers listing

Motif penembakan belum diketahui. Aparat masih menyelidiki alasan dan rangkaian kejadian yang menyebabkan penembakan tersebut.

Turki Diguncang Dua Penembakan Sekolah pada April

Penembakan di Manisa terjadi setelah Turki diguncang dua kasus serupa pada April lalu. Dalam salah satu kejadian, seorang mantan siswa melepaskan tembakan di sebuah sekolah menengah di Provinsi Sanliurfa, Turki bagian tenggara. Sebanyak 16 orang, sebagian besar siswa, terluka. Pelaku kemudian bunuh diri.

Baca Juga :  Jumlah Kasus Naik Drastis, Malaysia Darurat Covid-19

Sehari setelahnya, seorang siswa berusia 14 tahun melepaskan tembakan ke dua ruang kelas di sebuah sekolah di Provinsi Kahramanmaras. Sembilan siswa dan guru tewas, sedangkan 13 orang lainnya terluka.

Dua kejadian mematikan tersebut memicu kemarahan di Turki. Pemerintah kemudian menerapkan sejumlah langkah keamanan baru untuk tahun ajaran 2026-2027, termasuk memperketat pengawasan terhadap kepemilikan dan penggunaan senjata.

Sebelum rangkaian kejadian tersebut, Turki disebut tidak memiliki sejarah penembakan di sekolah seperti yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.(jpc)

 

PROKALTENG.CO-Penembakan terjadi di depan sebuah sekolah menengah kejuruan di Distrik Turgutlu, Provinsi Manisa, Turki, Selasa (22/9) pagi waktu setempat. Sedikitnya delapan orang, termasuk sejumlah siswa, terluka dalam insiden tersebut. Pelaku yang disebut masih berstatus pelajar telah ditangkap aparat.

Menurut Reuters, dua dari delapan korban dilaporkan berada dalam kondisi kritis. Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit setelah penembakan terjadi di sekitar Inci Uzmez Vocational and Technical Anatolian High School.

Kantor Gubernur Manisa mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai suara tembakan di sekitar sekolah pada pukul 07.59 waktu setempat atau 04.59 GMT.

Electronic money exchangers listing

“Sebuah laporan diterima mengenai tembakan di sekitar Sekolah Menengah Kejuruan dan Teknis Anatolia Inci Uzmez di distrik Turgutlu kami pada pukul 07:59 (0459 GMT),” kata kantor gubernur.

Baca Juga :  Memanas Lagi! AS Gempur Lebih dari 80 Target Iran, Teheran Balas Serang Pangkalan Militer di Kuwait dan Bahrain

Polisi dan tim medis kemudian dikerahkan ke lokasi. Aparat berhasil menangkap orang yang diduga melepaskan tembakan.

“Setelah insiden itu, tersangka yang diyakini telah menembakkan senjata itu ditangkap oleh pasukan keamanan dan ditahan,” demikian pernyataan kantor gubernur.

Sementara itu, mengutip ABC News rekaman yang beredar setelah kejadian memperlihatkan seseorang berjalan di jalan dekat sekolah sambil membawa senapan.

Motif penembakan belum diketahui. Aparat masih menyelidiki alasan dan rangkaian kejadian yang menyebabkan penembakan tersebut.

Turki Diguncang Dua Penembakan Sekolah pada April

Penembakan di Manisa terjadi setelah Turki diguncang dua kasus serupa pada April lalu. Dalam salah satu kejadian, seorang mantan siswa melepaskan tembakan di sebuah sekolah menengah di Provinsi Sanliurfa, Turki bagian tenggara. Sebanyak 16 orang, sebagian besar siswa, terluka. Pelaku kemudian bunuh diri.

Baca Juga :  Jumlah Kasus Naik Drastis, Malaysia Darurat Covid-19

Sehari setelahnya, seorang siswa berusia 14 tahun melepaskan tembakan ke dua ruang kelas di sebuah sekolah di Provinsi Kahramanmaras. Sembilan siswa dan guru tewas, sedangkan 13 orang lainnya terluka.

Dua kejadian mematikan tersebut memicu kemarahan di Turki. Pemerintah kemudian menerapkan sejumlah langkah keamanan baru untuk tahun ajaran 2026-2027, termasuk memperketat pengawasan terhadap kepemilikan dan penggunaan senjata.

Sebelum rangkaian kejadian tersebut, Turki disebut tidak memiliki sejarah penembakan di sekolah seperti yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.(jpc)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru