PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Setelah mengabdi sebagai aparatur sipil negara (ASN) selama kurang lebih 21 tahun, Dody Irawan kini mendapat amanah baru sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya.
Pria kelahiran 5 Januari 1980 itu menjadi salah satu pejabat yang mendapat kepercayaan baru dalam pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu.
Amanah tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan karier Dody yang sebagian besar waktunya dihabiskan di bidang perencanaan pembangunan daerah.
Sebelum dipercaya memimpin Diskominfo, Dody menjabat sebagai Kepala Bidang Perekonomian, Sumber Daya Alam, Infrastruktur, dan Kewilayahan pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Palangka Raya. Jabatan Eselon III B itu diembannya selama lebih dari empat tahun.
Karier birokrasi Dody dimulai pada 2005 saat diterima sebagai CPNS dan ditempatkan di Bapperida Kabupaten Barito Timur. Selama bertugas di kabupaten tersebut, dia sempat menduduki sejumlah posisi, mulai dari Dinas Pekerjaan Umum hingga Dinas Pertambangan dan Energi.
Pada 2017, Dody memutuskan mutasi ke Kota Palangka Raya. Meski sebelumnya pernah menduduki jabatan struktural, dia harus kembali memulai dari posisi staf di Bapperida Kota Palangka Raya.
“Ketika mutasi ke Palangka Raya saya mengulang dari awal lagi sebagai staf. Dari situ saya kembali berproses hingga dipercaya menduduki jabatan yang lebih tinggi,” ujarnya, Selasa (22/9/2026).
Perjalanan dari staf hingga kembali dipercaya menduduki jabatan struktural menjadi bagian dari proses panjang karier Dody. Pengalaman tersebut juga memberinya pemahaman mengenai proses birokrasi dan pembangunan daerah dari berbagai tingkatan.
Jika ditotal, Dody menghabiskan sekitar 17 tahun kariernya di lingkungan Bapperida, baik di Kabupaten Barito Timur maupun Kota Palangka Raya. Hampir 80 persen perjalanan kariernya berkaitan dengan perencanaan pembangunan daerah.
Pengalaman tersebut juga membuat Dody tidak asing dengan urusan komunikasi dan informatika. Saat memimpin bidang di Bapperida, dia membawahi koordinasi dengan sekitar 14 organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Diskominfo.
“Diskominfo bukan hal yang benar-benar baru bagi saya karena selama di Bapperida salah satu mitra kerja yang kami koordinasikan adalah Diskominfo,” ungkapnya.
Di luar dunia birokrasi, Dody merupakan putra daerah Kalteng. Meski lahir di Amuntai, Kalimantan Selatan, dia tumbuh dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di Buntok, Kabupaten Barito Selatan.
Pendidikan tingginya ditempuh di Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur, dengan mengambil jurusan Teknik Arsitektur. Setelah lulus pada 2003, dia sempat bekerja di perusahaan konsultan sebelum akhirnya diterima sebagai ASN pada akhir 2004 dan mulai bertugas pada 2005.
Kini, di usia 46 tahun, Dody mengemban tanggung jawab baru sebagai nahkoda Diskominfo Kota Palangka Raya. Pengalaman lebih dari dua dekade sebagai ASN dan latar belakang panjang di bidang perencanaan pembangunan menjadi bekal dalam menjalankan amanah tersebut.
Ke depan, Dody diharapkan mampu memperkuat pelayanan informasi publik, transformasi digital, serta tata kelola pemerintahan berbasis elektronik di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Di tengah kesibukannya sebagai pejabat publik, Dody juga merupakan kepala keluarga dengan tiga orang anak. Istrinya bertugas sebagai Perawat Madya di Puskesmas Bukit Hindu Kota Palangka Raya.
Amanah baru tersebut menjadi kelanjutan perjalanan panjang seorang ASN yang memulai karier dari daerah, pernah kembali menjadi staf saat mutasi, hingga akhirnya dipercaya memimpin salah satu perangkat daerah strategis di Kota Cantik Palangka Raya. (adr)


