PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO — Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Yusuf, SSos M.AP. Bersama Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah. Menggelar silaturahmi bersama di Ruang Rapat Fakultas Kedokteran UMPR, Kampus 2, Jalan Anggrek Lingkar Luar, Palangka Raya, Sabtu (15/8/2026).

Pada momen yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut. Rektor UMPR Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Yusuf, menyampaikan perkembangan UMPR. Di bawah kepemimpinan Prof. Dr. H. Muhammad Yusuf, UMPR terus menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir.
“UMPR sebelumnya memiliki enam fakultas dan sekitar 16 program studi. Sekarang sudah berkembang menjadi 15 fakultas dengan 43 program studi. Saat ini, UMPR juga telah memiliki satu program pascasarjana dengan enam program magister (S2) dan dua program doktor (S3),” ujar Yusuf.
Menurut Yusuf, perkembangan UMPR tidak hanya terlihat dari bertambahnya jumlah fakultas dan program studi, tetapi juga dari semakin luasnya bidang pendidikan yang dikembangkan serta bertambahnya fasilitas dan lokasi kampus.
Perkembangan tersebut antara lain ditandai dengan berdirinya sejumlah fakultas dan program studi baru, khususnya pada bidang kesehatan. Di antaranya Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, serta pengembangan program studi Anestesi, Rekam Medik, Farmasi, Gizi dan sejumlah program studi lainnya.
Dikatakan Yusuf, pengembangan berbagai bidang keilmuan tersebut merupakan bagian dari upaya UMPR untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kerja, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.
Selain perkembangan akademik, UMPR juga mengalami ekspansi dari sisi fasilitas dan lokasi kampus.
Jika sebelumnya UMPR hanya memiliki satu kampus yang berada di Jalan RTA Milono Km 1,5 Palangka Raya, kini UMPR telah memiliki tiga lokasi kampus. Selain Kampus 1 di Jalan RTA Milono Km 1,5, UMPR juga memiliki Kampus 2 di Jalan Anggrek Lingkar Luar dan Kampus 3 di Jalan Soekarno.
Pertumbuhan tersebut juga terlihat dari jumlah mahasiswa. Saat ini, jumlah mahasiswa UMPR mencapai sekitar 11.800 orang, yang menunjukkan semakin luasnya kepercayaan masyarakat terhadap UMPR sebagai salah satu perguruan tinggi di Kalimantan Tengah.
Sebagai perguruan tinggi swasta, Yusuf menilai perkembangan tersebut merupakan capaian yang patut disyukuri. Ia juga menegaskan bahwa UMPR terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.
Hal itu, menurutnya, tercermin dari komposisi mahasiswa UMPR yang berasal dari berbagai latar belakang agama. Sekitar 30 persen mahasiswa UMPR merupakan non-Muslim.
“UMPR terbuka untuk semua. Kita tidak melihat latar belakang agama, tetapi bagaimana memberikan pendidikan yang baik dan kesempatan yang sama kepada seluruh mahasiswa,” katanya.
Yusuf yang juga memiliki latar belakang sebagai wartawan mengaku senang dapat bersilaturahmi sekaligus menyampaikan perkembangan UMPR kepada para wartawan yang tergabung dalam PWI Kalteng.
Sementara itu, Sekretaris PWI Kalteng Ika Lelunu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rektor UMPR yang telah meluangkan waktu untuk bertemu dengan jajaran pengurus PWI Kalteng.
Ia berharap pertemuan tersebut dapat mempererat silaturahmi sekaligus membuka kerja sama strategis antara UMPR dan PWI Kalteng ke depan, khususnya dalam pengembangan sumber daya wartawan beserta anggota keluarganya.
“Kami berharap kerja sama kedua lembaga ini dapat semakin diperkuat sehingga mampu memberikan manfaat bagi wartawan dan masyarakat, sekaligus membantu pemerintah dalam membangun daerah agar semakin berkah dan maju,” ujar Ika. (ind)


