Pembangunan Palangka Raya Berada di Jalur Tepat, Syaufwan Hadi Ingatkan Sejumlah PR Harus Diselesaikan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Momentum Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-68 Kota Palangka Raya. Dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus menyoroti berbagai pekerjaan rumah (PR) yang masih harus diselesaikan.

Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, menilai arah pembangunan Kota Cantik dalam satu tahun terakhir sudah berada di jalur yang tepat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

“Secara umum, arah pembangunan satu tahun terakhir ini berjalan di jalur yang tepat. Sinergi antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi fondasi utama dalam menggerakkan roda perekonomian dan pembangunan,” ujarnya.

Syaufwan mengapresiasi sejumlah capaian pemerintah, khususnya di sektor infrastruktur. Menurutnya, peningkatan fasilitas publik, perbaikan jalan, pembangunan drainase, hingga penataan kawasan perkotaan seperti Bundaran Besar dan taman-taman kota menjadi langkah positif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Di bidang pendidikan dan kesehatan, ia juga menilai pemerintah telah menunjukkan komitmen melalui pembangunan sarana pendidikan serta peningkatan fasilitas layanan kesehatan, termasuk pembangunan gedung baru Puskesmas Menteng dan Puskesmas Induk Kayon yang diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Edukasi Kebencanaan ke Pelajar Langkah Strategis Membangun Budaya Sadar Bencana Sejak Dini

Selain itu, sektor ekonomi kreatif dan pariwisata dinilai mulai menunjukkan perkembangan melalui penyelenggaraan berbagai expo dan kegiatan budaya yang mampu menggerakkan pelaku UMKM sekaligus memperkenalkan budaya Dayak kepada wisatawan.

Meski demikian, Syaufwan mengingatkan masih banyak pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian pemerintah pada tahun-tahun mendatang.

Electronic money exchangers listing

Salah satu yang menjadi sorotannya adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, masih banyak potensi penerimaan yang belum tergarap maksimal, mulai dari digitalisasi pembayaran pajak restoran dan hotel melalui tapping box, pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2), hingga penertiban pajak kendaraan bermotor.

Ia juga menilai pemerintah perlu mengevaluasi kebijakan pembagian retribusi parkir tepi jalan umum, agar memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pendapatan daerah.

Selain PAD, Syaufwan menyoroti masih rendahnya penyerapan anggaran yang berdampak pada tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA). Menurutnya, kondisi tersebut banyak dipengaruhi keterlambatan proses pengadaan barang dan jasa sehingga pelaksanaan program menumpuk pada akhir tahun anggaran.

Baca Juga :  DPRD Palangka Raya Dukung Penindakan Penonton Balap Liar, Minta Pengawasan Orang Tua Diperketat

“Ke depan kualitas perencanaan OPD harus diperkuat sejak awal tahun agar pelaksanaan program lebih efektif dan penyerapan anggaran bisa lebih optimal,” katanya.

Ia juga meminta pemerintah terus memperhatikan pemerataan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, termasuk meningkatkan dukungan operasional bagi seluruh Posyandu di Kota Palangka Raya.

Tak hanya itu, persoalan banjir, genangan air saat hujan deras, pengelolaan sampah yang terintegrasi, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik oleh aparatur sipil negara (ASN) juga dinilai masih menjadi tantangan yang harus segera dibenahi.

Syaufwan turut menyoroti persoalan penyalahgunaan narkoba yang menurutnya memerlukan penanganan serius melalui sinergi lintas sektor, mulai dari upaya pencegahan, penegakan hukum, hingga rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan.

“Momentum Hari Jadi ini menjadi pengingat bahwa kemajuan Kota Cantik Palangka Raya tidak bisa bertumpu pada satu pihak saja. Dibutuhkan kerja keras berkelanjutan untuk menuntaskan berbagai pe kerjaan rumah tersebut demi kesejahteraan seluruh masyarakat,” pungkasnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Momentum Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-68 Kota Palangka Raya. Dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus menyoroti berbagai pekerjaan rumah (PR) yang masih harus diselesaikan.

Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, menilai arah pembangunan Kota Cantik dalam satu tahun terakhir sudah berada di jalur yang tepat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

“Secara umum, arah pembangunan satu tahun terakhir ini berjalan di jalur yang tepat. Sinergi antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi fondasi utama dalam menggerakkan roda perekonomian dan pembangunan,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing

Syaufwan mengapresiasi sejumlah capaian pemerintah, khususnya di sektor infrastruktur. Menurutnya, peningkatan fasilitas publik, perbaikan jalan, pembangunan drainase, hingga penataan kawasan perkotaan seperti Bundaran Besar dan taman-taman kota menjadi langkah positif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Di bidang pendidikan dan kesehatan, ia juga menilai pemerintah telah menunjukkan komitmen melalui pembangunan sarana pendidikan serta peningkatan fasilitas layanan kesehatan, termasuk pembangunan gedung baru Puskesmas Menteng dan Puskesmas Induk Kayon yang diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Edukasi Kebencanaan ke Pelajar Langkah Strategis Membangun Budaya Sadar Bencana Sejak Dini

Selain itu, sektor ekonomi kreatif dan pariwisata dinilai mulai menunjukkan perkembangan melalui penyelenggaraan berbagai expo dan kegiatan budaya yang mampu menggerakkan pelaku UMKM sekaligus memperkenalkan budaya Dayak kepada wisatawan.

Meski demikian, Syaufwan mengingatkan masih banyak pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian pemerintah pada tahun-tahun mendatang.

Salah satu yang menjadi sorotannya adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, masih banyak potensi penerimaan yang belum tergarap maksimal, mulai dari digitalisasi pembayaran pajak restoran dan hotel melalui tapping box, pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2), hingga penertiban pajak kendaraan bermotor.

Ia juga menilai pemerintah perlu mengevaluasi kebijakan pembagian retribusi parkir tepi jalan umum, agar memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pendapatan daerah.

Selain PAD, Syaufwan menyoroti masih rendahnya penyerapan anggaran yang berdampak pada tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA). Menurutnya, kondisi tersebut banyak dipengaruhi keterlambatan proses pengadaan barang dan jasa sehingga pelaksanaan program menumpuk pada akhir tahun anggaran.

Baca Juga :  DPRD Palangka Raya Dukung Penindakan Penonton Balap Liar, Minta Pengawasan Orang Tua Diperketat

“Ke depan kualitas perencanaan OPD harus diperkuat sejak awal tahun agar pelaksanaan program lebih efektif dan penyerapan anggaran bisa lebih optimal,” katanya.

Ia juga meminta pemerintah terus memperhatikan pemerataan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, termasuk meningkatkan dukungan operasional bagi seluruh Posyandu di Kota Palangka Raya.

Tak hanya itu, persoalan banjir, genangan air saat hujan deras, pengelolaan sampah yang terintegrasi, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik oleh aparatur sipil negara (ASN) juga dinilai masih menjadi tantangan yang harus segera dibenahi.

Syaufwan turut menyoroti persoalan penyalahgunaan narkoba yang menurutnya memerlukan penanganan serius melalui sinergi lintas sektor, mulai dari upaya pencegahan, penegakan hukum, hingga rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan.

“Momentum Hari Jadi ini menjadi pengingat bahwa kemajuan Kota Cantik Palangka Raya tidak bisa bertumpu pada satu pihak saja. Dibutuhkan kerja keras berkelanjutan untuk menuntaskan berbagai pe kerjaan rumah tersebut demi kesejahteraan seluruh masyarakat,” pungkasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru