Komisi III DPRD Sidak Sekolah Pinggiran Palangka Raya, Temukan Ruang Kelas Rusak hingga MCK Tak Layak

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Komisi III DPRD Kota Palangka Raya menemukan sejumlah kerusakan fasilitas saat meninjau SDN 2 Petuk Katimpun dan SDN 1 Pahandut Seberang. Ruang kelas, plafon, pagar sekolah hingga sarana mandi, cuci, kakus (MCK) menjadi kebutuhan mendesak yang diminta segera diperbaiki agar proses belajar mengajar berjalan aman dan nyaman.

Temuan tersebut diperoleh saat rombongan Komisi III berdialog langsung dengan pihak sekolah. Hasilnya, masih banyak sarana dan prasarana yang membutuhkan rehabilitasi karena kondisinya sudah tidak layak dan berpotensi mengganggu aktivitas belajar siswa.

Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, mengatakan di SDN 2 Petuk Katimpun pihak sekolah mengusulkan rehabilitasi beberapa ruang kelas yang rusak, termasuk plafon bangunan. Selain itu, fasilitas MCK dan pagar sekolah juga perlu dibenahi agar lingkungan sekolah lebih aman dan representatif.

Baca Juga :  Ajak Masyarakat Bahu Membahu Cegah Sebaran Covid-19

“Sejumlah kebutuhan yang disampaikan pihak sekolah cukup mendesak, mulai dari rehabilitasi ruang kelas, perbaikan plafon, MCK hingga pagar sekolah,” ujar Sri Ani, Kamis (6/8/2026).

Saat melanjutkan kunjungan ke SDN 1 Pahandut Seberang, Komisi III kembali menemukan persoalan serupa. Fasilitas MCK membutuhkan rehabilitasi, sementara beberapa ruang kelas mengalami kerusakan cukup berat.

Bahkan, menurut Sri Ani, ada ruang kelas yang sudah tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar karena tingkat kerusakannya cukup parah. Kondisi itu dinilai harus segera ditangani agar tidak mengganggu proses pendidikan.

“Di SDN 1 Pahandut Seberang ada beberapa ruang kelas yang rusaknya cukup berat sehingga tidak lagi bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Ini tentu perlu menjadi perhatian bersama,” katanya.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  DPRD Palangka Raya Minta Wacana Penggabungan OPD Dikaji Secara Matang

Sri Ani menegaskan seluruh hasil kunjungan kerja akan menjadi bahan evaluasi sekaligus rekomendasi Komisi III DPRD kepada Pemerintah Kota Palangka Raya. Perbaikan fasilitas pendidikan, khususnya di sekolah-sekolah wilayah pinggiran, diharapkan menjadi prioritas dalam penyusunan program dan anggaran pembangunan.

“Semua aspirasi dan kebutuhan yang disampaikan pihak sekolah akan kami teruskan kepada Pemerintah Kota Palangka Raya sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan dan penganggaran ke depan,” pungkasnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Komisi III DPRD Kota Palangka Raya menemukan sejumlah kerusakan fasilitas saat meninjau SDN 2 Petuk Katimpun dan SDN 1 Pahandut Seberang. Ruang kelas, plafon, pagar sekolah hingga sarana mandi, cuci, kakus (MCK) menjadi kebutuhan mendesak yang diminta segera diperbaiki agar proses belajar mengajar berjalan aman dan nyaman.

Temuan tersebut diperoleh saat rombongan Komisi III berdialog langsung dengan pihak sekolah. Hasilnya, masih banyak sarana dan prasarana yang membutuhkan rehabilitasi karena kondisinya sudah tidak layak dan berpotensi mengganggu aktivitas belajar siswa.

Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, mengatakan di SDN 2 Petuk Katimpun pihak sekolah mengusulkan rehabilitasi beberapa ruang kelas yang rusak, termasuk plafon bangunan. Selain itu, fasilitas MCK dan pagar sekolah juga perlu dibenahi agar lingkungan sekolah lebih aman dan representatif.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Ajak Masyarakat Bahu Membahu Cegah Sebaran Covid-19

“Sejumlah kebutuhan yang disampaikan pihak sekolah cukup mendesak, mulai dari rehabilitasi ruang kelas, perbaikan plafon, MCK hingga pagar sekolah,” ujar Sri Ani, Kamis (6/8/2026).

Saat melanjutkan kunjungan ke SDN 1 Pahandut Seberang, Komisi III kembali menemukan persoalan serupa. Fasilitas MCK membutuhkan rehabilitasi, sementara beberapa ruang kelas mengalami kerusakan cukup berat.

Bahkan, menurut Sri Ani, ada ruang kelas yang sudah tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar karena tingkat kerusakannya cukup parah. Kondisi itu dinilai harus segera ditangani agar tidak mengganggu proses pendidikan.

“Di SDN 1 Pahandut Seberang ada beberapa ruang kelas yang rusaknya cukup berat sehingga tidak lagi bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Ini tentu perlu menjadi perhatian bersama,” katanya.

Baca Juga :  DPRD Palangka Raya Minta Wacana Penggabungan OPD Dikaji Secara Matang

Sri Ani menegaskan seluruh hasil kunjungan kerja akan menjadi bahan evaluasi sekaligus rekomendasi Komisi III DPRD kepada Pemerintah Kota Palangka Raya. Perbaikan fasilitas pendidikan, khususnya di sekolah-sekolah wilayah pinggiran, diharapkan menjadi prioritas dalam penyusunan program dan anggaran pembangunan.

“Semua aspirasi dan kebutuhan yang disampaikan pihak sekolah akan kami teruskan kepada Pemerintah Kota Palangka Raya sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan dan penganggaran ke depan,” pungkasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru