Desa Diminta Siapkan Pompa Air Antisipasi Karhutla

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Memasuki musim kemarau, Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi mengimbau seluruh pemerintah desa meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan, krisis air, serta kebakaran lahan dan permukiman.

Salah satu langkah yang dinilai perlu dipersiapkan adalah menyediakan mesin pompa air di setiap lingkungan RT/RW. Rumiadi mendorong agar pemerintah desa mengalokasikan anggaran untuk pengadaan sarana tersebut sebagai bagian dari upaya mitigasi dan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mengimbau kepada seluruh kepala desa agar bisa menyisihkan sebagian dari Anggaran Belanja Desa. Mengingat memasuki musim kemarau, kita harus siap siaga. Jangan sampai masyarakat kesulitan air pada saat dibutuhkan, seperti acara syukuran dan musibah lainnya,” ujar Rumiadi, Selasa, (11/8).

Baca Juga :  Ketua Dewan Mengapresiasi Kesepakatan Penghapusan UN

Menurutnya, ideal setiap RT/RW memiliki satu unit mesin pompa air yang dilengkapi selang serta persediaan bahan bakar. Ketersediaan peralatan tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila masyarakat menghadapi kebutuhan air maupun kondisi darurat. Rumiadi juga menyarankan agar mesin pompa air tersebut dititipkan kepada ketua RT untuk dikelola dan digunakan bagi kepentingan bersama.

“Mesin pompa air lengkap dengan selang dan stok BBM hendaknya dititipkan di setiap ketua RT setempat. Bisa digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat, termasuk pemadaman kebakaran. Perlu diingatkan, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Ia menilai kesiapsiagaan di tingkat desa sangat penting karena RT merupakan salah satu unsur yang paling dekat dengan masyarakat. Dengan tersedianya sarana pendukung di lingkungan warga, penanganan kondisi darurat diharapkan dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu bantuan dari tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Baca Juga :  Kalteng Mulai Kemarau, Dewan: Perlu Antisipasi Karhutla

Rumiadi menegaskan, menghadapi musim kemarau diperlukan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah desa bersama masyarakat harus memastikan sarana dan prasarana dasar tersedia serta dapat dimanfaatkan secara tepat dan bertanggung jawab.

Electronic money exchangers listing

“Yang paling penting adalah kesiapan kita. Jangan menunggu terjadi musibah baru kemudian mencari peralatan. Lebih baik dipersiapkan sejak awal agar masyarakat bisa lebih cepat mendapatkan bantuan ketika membutuhkan,” pungkasnya.(pan)

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Memasuki musim kemarau, Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi mengimbau seluruh pemerintah desa meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan, krisis air, serta kebakaran lahan dan permukiman.

Salah satu langkah yang dinilai perlu dipersiapkan adalah menyediakan mesin pompa air di setiap lingkungan RT/RW. Rumiadi mendorong agar pemerintah desa mengalokasikan anggaran untuk pengadaan sarana tersebut sebagai bagian dari upaya mitigasi dan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mengimbau kepada seluruh kepala desa agar bisa menyisihkan sebagian dari Anggaran Belanja Desa. Mengingat memasuki musim kemarau, kita harus siap siaga. Jangan sampai masyarakat kesulitan air pada saat dibutuhkan, seperti acara syukuran dan musibah lainnya,” ujar Rumiadi, Selasa, (11/8).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Ketua Dewan Mengapresiasi Kesepakatan Penghapusan UN

Menurutnya, ideal setiap RT/RW memiliki satu unit mesin pompa air yang dilengkapi selang serta persediaan bahan bakar. Ketersediaan peralatan tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila masyarakat menghadapi kebutuhan air maupun kondisi darurat. Rumiadi juga menyarankan agar mesin pompa air tersebut dititipkan kepada ketua RT untuk dikelola dan digunakan bagi kepentingan bersama.

“Mesin pompa air lengkap dengan selang dan stok BBM hendaknya dititipkan di setiap ketua RT setempat. Bisa digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat, termasuk pemadaman kebakaran. Perlu diingatkan, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Ia menilai kesiapsiagaan di tingkat desa sangat penting karena RT merupakan salah satu unsur yang paling dekat dengan masyarakat. Dengan tersedianya sarana pendukung di lingkungan warga, penanganan kondisi darurat diharapkan dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu bantuan dari tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Baca Juga :  Kalteng Mulai Kemarau, Dewan: Perlu Antisipasi Karhutla

Rumiadi menegaskan, menghadapi musim kemarau diperlukan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah desa bersama masyarakat harus memastikan sarana dan prasarana dasar tersedia serta dapat dimanfaatkan secara tepat dan bertanggung jawab.

“Yang paling penting adalah kesiapan kita. Jangan menunggu terjadi musibah baru kemudian mencari peralatan. Lebih baik dipersiapkan sejak awal agar masyarakat bisa lebih cepat mendapatkan bantuan ketika membutuhkan,” pungkasnya.(pan)

Terpopuler

Artikel Terbaru