27.4 C
Jakarta
Sunday, April 14, 2024

Berbahaya! Masih Marak Antrean Panjang Truk di Sejumlah SPBU

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Muhammad Kurniawan Anwar menyoroti masih maraknya antrean panjang truk di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota  Sampit yang dinilai rawan menimbulkan risiko bagi pengguna jalan yang sedang melintas.

“Kami minta pihak terkait dapat memperhatikan hal ini, karena apabila terjadi penumpukan truk di pinggir jalan, selain mengganggu lalu lintas, juga membahayakan pengguna jalan lainnya,” kata Kurniawan saat dibincangi di ruang kerjannya, Jumat (18/2).

Menurutnya antrean panjang truk membuat bahu jalan sering rusak sehingga juga berdampak terhadap badan jalan. Selain itu juga antrean panjang truk di sekitar SPBU membuat lalu lintas kurang lancar karena lebar jalan yang bisa dilewati menjadi berkurang akibat ada deretan truk sedang parkir.

Baca Juga :  Memasuki Akhir Tahun, Pembahasan Beberapa Raperda Hingga Larut Malam

“Yang kita khawatirkan antrean panjang truk tersebut rawan memicu kecelakaan. Karena truk antri itu menggunakan sisi badan jalan aehingga rawan menimbulkan kecelakaan,  pengendara lengah atau tidak hati-hati,” ucap Kurniawan.

Dirinya juga mengatakan, masalah ini sudah sering mereka sampaikan kepada Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya saat rapat kerja. Sayangnya, masalah ini masih saja sering terjadi padahal bisa membahayakan pengguna jalan, pihakya juga  berharap pengelola SPBU juga dapat memperhatikan masalah ini.

“Pengaturan harus dilakukan agar antrean tidak terlalu panjang dan parkir kendaraan tidak sampai mengganggu pengguna jalan lain, Dan jangan sampai aktivitas SPBU menimbulkan dampak kurang baik terhadap masyarakat, khususnya pengguna jalan lain yang melintas di depan SPBU. Masalah ini diharapkan menjadi perhatian agar tidak merugikan dan membahayakan masyarakat,” ujar Kurniawan.

Baca Juga :  Apresiasi Kamtibmas Selama Arus Mudik dan Balik Kondusif

Ia juga berharap Dinas Perhubungan membuat gebrakan dalam mengatur agar antrean panjang truk di sekitar SPBU dapat  dicegah, kalau dibiarkan dan berkelanjutan parkir di badan jalan, dikhawatirkan akan membuat badan jalan cepat rusak dan berlubang.

“Antrian truk itu dapat saja disiasati, dengan membuat semacam pol sementara di sekitar SPBU yang ada lahan kosongnya, maka dari itu pemerintah daerah harus serius dalam mengatasi masalah ini, karena kami sudah sering menerima keluhan masyarakat terkait antrean tersebut,”jelasnya.(bah)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Muhammad Kurniawan Anwar menyoroti masih maraknya antrean panjang truk di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota  Sampit yang dinilai rawan menimbulkan risiko bagi pengguna jalan yang sedang melintas.

“Kami minta pihak terkait dapat memperhatikan hal ini, karena apabila terjadi penumpukan truk di pinggir jalan, selain mengganggu lalu lintas, juga membahayakan pengguna jalan lainnya,” kata Kurniawan saat dibincangi di ruang kerjannya, Jumat (18/2).

Menurutnya antrean panjang truk membuat bahu jalan sering rusak sehingga juga berdampak terhadap badan jalan. Selain itu juga antrean panjang truk di sekitar SPBU membuat lalu lintas kurang lancar karena lebar jalan yang bisa dilewati menjadi berkurang akibat ada deretan truk sedang parkir.

Baca Juga :  Memasuki Akhir Tahun, Pembahasan Beberapa Raperda Hingga Larut Malam

“Yang kita khawatirkan antrean panjang truk tersebut rawan memicu kecelakaan. Karena truk antri itu menggunakan sisi badan jalan aehingga rawan menimbulkan kecelakaan,  pengendara lengah atau tidak hati-hati,” ucap Kurniawan.

Dirinya juga mengatakan, masalah ini sudah sering mereka sampaikan kepada Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya saat rapat kerja. Sayangnya, masalah ini masih saja sering terjadi padahal bisa membahayakan pengguna jalan, pihakya juga  berharap pengelola SPBU juga dapat memperhatikan masalah ini.

“Pengaturan harus dilakukan agar antrean tidak terlalu panjang dan parkir kendaraan tidak sampai mengganggu pengguna jalan lain, Dan jangan sampai aktivitas SPBU menimbulkan dampak kurang baik terhadap masyarakat, khususnya pengguna jalan lain yang melintas di depan SPBU. Masalah ini diharapkan menjadi perhatian agar tidak merugikan dan membahayakan masyarakat,” ujar Kurniawan.

Baca Juga :  Apresiasi Kamtibmas Selama Arus Mudik dan Balik Kondusif

Ia juga berharap Dinas Perhubungan membuat gebrakan dalam mengatur agar antrean panjang truk di sekitar SPBU dapat  dicegah, kalau dibiarkan dan berkelanjutan parkir di badan jalan, dikhawatirkan akan membuat badan jalan cepat rusak dan berlubang.

“Antrian truk itu dapat saja disiasati, dengan membuat semacam pol sementara di sekitar SPBU yang ada lahan kosongnya, maka dari itu pemerintah daerah harus serius dalam mengatasi masalah ini, karena kami sudah sering menerima keluhan masyarakat terkait antrean tersebut,”jelasnya.(bah)

Terpopuler

Artikel Terbaru