SAMPIT, PROKALTENG.CO – Pimpinan DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menemui anggota DPR RI asal Kalimantan Tengah, Muhammad Syauqie. Untuk menyampaikan beragam persoalan yang tengah dihadapi daerah.

Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi DPRD Kotim, untuk meminta dukungan pemerintah pusat. Terutama dalam mengatasi keterbatasan anggaran dan mempercepat pembangunan serta penyelesaian sejumlah persoalan masyarakat.
Ketua DPRD Kotim Rimbun. Memimpin langsung rombongan. Menurutnya, Muhammad Syauqie dipandang memiliki posisi strategis untuk membantu memperjuangkan kepentingan Kotim, karena merupakan wakil rakyat asal Kalteng sekaligus anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.
“Kami memang datang menemui beliau karena beliau merupakan wakil rakyat asal Kalimantan Tengah. Kami berharap bisa konsen membantu persoalan yang ada di Kotim. Apalagi beliau juga anggota Banggar DPR RI,” kata Rimbun, (2/9/ 2026)
Dalam pertemuan itu. DPRD Kotim memaparkan sejumlah persoalan yang membutuhkan intervensi pemerintah pusat. Di antaranya keterbatasan kemampuan anggaran daerah, minimnya dana bagi hasil, konflik sosial, hingga persoalan yang berkaitan dengan PT Agrinas Palma Nusantara.
Sektor infrastruktur juga menjadi salah satu perhatian utama. DPRD menyampaikan kebutuhan pembangunan maupun peningkatan kualitas jalan dan jembatan, termasuk infrastruktur sungai serta pengembangan transportasi udara.
Menurut Rimbun, berbagai persoalan tersebut tidak dapat seluruhnya diselesaikan hanya mengandalkan kemampuan keuangan daerah. Karena itu, dukungan pemerintah pusat melalui kebijakan maupun alokasi anggaran dinilai sangat dibutuhkan.
Selain persoalan pembangunan, DPRD Kotim turut membawa keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM), gangguan pasokan listrik, hingga bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Karhutla bahkan disebut telah memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat. Sejumlah kebun milik warga yang menjadi sumber penghasilan ikut terdampak kebakaran.
“Kita saat ini juga banyak mendapatkan bencana, salah satunya karhutla. Banyak kebun pribadi masyarakat yang menjadi sumber penghidupan mereka ikut terbakar. Ini tentu menjadi persoalan serius karena menyangkut mata pencaharian masyarakat,” ujar Rimbun.
Ia berharap persoalan tersebut tidak berhenti sebagai aspirasi, tetapi dapat diteruskan ke tingkat pemerintah pusat dan mendapat solusi konkret.
Rimbun juga mengapresiasi berbagai upaya Muhammad Syauqie dalam memperjuangkan kepentingan Kotim selama ini. Menurutnya, sejumlah sektor telah mendapat perhatian, mulai dari Bandara H Asan Sampit, infrastruktur, pertanian hingga bidang lainnya.
“Kami jujur mengakui, selama ini sudah banyak perjuangan Pak Syauqie untuk Kotim. Kami berharap perjuangan itu terus dilanjutkan,” katanya.
Rimbun menyampaikan terima kasih karena Syauqie telah menerima rombongan DPRD Kotim dan memberikan perhatian terhadap aspirasi yang disampaikan.
Ia berharap posisi Syauqie sebagai anggota Banggar DPR RI dapat menjadi pintu masuk untuk memperkuat dukungan pusat terhadap kebutuhan Kotim.
“Apalagi beliau ada di Banggar DPR RI. Besar harapan kami persoalan-persoalan yang kami sampaikan ini bisa diakomodir dan diperjuangkan,” tegas Rimbun.(bah/kpg)


