Ia mengatakan, semangat gotong royong, toleransi, dan musyawarah yang terkandung dalam Pancasila harus terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk di Kabupaten Kapuas yang memiliki keberagaman suku, budaya, dan agama.
Berinto menilai, peringatan Hari Lahir Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Hal tersebut penting agar ideologi Pancasila tetap kokoh di tengah arus globalisasi dan perkembangan zaman.
“Tantangan saat ini tidak hanya persoalan pembangunan fi sik, tetapi juga bagaimana menjaga karakter dan jati diri bangsa. Karena itu, generasi muda harus memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” kata Berinto.
Ia mengatakan, semangat gotong royong, toleransi, dan musyawarah yang terkandung dalam Pancasila harus terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk di Kabupaten Kapuas yang memiliki keberagaman suku, budaya, dan agama.
Berinto menilai, peringatan Hari Lahir Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Hal tersebut penting agar ideologi Pancasila tetap kokoh di tengah arus globalisasi dan perkembangan zaman.
“Tantangan saat ini tidak hanya persoalan pembangunan fi sik, tetapi juga bagaimana menjaga karakter dan jati diri bangsa. Karena itu, generasi muda harus memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” kata Berinto.