PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat kewaspadaan terhadap kesehatan warga kembali ditekankan. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Murung Raya turun langsung membagikan masker gratis dan air mineral kepada masyarakat. Kegiatan tersebut digelar di kawasan Bundaran Emas Puruk Cahu, Sabtu (5/9).
Ketua TP PKK Murung Raya Warnita Heriyus memimpin langsung pembagian masker kepada warga yang melintas. Ia didampingi Wakil Ketua I TP PKK Murung Raya Dina Maulidah Rahmanto serta jajaran TP PKK. Warnita mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian TP PKK terhadap masyarakat yang harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang dipenuhi kabut asap.
“Kabut asap sangat berbahaya bagi kesehatan pernapasan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu menggunakan masker setiap kali beraktivitas di luar rumah,” ujar Warnita.
Selain menggunakan masker, masyarakat juga diminta menjaga kondisi tubuh dengan cukup beristirahat dan memenuhi kebutuhan cairan.
“Kesehatan dan keselamatan warga adalah prioritas kami. Semoga bantuan sederhana berupa masker dan air mineral ini bisa sedikit meringankan dan membantu warga lebih waspada,” kata Dina.
Kegiatan bertema “Pembagian Masker Gratis untuk Masyarakat Umum dalam Rangka Penanggulangan Kabut Asap Kebakaran Hutan dan Lahan” itu mengusung pesan “Kabut Asap Berbahaya, Gunakan Masker”.
Menurut Warnita, perlindungan diri menjadi langkah penting selama karhutla masih terjadi. Masyarakat juga diminta tidak lengah terhadap potensi gangguan kesehatan akibat paparan asap.
“Kewaspadaan dan kepedulian bersama adalah kunci menjaga keselamatan selama kondisi karhutla masih terjadi. Kami berharap langkah kecil ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga,” tegasnya.
Pembagian masker tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan TP PKK terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam menekan dampak karhutla dan kabut asap. Masyarakat diharapkan semakin disiplin melindungi diri, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan. (pan)
PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat kewaspadaan terhadap kesehatan warga kembali ditekankan. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Murung Raya turun langsung membagikan masker gratis dan air mineral kepada masyarakat. Kegiatan tersebut digelar di kawasan Bundaran Emas Puruk Cahu, Sabtu (5/9).
Ketua TP PKK Murung Raya Warnita Heriyus memimpin langsung pembagian masker kepada warga yang melintas. Ia didampingi Wakil Ketua I TP PKK Murung Raya Dina Maulidah Rahmanto serta jajaran TP PKK. Warnita mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian TP PKK terhadap masyarakat yang harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang dipenuhi kabut asap.
“Kabut asap sangat berbahaya bagi kesehatan pernapasan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu menggunakan masker setiap kali beraktivitas di luar rumah,” ujar Warnita.
Selain menggunakan masker, masyarakat juga diminta menjaga kondisi tubuh dengan cukup beristirahat dan memenuhi kebutuhan cairan.
“Kesehatan dan keselamatan warga adalah prioritas kami. Semoga bantuan sederhana berupa masker dan air mineral ini bisa sedikit meringankan dan membantu warga lebih waspada,” kata Dina.
Kegiatan bertema “Pembagian Masker Gratis untuk Masyarakat Umum dalam Rangka Penanggulangan Kabut Asap Kebakaran Hutan dan Lahan” itu mengusung pesan “Kabut Asap Berbahaya, Gunakan Masker”.
Menurut Warnita, perlindungan diri menjadi langkah penting selama karhutla masih terjadi. Masyarakat juga diminta tidak lengah terhadap potensi gangguan kesehatan akibat paparan asap.
“Kewaspadaan dan kepedulian bersama adalah kunci menjaga keselamatan selama kondisi karhutla masih terjadi. Kami berharap langkah kecil ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga,” tegasnya.
Pembagian masker tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan TP PKK terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam menekan dampak karhutla dan kabut asap. Masyarakat diharapkan semakin disiplin melindungi diri, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan. (pan)