Call Center 112 Palangka Raya Terima 111 Laporan Selama Juli, Evakuasi Sarang Tawon Paling Dominan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Layanan Call Center 112 Pemerintah Kota Palangka Raya menerima 111 laporan masyarakat sepanjang Juli 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 83 laporan atau 75 persen merupakan penanganan non-kedaruratan, sementara 28 laporan atau 25 persen masuk kategori kedaruratan.

Data rekapitulasi menunjukkan laporan non-kedaruratan didominasi evakuasi sarang tawon sebanyak 31 kejadian. Selain itu, terdapat 29 penanganan lainnya, 18 evakuasi ular, tiga evakuasi biawak, serta masing-masing satu penanganan anjing dan kucing.

Sementara untuk kategori kedaruratan, Call Center 112 menangani 22 kejadian kebakaran, empat laporan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), dan dua penanganan orang sakit. Selama Juli 2026 tidak ada laporan kecelakaan lalu lintas yang masuk melalui layanan tersebut.

Baca Juga :  Disambar Petir, Rumah di Lamandau Dilalap Api

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit, menjelaskan Call Center 112 merupakan layanan terpadu milik Pemerintah Kota Palangka Raya yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

“Call Center 112 adalah layanan terpadu. Jadi laporan yang diterima tidak seluruhnya ditangani oleh Disdamkarmat, melainkan didistribusikan kepada OPD terkait sesuai jenis kejadian agar penanganannya lebih cepat dan tepat,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).

Menurut Urianinu, tingginya jumlah laporan non-kedaruratan menunjukkan masyarakat semakin memahami fungsi Call Center 112 yang tidak hanya melayani laporan kebakaran, tetapi juga berbagai kondisi yang membutuhkan bantuan penyelamatan maupun penanganan cepat dari pemerintah.

Dia mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan Call Center 112 secara bijak dan bertanggung jawab agar petugas dapat memberikan respons secara maksimal kepada warga yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Jaga Stabilitas Harga LPG 3 Kg, Pemko Palangka Raya Gelar Operasi Pasar

“Kami berharap masyarakat menggunakan layanan 112 untuk kondisi yang benar-benar membutuhkan penanganan darurat maupun bantuan penyelamatan. Dengan begitu, petugas dapat memberikan respons secara optimal kepada warga yang membutuhkan,” pungkasnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Layanan Call Center 112 Pemerintah Kota Palangka Raya menerima 111 laporan masyarakat sepanjang Juli 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 83 laporan atau 75 persen merupakan penanganan non-kedaruratan, sementara 28 laporan atau 25 persen masuk kategori kedaruratan.

Data rekapitulasi menunjukkan laporan non-kedaruratan didominasi evakuasi sarang tawon sebanyak 31 kejadian. Selain itu, terdapat 29 penanganan lainnya, 18 evakuasi ular, tiga evakuasi biawak, serta masing-masing satu penanganan anjing dan kucing.

Sementara untuk kategori kedaruratan, Call Center 112 menangani 22 kejadian kebakaran, empat laporan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), dan dua penanganan orang sakit. Selama Juli 2026 tidak ada laporan kecelakaan lalu lintas yang masuk melalui layanan tersebut.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Disambar Petir, Rumah di Lamandau Dilalap Api

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit, menjelaskan Call Center 112 merupakan layanan terpadu milik Pemerintah Kota Palangka Raya yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

“Call Center 112 adalah layanan terpadu. Jadi laporan yang diterima tidak seluruhnya ditangani oleh Disdamkarmat, melainkan didistribusikan kepada OPD terkait sesuai jenis kejadian agar penanganannya lebih cepat dan tepat,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).

Menurut Urianinu, tingginya jumlah laporan non-kedaruratan menunjukkan masyarakat semakin memahami fungsi Call Center 112 yang tidak hanya melayani laporan kebakaran, tetapi juga berbagai kondisi yang membutuhkan bantuan penyelamatan maupun penanganan cepat dari pemerintah.

Dia mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan Call Center 112 secara bijak dan bertanggung jawab agar petugas dapat memberikan respons secara maksimal kepada warga yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Baca Juga :  Jaga Stabilitas Harga LPG 3 Kg, Pemko Palangka Raya Gelar Operasi Pasar

“Kami berharap masyarakat menggunakan layanan 112 untuk kondisi yang benar-benar membutuhkan penanganan darurat maupun bantuan penyelamatan. Dengan begitu, petugas dapat memberikan respons secara optimal kepada warga yang membutuhkan,” pungkasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru