Wilmar Bantu Budidaya Ikan Nila, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Desa Pahirangan

SAMPIT, PROKALTENG.CO – PT Mentaya Sawit Mas (Wilmar Group) membantu kelompok masyarakat di Desa Pahirangan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur mengembangkan budidaya ikan nila sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi dan membuka peluang usaha berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui program tersebut, perusahaan memberikan bantuan berupa kolam terpal, benih ikan nila, pakan, serta pendampingan teknis oleh tenaga pendamping (coach) agar kegiatan budidaya dapat berjalan optimal dan menghasilkan manfaat ekonomi jangka panjang.

Ketua kelompok penerima manfaat, Stenly Apeles Lendombela, mengatakan program budidaya ikan nila membuka peluang mata pencaharian baru bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan pekerjaan serabutan seperti bekerja di kebun dan menjadi tukang bangunan.

Baca Juga :  PLN UID Kalselteng Siap All Out Dukung Haul ke-20 Abah Guru Sekumpul

“Dengan adanya bantuan budidaya ikan nila ini, kami memiliki potensi mata pencaharian baru yang diharapkan dapat berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ikan nila yang dibudidayakan diperkirakan dapat dipanen setelah enam bulan masa pemeliharaan. Ke depan, kelompoknya berharap mampu mengembangkan usaha pembenihan secara mandiri sehingga skala usaha dapat terus berkembang.

“Kami berharap ke depannya dapat memproduksi benih ikan sendiri sehingga usaha ini bisa berkembang lebih besar. Hasil panen nantinya juga akan dipasarkan kepada masyarakat desa dan wilayah sekitar,” katanya.

Manager Corporate Social Responsibility PT Mentaya Sawit Mas, Widiyanto, menjelaskan program budidaya ikan nila merupakan bagian dari upaya perusahaan mendorong pengembangan usaha produktif yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  HUT Pemkab Kapuas ke-75, DPRD Kalteng Dorong Pembangunan Lebih Merata

“Dengan adanya bantuan yang memadai, kami berharap kelompok masyarakat dapat mengembangkan usaha ini secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” kata Widiyanto.

Ia menambahkan, selain di Desa Pahirangan, program serupa juga telah dijalankan di Desa Biru Maju, Kecamatan Telawang sejak akhir tahun lalu. Budidaya ikan dinilai memiliki prospek yang baik karena permintaan pasar yang stabil dan nilai ekonominya mampu mendukung peningkatan pendapatan masyarakat.

“Selain tambahan penghasilan, budidaya ikan dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat desa,” katanya. (bah/b-2)

SAMPIT, PROKALTENG.CO – PT Mentaya Sawit Mas (Wilmar Group) membantu kelompok masyarakat di Desa Pahirangan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur mengembangkan budidaya ikan nila sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi dan membuka peluang usaha berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui program tersebut, perusahaan memberikan bantuan berupa kolam terpal, benih ikan nila, pakan, serta pendampingan teknis oleh tenaga pendamping (coach) agar kegiatan budidaya dapat berjalan optimal dan menghasilkan manfaat ekonomi jangka panjang.

Ketua kelompok penerima manfaat, Stenly Apeles Lendombela, mengatakan program budidaya ikan nila membuka peluang mata pencaharian baru bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan pekerjaan serabutan seperti bekerja di kebun dan menjadi tukang bangunan.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  PLN UID Kalselteng Siap All Out Dukung Haul ke-20 Abah Guru Sekumpul

“Dengan adanya bantuan budidaya ikan nila ini, kami memiliki potensi mata pencaharian baru yang diharapkan dapat berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ikan nila yang dibudidayakan diperkirakan dapat dipanen setelah enam bulan masa pemeliharaan. Ke depan, kelompoknya berharap mampu mengembangkan usaha pembenihan secara mandiri sehingga skala usaha dapat terus berkembang.

“Kami berharap ke depannya dapat memproduksi benih ikan sendiri sehingga usaha ini bisa berkembang lebih besar. Hasil panen nantinya juga akan dipasarkan kepada masyarakat desa dan wilayah sekitar,” katanya.

Manager Corporate Social Responsibility PT Mentaya Sawit Mas, Widiyanto, menjelaskan program budidaya ikan nila merupakan bagian dari upaya perusahaan mendorong pengembangan usaha produktif yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  HUT Pemkab Kapuas ke-75, DPRD Kalteng Dorong Pembangunan Lebih Merata

“Dengan adanya bantuan yang memadai, kami berharap kelompok masyarakat dapat mengembangkan usaha ini secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” kata Widiyanto.

Ia menambahkan, selain di Desa Pahirangan, program serupa juga telah dijalankan di Desa Biru Maju, Kecamatan Telawang sejak akhir tahun lalu. Budidaya ikan dinilai memiliki prospek yang baik karena permintaan pasar yang stabil dan nilai ekonominya mampu mendukung peningkatan pendapatan masyarakat.

“Selain tambahan penghasilan, budidaya ikan dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat desa,” katanya. (bah/b-2)

Terpopuler

Artikel Terbaru