Paskah Tiba, Warga Palangka Raya Ramai Ziarah ke TPU Kristen

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Perayaan Paskah dimaknai dengan tradisi ziarah oleh umat Kristiani di Kota Palangka Raya, yang memadati Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Km 2,5, Jumat (3/4/2026) sore.

Kehadiran mereka merupakan bagian dari tradisi ziarah yang rutin dilakukan setiap peringatan Paskah.

Sejak sore hari, masyarakat mulai berdatangan ke area pemakaman untuk berdoa sekaligus membersihkan makam keluarga.

Suasana khidmat terasa di kedua lokasi tersebut, diiringi aktivitas tabur bunga dan perawatan makam.

Salah seorang peziarah, Yosua Kristiano, mengaku datang bersama keluarganya untuk berziarah ke makam kakek dan neneknya. Ia mengatakan, tradisi ini memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus refleksi iman dalam perayaan Paskah.

Baca Juga :  Razia di Blok-Blok, Kamar yang Dihuni Narapidana Digeledah

“Kami sekeluarga datang untuk membersihkan makam kakek dan nenek. Ini sudah jadi kebiasaan setiap Paskah, sekaligus momen berkumpul keluarga,” ujarnya.

Yosua menjelaskan, ziarah biasanya dilakukan umat Kristiani usai melaksanakan ibadah Jumat Agung, dan berlangsung hingga Minggu Paskah.

Electronic money exchangers listing

“Ziarah ini biasanya dimulai dari hari Jumat sampai Minggu. Kalau dulu di malam Paskah biasanya banyak umat Kristiani bermalam di makam, lalu Minggu paginya dilaksanakan ibadah Paskah di area pemakaman,” katanya.

Ia menambahkan, kebiasaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan rohani umat Kristiani yang mempercayai bahwa Yesus Kristus disalibkan, wafat dan dimakamkan, serta bangkit pada hari ketiga.

Tradisi ziarah Paskah sendiri sudah lama berlangsung di Kota Palangka Raya dan terus dilestarikan dari generasi ke generasi. Selain mempererat tali keluarga, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penghayatan makna Paskah yang sarat dengan nilai pengorbanan dan harapan. (jef)

Baca Juga :  Dua Warga Jadi Korban Gigitan, Monyet Liar Diintai Tim Rescue

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Perayaan Paskah dimaknai dengan tradisi ziarah oleh umat Kristiani di Kota Palangka Raya, yang memadati Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Km 2,5, Jumat (3/4/2026) sore.

Kehadiran mereka merupakan bagian dari tradisi ziarah yang rutin dilakukan setiap peringatan Paskah.

Sejak sore hari, masyarakat mulai berdatangan ke area pemakaman untuk berdoa sekaligus membersihkan makam keluarga.

Electronic money exchangers listing

Suasana khidmat terasa di kedua lokasi tersebut, diiringi aktivitas tabur bunga dan perawatan makam.

Salah seorang peziarah, Yosua Kristiano, mengaku datang bersama keluarganya untuk berziarah ke makam kakek dan neneknya. Ia mengatakan, tradisi ini memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus refleksi iman dalam perayaan Paskah.

Baca Juga :  Razia di Blok-Blok, Kamar yang Dihuni Narapidana Digeledah

“Kami sekeluarga datang untuk membersihkan makam kakek dan nenek. Ini sudah jadi kebiasaan setiap Paskah, sekaligus momen berkumpul keluarga,” ujarnya.

Yosua menjelaskan, ziarah biasanya dilakukan umat Kristiani usai melaksanakan ibadah Jumat Agung, dan berlangsung hingga Minggu Paskah.

“Ziarah ini biasanya dimulai dari hari Jumat sampai Minggu. Kalau dulu di malam Paskah biasanya banyak umat Kristiani bermalam di makam, lalu Minggu paginya dilaksanakan ibadah Paskah di area pemakaman,” katanya.

Ia menambahkan, kebiasaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan rohani umat Kristiani yang mempercayai bahwa Yesus Kristus disalibkan, wafat dan dimakamkan, serta bangkit pada hari ketiga.

Tradisi ziarah Paskah sendiri sudah lama berlangsung di Kota Palangka Raya dan terus dilestarikan dari generasi ke generasi. Selain mempererat tali keluarga, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penghayatan makna Paskah yang sarat dengan nilai pengorbanan dan harapan. (jef)

Baca Juga :  Dua Warga Jadi Korban Gigitan, Monyet Liar Diintai Tim Rescue

Terpopuler

Artikel Terbaru