Retribusi Palangka Raya Masih Seret, Kominfo Nol Pemasukan hingga PBG Jadi Sorotan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Capaian retribusi daerah di Kota Palangka Raya pada triwulan I tahun ini masih rendah. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat sejumlah sektor bahkan belum menghasilkan pemasukan sama sekali, sehingga berdampak pada target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Bapenda Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, menyebut beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum maksimal dalam menggenjot retribusi. Salah satu yang disorot adalah Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang hingga triwulan pertama masih nihil.

“Kominfo di triwulan satu ini masih nol. Harapannya di triwulan dua, retribusi dari sewa baliho dan sejenisnya sudah mulai masuk. Baliho itu berada di wilayah kota, harusnya ada sewa, tapi belum terealisasi,” ujar Emi saat diwawancarai di Kantor Bapenda Kota Palangka Raya, Rabu (1/4).

Baca Juga :  Kejurnas One Prix Palangka Raya Gendeng UMKM

Selain Kominfo, retribusi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) juga belum menunjukkan hasil.

“Masih ada beberapa retribusi yang memang belum tercapai sama sekali sampai saat ini,” lanjutnya.

Emi juga menyoroti rendahnya retribusi dari sektor Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Menurutnya, banyak masyarakat belum melaporkan atau mengurus izin saat mendirikan bangunan.

“Banyak yang bangun gudang atau tempat usaha, tapi tidak lapor. Seharusnya ada PBG, ini yang harus kita kejar,” tegasnya.

Electronic money exchangers listing

Sebagai langkah lanjutan, Bapenda akan menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memperkuat pengawasan dan penertiban agar masyarakat lebih taat mengurus perizinan.

Tak hanya itu, sektor lain seperti penyewaan alat berat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Rumah Potong Hewan (RPH) di bidang pertanian dan ketahanan pangan juga dinilai belum optimal.

Baca Juga :  Palangka Raya Masih Aman, Debit Air Tidak Mengalami Kenaikan

“Untuk PUPR masih dari sewa alat berat. Kemudian dari pertanian, RPH juga belum sesuai harapan pemasukan kita,” pungkas Emi. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Capaian retribusi daerah di Kota Palangka Raya pada triwulan I tahun ini masih rendah. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat sejumlah sektor bahkan belum menghasilkan pemasukan sama sekali, sehingga berdampak pada target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Bapenda Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, menyebut beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum maksimal dalam menggenjot retribusi. Salah satu yang disorot adalah Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang hingga triwulan pertama masih nihil.

“Kominfo di triwulan satu ini masih nol. Harapannya di triwulan dua, retribusi dari sewa baliho dan sejenisnya sudah mulai masuk. Baliho itu berada di wilayah kota, harusnya ada sewa, tapi belum terealisasi,” ujar Emi saat diwawancarai di Kantor Bapenda Kota Palangka Raya, Rabu (1/4).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Kejurnas One Prix Palangka Raya Gendeng UMKM

Selain Kominfo, retribusi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) juga belum menunjukkan hasil.

“Masih ada beberapa retribusi yang memang belum tercapai sama sekali sampai saat ini,” lanjutnya.

Emi juga menyoroti rendahnya retribusi dari sektor Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Menurutnya, banyak masyarakat belum melaporkan atau mengurus izin saat mendirikan bangunan.

“Banyak yang bangun gudang atau tempat usaha, tapi tidak lapor. Seharusnya ada PBG, ini yang harus kita kejar,” tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan, Bapenda akan menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memperkuat pengawasan dan penertiban agar masyarakat lebih taat mengurus perizinan.

Tak hanya itu, sektor lain seperti penyewaan alat berat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Rumah Potong Hewan (RPH) di bidang pertanian dan ketahanan pangan juga dinilai belum optimal.

Baca Juga :  Palangka Raya Masih Aman, Debit Air Tidak Mengalami Kenaikan

“Untuk PUPR masih dari sewa alat berat. Kemudian dari pertanian, RPH juga belum sesuai harapan pemasukan kita,” pungkas Emi. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru