Bukan Sekadar Pengganti Nasi, Ini 8 Manfaat Ubi Jalar yang Jarang Disadari

PROKALTENG.CO – Ubi jalar dikenal sebagai bahan pangan serbaguna yang bisa diolah menjadi hidangan manis maupun gurih. Namun di balik rasanya yang lezat, ubi jalar menyimpan beragam manfaat kesehatan, mulai dari menjaga pencernaan hingga mendukung kesehatan mata dan jantung. Tak heran, umbi ini kerap direkomendasikan sebagai sumber karbohidrat sehat.

Ubi jalar (Ipomoea batatas) merupakan sayuran akar kaya pati dengan cita rasa manis alami. Umbi ini memiliki kulit tipis berwarna cokelat dengan daging berwarna cerah, umumnya oranye, meski ada juga varietas putih, ungu, dan kuning. Ubi jalar bisa dikonsumsi utuh, dikupas, bahkan daunnya pun aman dimakan.

Meski sering disebut “kentang”, ubi jalar berbeda dengan kentang biasa. Secara botani, ubi jalar berasal dari famili morning glory, sedangkan kentang termasuk famili nightshade. Perbedaan ini juga memengaruhi kandungan gizinya.

Proses memasak memang dapat menurunkan kadar beta-karoten pada ubi jalar. Namun, metode merebus disebut mampu mempertahankan kandungan tersebut lebih baik dibandingkan memanggang. Kabar baiknya, memasak justru bisa meningkatkan kadar vitamin C di dalam ubi jalar.

Berikut sejumlah manfaat ubi jalar bagi kesehatan, seperti dikutip dari laman Bbcgoodfood.com:

1. Mengurangi risiko kanker
Ubi jalar mengandung antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Penelitian menunjukkan, antioksidan dalam kulit ubi jalar, terutama varietas ungu, dapat membantu mengurangi proses oksidasi yang berkaitan dengan risiko kanker. Untuk manfaat optimal, ubi jalar cukup digosok bersih sebelum dimasak.

Baca Juga :  Olahraga Lari, Solusi Sehat untuk Jantung hingga Atasi Stres

2. Mendukung kesehatan pencernaan
Kandungan serat yang tinggi membuat ubi jalar baik untuk sistem pencernaan. Selain itu, fitosterol di dalamnya diyakini memiliki efek perlindungan terhadap saluran cerna dan berpotensi membantu mencegah serta menangani tukak lambung dan duodenum, termasuk yang dipicu obat antiinflamasi nonsteroid.

Electronic money exchangers listing

3. Membantu mengelola diabetes tipe 2
Konsumsi ubi jalar dan daun ubi jalar dalam jumlah sedang disebut dapat membantu memperbaiki regulasi gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

4. Baik untuk kesehatan mata
Warna oranye pada ubi jalar berasal dari beta-karoten yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A. Nutrisi ini penting untuk penglihatan malam dan menjaga kesehatan mata. Penelitian dalam Food & Nutrition Research juga menemukan, ubi jalar ungu kaya antosianin yang bermanfaat bagi kesehatan mata.

Baca Juga :  Tak Cuma Enak Digoreng, Ini 4 Manfaat Pisang Kepok bagi Kesehatan Tubuh

5. Mendukung sistem kekebalan tubuh
Kandungan beta-karoten yang tinggi berperan dalam mendukung fungsi imun. Vitamin A membantu menjaga kesehatan selaput lendir di saluran pernapasan dan usus, yang menjadi pertahanan awal tubuh terhadap infeksi.

6. Menjaga fungsi otak dan sistem saraf
Studi pada hewan menunjukkan senyawa fenol dan antosianin dalam ubi jalar dapat membantu melindungi sel saraf. Senyawa ini juga berperan dalam meningkatkan produksi BDNF, yang penting untuk memori, pembelajaran, dan pertumbuhan saraf.

7. Mendukung kesehatan jantung
Sebagai sumber kalium, ubi jalar membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh. Asupan kalium yang cukup berkontribusi pada tekanan darah yang lebih stabil dan menurunkan risiko penyakit jantung.

8. Rendah lemak dan lebih rendah kalori
Ubi jalar yang direbus atau dipanggang pada dasarnya bebas lemak. Meski kaya karbohidrat, kalorinya lebih rendah dibandingkan pasta atau nasi. Ditambah lagi, ubi jalar menyumbang berbagai mikronutrien penting seperti beta-karoten, kalium, dan vitamin C. (jpg)

PROKALTENG.CO – Ubi jalar dikenal sebagai bahan pangan serbaguna yang bisa diolah menjadi hidangan manis maupun gurih. Namun di balik rasanya yang lezat, ubi jalar menyimpan beragam manfaat kesehatan, mulai dari menjaga pencernaan hingga mendukung kesehatan mata dan jantung. Tak heran, umbi ini kerap direkomendasikan sebagai sumber karbohidrat sehat.

Ubi jalar (Ipomoea batatas) merupakan sayuran akar kaya pati dengan cita rasa manis alami. Umbi ini memiliki kulit tipis berwarna cokelat dengan daging berwarna cerah, umumnya oranye, meski ada juga varietas putih, ungu, dan kuning. Ubi jalar bisa dikonsumsi utuh, dikupas, bahkan daunnya pun aman dimakan.

Meski sering disebut “kentang”, ubi jalar berbeda dengan kentang biasa. Secara botani, ubi jalar berasal dari famili morning glory, sedangkan kentang termasuk famili nightshade. Perbedaan ini juga memengaruhi kandungan gizinya.

Electronic money exchangers listing

Proses memasak memang dapat menurunkan kadar beta-karoten pada ubi jalar. Namun, metode merebus disebut mampu mempertahankan kandungan tersebut lebih baik dibandingkan memanggang. Kabar baiknya, memasak justru bisa meningkatkan kadar vitamin C di dalam ubi jalar.

Berikut sejumlah manfaat ubi jalar bagi kesehatan, seperti dikutip dari laman Bbcgoodfood.com:

1. Mengurangi risiko kanker
Ubi jalar mengandung antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Penelitian menunjukkan, antioksidan dalam kulit ubi jalar, terutama varietas ungu, dapat membantu mengurangi proses oksidasi yang berkaitan dengan risiko kanker. Untuk manfaat optimal, ubi jalar cukup digosok bersih sebelum dimasak.

Baca Juga :  Olahraga Lari, Solusi Sehat untuk Jantung hingga Atasi Stres

2. Mendukung kesehatan pencernaan
Kandungan serat yang tinggi membuat ubi jalar baik untuk sistem pencernaan. Selain itu, fitosterol di dalamnya diyakini memiliki efek perlindungan terhadap saluran cerna dan berpotensi membantu mencegah serta menangani tukak lambung dan duodenum, termasuk yang dipicu obat antiinflamasi nonsteroid.

3. Membantu mengelola diabetes tipe 2
Konsumsi ubi jalar dan daun ubi jalar dalam jumlah sedang disebut dapat membantu memperbaiki regulasi gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

4. Baik untuk kesehatan mata
Warna oranye pada ubi jalar berasal dari beta-karoten yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A. Nutrisi ini penting untuk penglihatan malam dan menjaga kesehatan mata. Penelitian dalam Food & Nutrition Research juga menemukan, ubi jalar ungu kaya antosianin yang bermanfaat bagi kesehatan mata.

Baca Juga :  Tak Cuma Enak Digoreng, Ini 4 Manfaat Pisang Kepok bagi Kesehatan Tubuh

5. Mendukung sistem kekebalan tubuh
Kandungan beta-karoten yang tinggi berperan dalam mendukung fungsi imun. Vitamin A membantu menjaga kesehatan selaput lendir di saluran pernapasan dan usus, yang menjadi pertahanan awal tubuh terhadap infeksi.

6. Menjaga fungsi otak dan sistem saraf
Studi pada hewan menunjukkan senyawa fenol dan antosianin dalam ubi jalar dapat membantu melindungi sel saraf. Senyawa ini juga berperan dalam meningkatkan produksi BDNF, yang penting untuk memori, pembelajaran, dan pertumbuhan saraf.

7. Mendukung kesehatan jantung
Sebagai sumber kalium, ubi jalar membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh. Asupan kalium yang cukup berkontribusi pada tekanan darah yang lebih stabil dan menurunkan risiko penyakit jantung.

8. Rendah lemak dan lebih rendah kalori
Ubi jalar yang direbus atau dipanggang pada dasarnya bebas lemak. Meski kaya karbohidrat, kalorinya lebih rendah dibandingkan pasta atau nasi. Ditambah lagi, ubi jalar menyumbang berbagai mikronutrien penting seperti beta-karoten, kalium, dan vitamin C. (jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru