29.1 C
Jakarta
Friday, May 24, 2024
spot_img

Sampel Makanan Penyebab Keracunan Massal di Kapuas Siap Diteliti

KUALA KAPUAS, PROKALTENG.CO Sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal warga Desa Lamunti, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, akan diteliti lebih lanjut.  Ya, hal ini seperti dikatakan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga.

"Sampel sudah diamankan untuk diteliti," katanya, Rabu (21/4).

Menurutnya, selain itu, RSUD dr. Soemarmo Sosroatmodjo Kapuas juga sudah siap jika ada korban yang perlu dirujuk. "Ambulan akan kami siagakan. Termasuk tempat tidur lipat. Kami sudah koordinasi dengan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa sedikitnya belasan orang diduga mengalami keracunan massal usai menyantap menu makanan buka bersama di Masjid Miftahul Janah Desa setempat.

Baca Juga :  Kobar Pasien Positif Terbanyak Dua Hari Terakhir

Sinaga memperkirakan untuk jumlah orang yang hadir dalam acara buka puasa bersama tersebut, lebih dari 20 orang.  Namun saat ini yang mendapatkan perawatan di Puskesmas Lamunti karena diduga keracunan ada 13 orang.

“Dua diantaranya masih mengeluhkan gejala agak serius, tetapi masih bisa ditangani di Puskesmas," ungkap Sinaga seraya menegaskan untuk sementara tak perlu adanya acara buka puasa bersama lagi.

KUALA KAPUAS, PROKALTENG.CO Sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal warga Desa Lamunti, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, akan diteliti lebih lanjut.  Ya, hal ini seperti dikatakan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga.

"Sampel sudah diamankan untuk diteliti," katanya, Rabu (21/4).

Menurutnya, selain itu, RSUD dr. Soemarmo Sosroatmodjo Kapuas juga sudah siap jika ada korban yang perlu dirujuk. "Ambulan akan kami siagakan. Termasuk tempat tidur lipat. Kami sudah koordinasi dengan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa sedikitnya belasan orang diduga mengalami keracunan massal usai menyantap menu makanan buka bersama di Masjid Miftahul Janah Desa setempat.

Baca Juga :  Kobar Pasien Positif Terbanyak Dua Hari Terakhir

Sinaga memperkirakan untuk jumlah orang yang hadir dalam acara buka puasa bersama tersebut, lebih dari 20 orang.  Namun saat ini yang mendapatkan perawatan di Puskesmas Lamunti karena diduga keracunan ada 13 orang.

“Dua diantaranya masih mengeluhkan gejala agak serius, tetapi masih bisa ditangani di Puskesmas," ungkap Sinaga seraya menegaskan untuk sementara tak perlu adanya acara buka puasa bersama lagi.

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru