alexametrics
24 C
Palangkaraya
Monday, August 15, 2022

THM Wajib Tutup, Sekolah Diliburkan

PALANGKA RAYA-Sebagai
langkah antisipatif penyebaran virus corona alias Covid-19 di Kota Cantik,
Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya kembali menggelar rapat di Ruang Peteng Karuhei
II, Balai Kota Palangka Raya, Rabu (18/3). Dalam rapat itu ditetapkan bahwa
Palangka Raya Siaga Pandemi Covid-19.

“Penaikan status ini
bukan berarti ada kasus postif virus corona di Kota Cantik ini, tapi sebagai salah
satu upaya pemko mencegah penyebaran virus,” ucap Wali Kota Palangka Raya
Fairid Naparin saat diwawancarai Kalteng Pos per telepon, Rabu malam (18/3). Sebelumnya
pemko telah memberlakukan jam tutup tempat hiburan malam (THM) pada pukul 21.00
WIB. Setelah adanya rapat kemarin, THM diwajibkan tutup sampai batas waktu yang
belum ditentukan, atau sampai ada rapat tindak lanjut menyesuaikan perkembangan
kondisi terkait Covid-19.

Sementara, bagi aparatur
sipil negara (ASN) yang bekerja di lingkup pemko tetap beraktivitas seperti
biasa dengan penyesuaian tertentu. Misalnya, absen sidik jari diganti dengan
absen manual.

“Hanya sekolah yang
kami liburkan, mengingat adanya imbauan dari Mendikbud Nadiem Anwar Makarim. Sudah
kami tindak lanjuti dengan mengeluarkan surat edaran melalui dinas pendidikan,”
tutur Fairid.

Baca Juga :  Siapkan Infrastruktur Mendukung Ibu Kota Baru

Terpisah, Kepala Dinas
Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya H Akhmad Fauliansyah membenarkan bahwa
pihaknya telah mengeluarkan surat edaran untuk meliburkan proses belajar
mengajar di sekolah, terutama taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan
sekolah menengah pertama (SMP).

Sekolah diliburkan mulai
19 Maret sampai 31 Maret. Selama proses libur sekolah, peserta didik diberikan
tugas untuk dikerjakan di rumah melalui pembelajaran daring atau belajar
mandiri. Selama libur, diharapkan peserta didik tidak melakukan aktivitas di luar
rumah atau ke luar daerah, kecuali jika ada hal yang sangat penting atau
mendesak.

Proses belajar di rumah
bisa dilakukan melalui berbagai aplikasi pembelajaran jarak jauh berbasis
portal dan android, seperti laman belajar kemendikbud, akses Google G Suite for
Education, akses Kelas Pintar, akses sekolah daring Ruang Guru, akses Zenius, dan sebagainya.

“Akses aplikasi
belajar tersebut disediakan secara gratis. Diharapkan anak-anak bisa
memanfaatkan aplikasi tersebut dengan sungguh-sungguh,” ucapnya saat
diwawancarai Kalteng Pos per telepon, kemarin (18/3).

Baca Juga :  KPU Tetapkan Perolehan Kursi Parpol di DPRD Kalteng, Ini Daftar Lengka

Ia menambahan, meski
peserta didik diliburkan, tapi para guru maupun pegawai sekolah tetap datang ke
sekolah sebagaimana biasa. Absensi tetap diberlakukan dengan mengisi bukti
hadir melalui daftar hadir manual tanpa menggunakan finger print. Para guru
tetap melakukan pemantauan terhadap tugas siswa yang dikerjakan di rumah.

Fauliansyah
menambahkan, ada beberapa kegiatan sekolah yang ditunda karena bersifat
mengumpulkan massa alias banyak orang, seperti kegiatan K3PAUD, K3S SD, MKKS
SMP,kemah, dan studi tur.

Ia juga menuturkan,
sementara waktu aktivitas sentuhan fisik dihindari, seperti berjabat tangan
sebagai ungkapan salam. Demi mencegah penularan virus corona, kebiasaan jabat
tangan diganti dengan salam lain sesuai dengan budaya Indonesia. Fauliansyah
juga mengimbau para guru maupun peserta didik agar menjaga pola hidup sehat dan
bersih.

“Surat edaran yang beredar bukan hoaks,
bahkan sudah saya cap dan tanda tangani,” pungkasnya. 

PALANGKA RAYA-Sebagai
langkah antisipatif penyebaran virus corona alias Covid-19 di Kota Cantik,
Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya kembali menggelar rapat di Ruang Peteng Karuhei
II, Balai Kota Palangka Raya, Rabu (18/3). Dalam rapat itu ditetapkan bahwa
Palangka Raya Siaga Pandemi Covid-19.

“Penaikan status ini
bukan berarti ada kasus postif virus corona di Kota Cantik ini, tapi sebagai salah
satu upaya pemko mencegah penyebaran virus,” ucap Wali Kota Palangka Raya
Fairid Naparin saat diwawancarai Kalteng Pos per telepon, Rabu malam (18/3). Sebelumnya
pemko telah memberlakukan jam tutup tempat hiburan malam (THM) pada pukul 21.00
WIB. Setelah adanya rapat kemarin, THM diwajibkan tutup sampai batas waktu yang
belum ditentukan, atau sampai ada rapat tindak lanjut menyesuaikan perkembangan
kondisi terkait Covid-19.

Sementara, bagi aparatur
sipil negara (ASN) yang bekerja di lingkup pemko tetap beraktivitas seperti
biasa dengan penyesuaian tertentu. Misalnya, absen sidik jari diganti dengan
absen manual.

“Hanya sekolah yang
kami liburkan, mengingat adanya imbauan dari Mendikbud Nadiem Anwar Makarim. Sudah
kami tindak lanjuti dengan mengeluarkan surat edaran melalui dinas pendidikan,”
tutur Fairid.

Baca Juga :  MERIAH ! Pesta Pernikahan Mewah Putra H Rasyid

Terpisah, Kepala Dinas
Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya H Akhmad Fauliansyah membenarkan bahwa
pihaknya telah mengeluarkan surat edaran untuk meliburkan proses belajar
mengajar di sekolah, terutama taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan
sekolah menengah pertama (SMP).

Sekolah diliburkan mulai
19 Maret sampai 31 Maret. Selama proses libur sekolah, peserta didik diberikan
tugas untuk dikerjakan di rumah melalui pembelajaran daring atau belajar
mandiri. Selama libur, diharapkan peserta didik tidak melakukan aktivitas di luar
rumah atau ke luar daerah, kecuali jika ada hal yang sangat penting atau
mendesak.

Proses belajar di rumah
bisa dilakukan melalui berbagai aplikasi pembelajaran jarak jauh berbasis
portal dan android, seperti laman belajar kemendikbud, akses Google G Suite for
Education, akses Kelas Pintar, akses sekolah daring Ruang Guru, akses Zenius, dan sebagainya.

“Akses aplikasi
belajar tersebut disediakan secara gratis. Diharapkan anak-anak bisa
memanfaatkan aplikasi tersebut dengan sungguh-sungguh,” ucapnya saat
diwawancarai Kalteng Pos per telepon, kemarin (18/3).

Baca Juga :  Gubernur Sugianto Serahkan Santunan Rp480 Juta Untuk Keluarga Korban K

Ia menambahan, meski
peserta didik diliburkan, tapi para guru maupun pegawai sekolah tetap datang ke
sekolah sebagaimana biasa. Absensi tetap diberlakukan dengan mengisi bukti
hadir melalui daftar hadir manual tanpa menggunakan finger print. Para guru
tetap melakukan pemantauan terhadap tugas siswa yang dikerjakan di rumah.

Fauliansyah
menambahkan, ada beberapa kegiatan sekolah yang ditunda karena bersifat
mengumpulkan massa alias banyak orang, seperti kegiatan K3PAUD, K3S SD, MKKS
SMP,kemah, dan studi tur.

Ia juga menuturkan,
sementara waktu aktivitas sentuhan fisik dihindari, seperti berjabat tangan
sebagai ungkapan salam. Demi mencegah penularan virus corona, kebiasaan jabat
tangan diganti dengan salam lain sesuai dengan budaya Indonesia. Fauliansyah
juga mengimbau para guru maupun peserta didik agar menjaga pola hidup sehat dan
bersih.

“Surat edaran yang beredar bukan hoaks,
bahkan sudah saya cap dan tanda tangani,” pungkasnya. 

Most Read

Artikel Terbaru

/