27.3 C
Jakarta
Tuesday, January 20, 2026

Bawa 11 Penumpang, Pesawat ATR Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros

PROKALTENG.CO-Sebuah pesawat jenis ATR 400 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu 17 Januari 2026.

Insiden ini langsung memicu respons cepat dari Basarnas dengan mengerahkan tim pencarian ke lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan pesawat.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengatakan, laporan awal diterima setelah AirNav Indonesia kehilangan komunikasi dengan pesawat yang tengah menjalani penerbangan dari Yogyakarta menuju Kota Makassar. Kontak terakhir tercatat pada pukul 13.17 WITA.

“Kantor SAR Makassar langsung mengerahkan tim pencarian setelah menerima laporan dari AirNav Indonesia. Pesawat tersebut membawa 11 orang yang terdiri atas delapan awak dan tiga penumpang. Kontak terakhir dengan pesawat dilaporkan terputus pada pukul 13.17 WITA,” kata dia.

Baca Juga :  Di Palangka Raya, Ternyata Masih Ditemukan Sapi Bergejala PMK

Berdasarkan data AirNav Indonesia yang dikonfirmasi Basarnas, posisi terakhir pesawat diperkirakan berada di sekitar kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros, dengan koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur. Area tersebut kemudian menjadi fokus utama operasi pencarian tahap awal.

Sebanyak 25 personel Kantor SAR Makassar dikerahkan dan dibagi ke dalam tiga regu untuk menyisir lokasi dugaan hilangnya pesawat. Tim bergerak menuju wilayah Leang-leang dengan dukungan berbagai sarana pencarian.

“Ya. Personel saat ini masih dalam perjalanan menuju lokasi dugaan di wilayah Leang-leang,” katanya.

Electronic money exchangers listing

Dalam pelaksanaan operasi, Basarnas melibatkan sejumlah peralatan pendukung, mulai dari satu unit truk personel, satu unit mobil rescue, hingga satu unit pesawat tanpa awak atau drone yang digunakan untuk pemantauan dari udara.

Baca Juga :  Koleksi 91 Emas SEA Games 2025, Indonesia Amankan Posisi Runner Up

Basarnas menegaskan proses pencarian dan pertolongan akan terus dilakukan secara intensif guna memastikan titik lokasi pasti pesawat serta mengetahui kondisi seluruh awak dan penumpang di dalamnya. Hingga berita ini diterbitkan, operasi pencarian masih berlangsung. (jpg)

PROKALTENG.CO-Sebuah pesawat jenis ATR 400 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu 17 Januari 2026.

Insiden ini langsung memicu respons cepat dari Basarnas dengan mengerahkan tim pencarian ke lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan pesawat.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengatakan, laporan awal diterima setelah AirNav Indonesia kehilangan komunikasi dengan pesawat yang tengah menjalani penerbangan dari Yogyakarta menuju Kota Makassar. Kontak terakhir tercatat pada pukul 13.17 WITA.

Electronic money exchangers listing

“Kantor SAR Makassar langsung mengerahkan tim pencarian setelah menerima laporan dari AirNav Indonesia. Pesawat tersebut membawa 11 orang yang terdiri atas delapan awak dan tiga penumpang. Kontak terakhir dengan pesawat dilaporkan terputus pada pukul 13.17 WITA,” kata dia.

Baca Juga :  Di Palangka Raya, Ternyata Masih Ditemukan Sapi Bergejala PMK

Berdasarkan data AirNav Indonesia yang dikonfirmasi Basarnas, posisi terakhir pesawat diperkirakan berada di sekitar kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros, dengan koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur. Area tersebut kemudian menjadi fokus utama operasi pencarian tahap awal.

Sebanyak 25 personel Kantor SAR Makassar dikerahkan dan dibagi ke dalam tiga regu untuk menyisir lokasi dugaan hilangnya pesawat. Tim bergerak menuju wilayah Leang-leang dengan dukungan berbagai sarana pencarian.

“Ya. Personel saat ini masih dalam perjalanan menuju lokasi dugaan di wilayah Leang-leang,” katanya.

Dalam pelaksanaan operasi, Basarnas melibatkan sejumlah peralatan pendukung, mulai dari satu unit truk personel, satu unit mobil rescue, hingga satu unit pesawat tanpa awak atau drone yang digunakan untuk pemantauan dari udara.

Baca Juga :  Koleksi 91 Emas SEA Games 2025, Indonesia Amankan Posisi Runner Up

Basarnas menegaskan proses pencarian dan pertolongan akan terus dilakukan secara intensif guna memastikan titik lokasi pasti pesawat serta mengetahui kondisi seluruh awak dan penumpang di dalamnya. Hingga berita ini diterbitkan, operasi pencarian masih berlangsung. (jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/