30.2 C
Jakarta
Tuesday, May 21, 2024
spot_img

Kaum Milenial Usulkan Nama “Bundaran Besar Tjilik Riwut”

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO– Renovasi Bundaran Besar saat ini mendekati rampung. Yang menjadi perbincangan saat ini, seiring bakal selesainya rnovasi salah satu ikon di Ibu Kota Provinsi Kalteng itu. Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran, membuka kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan usulan nama Bundaran Besar .

Kaum Milenial pun ikut memberikan usulan. Salah seorang masyarakat di Kota Palangkaraya, Salsa (23), berpendapat bahwa nama Bundaran Besar tidak perlu diubah.

“Menurut saya, tidak perlu mengubah nama Bundaran Besar ya. Karena nama itu sudah melekat dengan masyarakat Kota Palangkaraya. Meski sudah direnovasi dengan ikon baru, nama itu harus tetap dipertahankan,” ujarnya, Rabu (7/2) siang.

Sementara itu, Nisa (22) mengatakan bahwa ia setuju dengan pemerintah, dan menyarankan agar nama bundaran ditambahkan di bagian akhir, asalkan nama Bundaran Besar tetap dipertahankan.

Baca Juga :  Rumah dan Ruko Berkobar

“Tidak ada masalah ya, setuju saja. Tapi untuk nama Bundaran Besar tetap ada. Mungkin nama belakangnya ditambahkan. Kalau saya usul namanya Bundaran Besar Tjilik Riwut. Karena bundaran itu dekat dengan Patung Tjilik Riwut, dan jalan Tjilik Riwut,” ungkapnya.(ana)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO– Renovasi Bundaran Besar saat ini mendekati rampung. Yang menjadi perbincangan saat ini, seiring bakal selesainya rnovasi salah satu ikon di Ibu Kota Provinsi Kalteng itu. Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran, membuka kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan usulan nama Bundaran Besar .

Kaum Milenial pun ikut memberikan usulan. Salah seorang masyarakat di Kota Palangkaraya, Salsa (23), berpendapat bahwa nama Bundaran Besar tidak perlu diubah.

“Menurut saya, tidak perlu mengubah nama Bundaran Besar ya. Karena nama itu sudah melekat dengan masyarakat Kota Palangkaraya. Meski sudah direnovasi dengan ikon baru, nama itu harus tetap dipertahankan,” ujarnya, Rabu (7/2) siang.

Sementara itu, Nisa (22) mengatakan bahwa ia setuju dengan pemerintah, dan menyarankan agar nama bundaran ditambahkan di bagian akhir, asalkan nama Bundaran Besar tetap dipertahankan.

Baca Juga :  Rumah dan Ruko Berkobar

“Tidak ada masalah ya, setuju saja. Tapi untuk nama Bundaran Besar tetap ada. Mungkin nama belakangnya ditambahkan. Kalau saya usul namanya Bundaran Besar Tjilik Riwut. Karena bundaran itu dekat dengan Patung Tjilik Riwut, dan jalan Tjilik Riwut,” ungkapnya.(ana)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru