Kebanggaan masyarakat Kabupaten Barito Utara seolah tak putus. Setelah sukses ditingkat Provinsi Kalimantan Tengah dalam Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting belum genap sebulan la
Program ini menjadi solusi bagi lulusan SMA atau sederajat yang belum melanjutkan pendidikan, sekaligus memberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman kerja dan penghasilan di daerah sendiri.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) mengikuti kegiatan Presentasi Kepala Daerah dalam rangka Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah pada dimensi penurunan tingkat pengangguran.
Bupati Barito Utara (Batara) H Shalahuddin ST MT mengatakan bahwa pihaknya termasuk yang terpilih melakukan presentasi dalam rangka apresiasi kinerja pemerintah daerah dimensi penurunan tingkat pengan
Bupati Barito Selatan (Barsel), Eddy Raya Samsuri, meminta seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Barsel agar menyampaikan informasi terkait kebutuhan tenaga kerja kepada pemerintah daerah.
Kota Palangka Raya berhasil mencatatkan prestasi positif dalam bidang ketenagakerjaan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah tahun 2024, Palangka Raya menjadi kota dengan Ting
Ketidaksesuaian antara keterampilan lulusan pendidikan dan kebutuhan dunia industri telah menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka pengangguran.
Dalam upaya mengatasi tantangan pengangguran yang masih menjadi masalah di Kota Palangka Raya, pemerintah setempat telah meluncurkan sebuah inovasi yang diharapkan dapat memberikan solusi efektif. Aplikasi Digital Palangka Raya Ketenagakerjaan (Digipark) diperkenalkan sebagai platform yang dirancang untuk mempermudah akses informasi mengenai pasar kerja bagi masyarakat.
Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu. Menekankan tentang Optimalisasi Peraturan Ketenagakerjaan dan Mendorong Partisipasi Calon Pencari Kerja. hal ini bertujuan untuk menekan angka tingkat pengangguran terbuka di wilayah Kota Palangka Raya.
Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Wisman. Menyoroti pentingnya upaya dalam membuka lapangan kerja, sebagai kunci untuk menekan angka pengangguran khususnya di wilayah Kalteng.
Indonesia menghadapi tantangan bonus demografi yang diperkirakan berlanjut hingga 2030. Hal ini memicu kekhawatiran generasi muda akan masa depan profesional mereka, terlebih karena kecerdasan buatan (AI) yang berpotensi mengubah 70 persen pekerjaan saat ini.
Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Wisman menjelaskan, pentingnya investasi sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan pengangguran di wilayah Bumi Tambun Bungai. Pemerintah provinsi harus berperan aktif dalam menggandeng investor serta mendorong investasi di berbagai sektor guna menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.
Jumlah pengangguran di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) masih berada di angka puluhan ribu jiwa. Berdasarkan data terakhir yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel November 2023, per Agustus ada 93.576 orang masih mencari lapangan kerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Tengah (Kalteng) Farid Wajdi menyebutkan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kalteng per Agustus 2023 sejumlah 4,10 persen, turun dari angka sebelumnya 4,25 persen dibandingkan awal tahun 2023.