28.3 C
Jakarta
Monday, March 30, 2026

TAG

Dahlan Iskan

Pemilu Dungu

Kita harus malu atau sebatas hanya bisa iri? Ataukah kita cukup mengaguminya saja? Ini soal Pemilu. Dalam kaitannya dengan ekonomi. Pemilu sudah lama berlalu tapi ekonomi belum menentu. Pelaku ekonomi masih terus dalam status wait and see.

Kaya Sebenarnya

WAKTU itu saya kurang yakin apakah Ari bisa bertahan lama: Saya sudah meninjau proyeknya. Jauh di pelosok desa Wajak. Luar kota Malang. Sudah lebih dua tahun berlalu sejak kunjungan itu.

Ksatria Airlangga

AHLI KANKER ini tidak menyangka ikut diundang Rektor Universitas Airlangga Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak. Undangannya mendadak. Dalam setengah jam sudah harus sampai rektorat. Acara makan siang Jumat lalu itu ia tinggalkan. Meski tanpa penjelasan mengapa diundang, ia memastikan: pasti soal pemecatan dekan fakultas kedokteran.

Unair Orla

SAYA mati kutu. Sumber berita saya kali ini pandai mengelak. Waktu saya tanya soal keputusannya memberhentikan dekan fakultas kedokteran, Rektor Unair Prof Dr Muhammad Nasih justru balik bertanya: "sebaiknya bagaimana? Mohon saran dan nasihatnya, Pak Dahlan".

Disangka Gas

MESKI Kediri sudah punya bandara besar, saya dari Kediri harus balik dulu ke Surabaya untuk ke Jakarta. Rabu kemarin dulu. KPK memanggil saya Rabu itu pukul 14.00.

Difoto Dito

Di antara bandara baru inilah yang paling hebat: Bandara Dhoho, Kediri. Saya ke bandara itu kemarin. Tidak untuk terbang. Hanya ingin melihatnya --untuk pembaca Disway.

Daging Babi

SAYA penasaran dengan wanita satu ini: pintar, cerdas, lima i, dan begitu berani melawan arus. Namanyi: Kumaila Hakimah.

Pusat Data

SUATU saat saya bertemu anak muda. Asalnya kota kecil. Nilai di sekolahnya biasa-biasa saja. Ia pun hanya tamat SMA. Tidak kuliah. Tapi ia punya kemampuan –yang bagi orang lama seperti saya– menakjubkan.

Terbakar? Dibakar?

RABU lusa, para wartawan di Karo akan menyalakan lilin bersama. Lokasinya: di reruntuhan rumah rekan mereka di Kabanjahe.

Gundah Marah

SYL tidak menyangka jaksa menuntutnya 12 tahun penjara. Juga harus membayar ganti rugi Rp 40 miliar. Ditambah USD 30.000.

Latest news