Rasa kantuk yang ditandai dengan menguap berulang kali sering dialami sebagian orang, terutama saat beraktivitas di siang hari.
Banyak yang mengira kondisi ini hanya disebabkan oleh kurang tidur akibat begadang atau karena belum mengonsumsi kopi di pagi hari. Namun, penyebabnya tidak selalu sesederhana itu.
Menurut laporan Geediting, beberapa kebiasaan yang dilakukan pada malam hari ternyata dapat memengaruhi tingkat energi tubuh dan membuat seseorang lebih sering menguap sepanjang hari.
- Waktu menonton sampai larut malam
Cahaya biru yang dipancarkan perangkat bisa menipu otak hingga mengira hari masih siang, di mana ini mengganggu siklus tidur.
Otak Anda sudah siap untuk beristirahat, tetapi mata memberi tahu otak untuk tetap waspada dan terjaga. Alhasil Anda menguap sepanjang waktu.
Jadi, pertimbangkan untuk mengistirahatkan mata dari layar setidaknya satu jam sebelum tidur.
- Melewatkan rutinitas relaksasi
Ketika pikiran dipenuhi pikiran dan ide, beberapa orang mustahil untuk tertidur.Jadi, setelah bekerja seharian, cobalah untuk melakukan rutinitas perawatan diri.
Ini bisa berupa membaca buku, mendengarkan musik yang menenangkan, atau bahkan peregangan ringan.
Bila melakukan kebiasaan tersebut, Anda akan merasakan penurunan yang signifikan dalam frekuensi menguap di siang hari.
- Lupa minum air putih
Hidrasi berperan penting dalam menjaga tingkat energi. Sebaliknya, dehidrasi dapat membuat Anda merasa lesu.
Karena tubuh mengandung sekitar 60 persen air, kekurangan cairan dapat membuat Anda merasa terkuras dan menguap lebih sering dari biasanya.
Jadi, simpan segelas air putih di samping tempat tidur dan biasakan untuk minum sebelum dan setelah bangun tidur.
- Makan camilan larut malam
Makan camilan tepat sebelum tidur justru dapat mengganggu tidur.Tubuh perlu mencerna makanan, yang dapat membuat Anda terjaga dan memengaruhi kualitas istirahat.
Alhasil kurang tidur sama artinya dengan lebih banyak menguap di siang hari.Jadi, cobalah untuk makan beberapa jam sebelum tidur agar tubuh punya cukup waktu untuk mencernanya.
- Kamar tidur sebagai ruang serbaguna
Semakin banyak aktivitas yang Anda lakukan di kamar tidur, semakin otak mulai melihatnya sebagai tempat beraktivitas dan waspada.
Hal ini dapat membuat Anda lebih sulit untuk rileks dan tertidur di malam hari.
Jadi, cobalah untuk menjadikan kamar tidur sebagai tempat aman dan nyaman untuk istirahat.
- Mengabaikan perawatan diri sendiri
Mengabaikan perawatan diri, terutama di malam hari dapat membuat Anda merasa stres dan kewalahan.
Hal ini dapat merusak kualitas tidur, menyebabkan kelelahan di siang hari dan lebih banyak menguap.
Jadi, cobalah menikmati mandi air hangat, bermeditasi selama beberapa menit, atau menulis jurnal rasa syukur.
- Mengabaikan gangguan tidur
Jika Anda sudah mencoba segalanya dan masih menguap berlebihan sepanjang hari, mungkin sudah waktunya untuk memikirkan adanya gangguan tidur.
Kondisi seperti sleep apnea, restless leg syndrome, atau insomnia dapat sangat mengganggu tidur dan memicu lebih banyak menguap di siang hari.
Jadi, bila kesulitan mengatasi menguap terus-menerus meskipun telah mengubah kebiasaan malam, jangan ragu untuk menghubungi dokter.(jpc)


