Bertahun-tahun Terbengkalai, Revitalisasi Lab Kehutanan UPR yang Terbakar Jadi Prioritas Utama Prof Bhayu Rhama

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Bakal Calon (Balon) Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Prof. Bhayu Rhama. Menyoroti terbengkalainya fasilitas praktik milik Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Pertanian (Faperta) UPR, akibat musibah kebakaran.

Ia menemukan adanya fasilitas vital yang urung diperbaiki, yang kini masuk dalam daftar prioritas perbaikannya.

“Nah di sini juga ada gedung lab yang belum tersentuh ya. Tersentuh itu artinya pada saat sudah dibangun mungkin ada musibah, dan itu belum dibentuk lagi,” kata Prof. Bhayu Dalam wawancara usai sosialiasi Visi dan Misi di Faperta UPR, pada Senin (22/6/2026)

Setelah mengecek kembali data yang dimilikinya, ia secara spesifik menyebut fasilitas milik salah satu fakultas.

Baca Juga :  Tingkatkan Pengawasan Penahanan Kota dan Rumah Tahap Penyidikan dan Penuntutan

“Jadi ada gedung Lab Teknologi Hasil Hutan yang terbakar. Sampai sekarang, atau ada musibah ya, sampai sekarang saat ini belum diperbaiki termasuk alat lab yang di dalamnya,” bebernya.

Kondisi tersebut dinilai menghambat proses akademis mahasiswa yang membutuhkan banyak riset terapan. Oleh karena itu, Prof. Bhayu menekankan bahwa pemulihan laboratorium ini tidak bisa ditawar lagi.

“Jadi itu juga akan menjadi prioritas kita. Target utama tentunya sama seperti tadi, infrastruktur memadai,” pungkasnya.

Electronic money exchangers listing

Pembangunan kembali fasilitas ini diharapkan dapat segera memulihkan aktivitas riset secara optimal. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Bakal Calon (Balon) Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Prof. Bhayu Rhama. Menyoroti terbengkalainya fasilitas praktik milik Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Pertanian (Faperta) UPR, akibat musibah kebakaran.

Ia menemukan adanya fasilitas vital yang urung diperbaiki, yang kini masuk dalam daftar prioritas perbaikannya.

“Nah di sini juga ada gedung lab yang belum tersentuh ya. Tersentuh itu artinya pada saat sudah dibangun mungkin ada musibah, dan itu belum dibentuk lagi,” kata Prof. Bhayu Dalam wawancara usai sosialiasi Visi dan Misi di Faperta UPR, pada Senin (22/6/2026)

Electronic money exchangers listing

Setelah mengecek kembali data yang dimilikinya, ia secara spesifik menyebut fasilitas milik salah satu fakultas.

Baca Juga :  Tingkatkan Pengawasan Penahanan Kota dan Rumah Tahap Penyidikan dan Penuntutan

“Jadi ada gedung Lab Teknologi Hasil Hutan yang terbakar. Sampai sekarang, atau ada musibah ya, sampai sekarang saat ini belum diperbaiki termasuk alat lab yang di dalamnya,” bebernya.

Kondisi tersebut dinilai menghambat proses akademis mahasiswa yang membutuhkan banyak riset terapan. Oleh karena itu, Prof. Bhayu menekankan bahwa pemulihan laboratorium ini tidak bisa ditawar lagi.

“Jadi itu juga akan menjadi prioritas kita. Target utama tentunya sama seperti tadi, infrastruktur memadai,” pungkasnya.

Pembangunan kembali fasilitas ini diharapkan dapat segera memulihkan aktivitas riset secara optimal. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru