Pusat kebugaran kini tidak hanya dituntut menyediakan peralatan olahraga, tetapi juga menghadirkan fasilitas yang mendukung pemulihan, kesehatan, dan interaksi sosial. Perubahan kebutuhan tersebut mendorong sejumlah pusat kebugaran memperluas konsep layanan dari sekadar tempat berlatih menjadi ruang wellness dan komunitas.
Tren tersebut terlihat dari pembaruan FIT HUB Bendungan Hilir, Jakarta, yang merupakan cabang pertama jaringan tersebut sejak 2020. Setelah direnovasi, fasilitasnya mencakup area latihan dan studio kelas yang lebih luas, peralatan tambahan, serta kelas pilates reformer.
Di luar area latihan, tersedia pula lounge, massage chair, dan community space yang ditujukan untuk aktivitas sosial maupun pemulihan setelah berolahraga.
Head of Marketing FIT HUB, Diza Anindita dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pembaruan fasilitas perlu mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat terhadap kebugaran.
“Pembaruan FIT HUB Bendungan Hilir mencerminkan komitmen kami untuk terus menghadirkan pengalaman kebugaran yang relevan dengan kebutuhan member saat ini. Kami ingin memastikan bahwa peningkatan kualitas fasilitas dan layanan tetap berjalan seiring dengan aksesibilitas,” ujar Diza.
Pembaruan serupa disebut akan dilakukan secara bertahap di sejumlah klub FIT HUB lainnya. Jaringan tersebut saat ini memiliki lebih dari 120 cabang di Indonesia.
Perubahan konsep ini menunjukkan bagaimana industri kebugaran mulai menggabungkan olahraga dengan aspek wellness dan komunitas. Gym tidak lagi semata menjadi tempat untuk berlatih, tetapi juga ruang untuk bersosialisasi dan melakukan pemulihan setelah aktivitas fisik.(jpc)
Pusat kebugaran kini tidak hanya dituntut menyediakan peralatan olahraga, tetapi juga menghadirkan fasilitas yang mendukung pemulihan, kesehatan, dan interaksi sosial. Perubahan kebutuhan tersebut mendorong sejumlah pusat kebugaran memperluas konsep layanan dari sekadar tempat berlatih menjadi ruang wellness dan komunitas.
Tren tersebut terlihat dari pembaruan FIT HUB Bendungan Hilir, Jakarta, yang merupakan cabang pertama jaringan tersebut sejak 2020. Setelah direnovasi, fasilitasnya mencakup area latihan dan studio kelas yang lebih luas, peralatan tambahan, serta kelas pilates reformer.
Di luar area latihan, tersedia pula lounge, massage chair, dan community space yang ditujukan untuk aktivitas sosial maupun pemulihan setelah berolahraga.
Head of Marketing FIT HUB, Diza Anindita dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pembaruan fasilitas perlu mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat terhadap kebugaran.
“Pembaruan FIT HUB Bendungan Hilir mencerminkan komitmen kami untuk terus menghadirkan pengalaman kebugaran yang relevan dengan kebutuhan member saat ini. Kami ingin memastikan bahwa peningkatan kualitas fasilitas dan layanan tetap berjalan seiring dengan aksesibilitas,” ujar Diza.
Pembaruan serupa disebut akan dilakukan secara bertahap di sejumlah klub FIT HUB lainnya. Jaringan tersebut saat ini memiliki lebih dari 120 cabang di Indonesia.
Perubahan konsep ini menunjukkan bagaimana industri kebugaran mulai menggabungkan olahraga dengan aspek wellness dan komunitas. Gym tidak lagi semata menjadi tempat untuk berlatih, tetapi juga ruang untuk bersosialisasi dan melakukan pemulihan setelah aktivitas fisik.(jpc)