26.2 C
Jakarta
Sunday, April 14, 2024

Resolusi Anti Mainstream 2022: Lebih Sering Main ke Hutan

PROKALTENG.CO – Apakah salah satu resolusi Anda adalah ingin hidup lebih sehat? Kalau iya, berarti Anda bisa memasukkan agenda travelling ke hutan sebagai kegiatan yang mendukung tercapainya resolusi tersebut pada tahun 2022 ini. Sebab, berdasarkan banyak penelitian, hutan bisa meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh.

“Manusia benar-benar tidak bisa hidup tanpa hutan. Inilah mengapa kita perlu mulai sadar untuk terkoneksi kembali dengan hutan. Jika kita melakukan kegiatan bisnis seperti biasa, tanpa memperhatikan environmental value, kelestarian hutan akan sulit tercapai. Maka, investasi pada alam harus dilakukan sesegera mungkin,” kata Evita Izza Dwiyanti, Strategic Partnership Manager Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI).

Dalam rangka membangun koneksi kembali dengan hutan, bagaimana kalau Anda mulai merancang jadwal main ke hutan? Ada banyak benefit yang bisa didapatkan dari acara jalan-jalan ke hutan, lho. Ini 5 di antaranya:

Baca Juga :  5 Barang Jangan Disimpan di Bagasi Mobil, Bisa Berakibat Fatal!

1. Bisa berinteraksi dengan satwa liar

Baru pertama kali masuk hutan, Nadine Alexandra, Putri Indonesia 2010, mendapatkan pengalaman menarik, yaitu melihat orangutan langsung di habitat alaminya. Menurut dia, mengamati orangutan di hutan dan orangutan di dalam kandang kebun binatang itu berbeda.

“Kalau di kebun binatang, kita sebagai manusia merasa aman karena hewannya berada dalam kurungan. Tempat tinggalnya masih di lingkungan manusia. Tapi, ketika berhadapan dengan penghuni hutan langsung di habitatnya, aku sangat menyadari aku harus menunjukkan sikap respek,” kata Nadine.

Respek yang dimaksud oleh Nadine adalah kita berada di lingkungan mereka dan harus menghargai batasan yang mereka buat. Misalnya, tidak boleh berisik dan teriak-teriak. Karena, ketika melihat manusia, satwa liar tersebut masih belum bisa menentukan apakah manusia di depannya itu ancaman atau teman. Karena itu, ketika berada dekat mereka, kita harus menjaga keheningan sebagai tanda kita menghargai mereka, menghargai ruang mereka.

Baca Juga :  Dewan Minta Masyarakat Diberi Kewenangan untuk Kelola Hutan

“Ini pengalaman berinteraksi yang luar biasa mengagumkan dan terasa dalam. Bukan interaksi dalam pengertian bisa menyentuh atau memberi makan, melainkan melihat mereka berlaku normal di habitatnya, tanpa menghiraukan keberadaan manusia.”

PROKALTENG.CO – Apakah salah satu resolusi Anda adalah ingin hidup lebih sehat? Kalau iya, berarti Anda bisa memasukkan agenda travelling ke hutan sebagai kegiatan yang mendukung tercapainya resolusi tersebut pada tahun 2022 ini. Sebab, berdasarkan banyak penelitian, hutan bisa meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh.

“Manusia benar-benar tidak bisa hidup tanpa hutan. Inilah mengapa kita perlu mulai sadar untuk terkoneksi kembali dengan hutan. Jika kita melakukan kegiatan bisnis seperti biasa, tanpa memperhatikan environmental value, kelestarian hutan akan sulit tercapai. Maka, investasi pada alam harus dilakukan sesegera mungkin,” kata Evita Izza Dwiyanti, Strategic Partnership Manager Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI).

Dalam rangka membangun koneksi kembali dengan hutan, bagaimana kalau Anda mulai merancang jadwal main ke hutan? Ada banyak benefit yang bisa didapatkan dari acara jalan-jalan ke hutan, lho. Ini 5 di antaranya:

Baca Juga :  5 Barang Jangan Disimpan di Bagasi Mobil, Bisa Berakibat Fatal!

1. Bisa berinteraksi dengan satwa liar

Baru pertama kali masuk hutan, Nadine Alexandra, Putri Indonesia 2010, mendapatkan pengalaman menarik, yaitu melihat orangutan langsung di habitat alaminya. Menurut dia, mengamati orangutan di hutan dan orangutan di dalam kandang kebun binatang itu berbeda.

“Kalau di kebun binatang, kita sebagai manusia merasa aman karena hewannya berada dalam kurungan. Tempat tinggalnya masih di lingkungan manusia. Tapi, ketika berhadapan dengan penghuni hutan langsung di habitatnya, aku sangat menyadari aku harus menunjukkan sikap respek,” kata Nadine.

Respek yang dimaksud oleh Nadine adalah kita berada di lingkungan mereka dan harus menghargai batasan yang mereka buat. Misalnya, tidak boleh berisik dan teriak-teriak. Karena, ketika melihat manusia, satwa liar tersebut masih belum bisa menentukan apakah manusia di depannya itu ancaman atau teman. Karena itu, ketika berada dekat mereka, kita harus menjaga keheningan sebagai tanda kita menghargai mereka, menghargai ruang mereka.

Baca Juga :  Dewan Minta Masyarakat Diberi Kewenangan untuk Kelola Hutan

“Ini pengalaman berinteraksi yang luar biasa mengagumkan dan terasa dalam. Bukan interaksi dalam pengertian bisa menyentuh atau memberi makan, melainkan melihat mereka berlaku normal di habitatnya, tanpa menghiraukan keberadaan manusia.”

Terpopuler

Artikel Terbaru