alexametrics
25.3 C
Palangkaraya
Tuesday, August 9, 2022

Kane : Saya Punya Ambisi dan Selalu Mencintai Spurs

Harry Kane masih terikat kontrak di Tottenham Hotspur hingga 2024.
Meski begitu, pemain berpaspor Inggris tersebut menyatakan mungkin saja
meninggalkan klub London itu jika tidak ada perkembangan positif di sana.

Kane telah mencetak 181 gol untuk Tottenham di
semua kompetisi atau rata-rata 30 gol semusim sejak ia menembus tim utama pada
2014, tetapi pada periode yang sama tak satu pun trofi bisa dimenangi The
Lilywhites.

Oleh karena itu, Kane mengaku mungkin saja
dirinya pergi jika klub tersebut tak kunjung meraih kesuksesan.

“Saya akan selalu mencintai Spurs. Tapi saya selalu bilang jika
kami tak kunjung maju atau melangkah ke arah yang tepat sebagai sebuah tim,
saya tidak akan bertahan begitu saja,” kata Kane dalam sesi tanya jawab
dengan pandit Sky Sports Jamie Redknapp melalui media sosial Instagram, Minggu
malam (30/3).

Baca Juga :  Valentino Rossi Tembus Babak Utama Kualifikasi MotoGP Catalunya

“Saya punya ambisi, untuk terus berkembang
dan menjadi lebih baik. Saya ingin menjadi pemain hebat dan itu tentunya
bergantung pada bagaimana kami sebagai sebuah tim.”

“Jadi, tak ada kepastian saya akan bertahan
selamanya, tapi bukan berarti itu tidak mungkin,” ujarnya, menambahkan.

Kane dua kali hampir meraih trofi ketika
Tottenham mencapai final Piala Liga Inggris 2015 dan Liga Champions musim lalu,
tetapi Chelsea dan Liverpool jadi pengubur mimpinya.

“Selama beberapa tahun terakhir orang
bilang kami bisa memenangi trofi sebab tim ini punya skuat bagus, tapi karena
satu dan lain hal itu tidak terjadi,” katanya.

“Tentu itu sulit bagi seorang pemain,
sebab saya ingin menjadi pemenang dalam segala hal. Ketika kami sudah dekat
tapi tidak meraihnya, sulit diterima dan perlahan (persoalan) bertumpuk.”

Baca Juga :  Di Antara Dua “Rumah”

“Tentu saya ingin memenangi trofi, lebih
cepat lebih baik,” pungkasnya.

Mimpi Kane memenangi trofi sudah pasti tidak
akan terjadi musim ini, sebab tim yang kini dibesut Jose Mourinho itu sudah
tersingkir di semua kompetisi piala yang diikuti dan tertahan di urutan
kedelapan klasemen sementara Liga Inggris, terpaut tujuh poin dari zona Liga
Champions.

Kane saat ini tengah menjalani masa pemulihan
dari cedera hamstring yang membuatnya naik ke meja operasi dan diharapkan
kembali April nanti, tetapi pandemi COVID-19 membuat Liga Inggris ditangguhkan
setidaknya hingga 30 April. 

Harry Kane masih terikat kontrak di Tottenham Hotspur hingga 2024.
Meski begitu, pemain berpaspor Inggris tersebut menyatakan mungkin saja
meninggalkan klub London itu jika tidak ada perkembangan positif di sana.

Kane telah mencetak 181 gol untuk Tottenham di
semua kompetisi atau rata-rata 30 gol semusim sejak ia menembus tim utama pada
2014, tetapi pada periode yang sama tak satu pun trofi bisa dimenangi The
Lilywhites.

Oleh karena itu, Kane mengaku mungkin saja
dirinya pergi jika klub tersebut tak kunjung meraih kesuksesan.

“Saya akan selalu mencintai Spurs. Tapi saya selalu bilang jika
kami tak kunjung maju atau melangkah ke arah yang tepat sebagai sebuah tim,
saya tidak akan bertahan begitu saja,” kata Kane dalam sesi tanya jawab
dengan pandit Sky Sports Jamie Redknapp melalui media sosial Instagram, Minggu
malam (30/3).

Baca Juga :  Di Antara Dua “Rumah”

“Saya punya ambisi, untuk terus berkembang
dan menjadi lebih baik. Saya ingin menjadi pemain hebat dan itu tentunya
bergantung pada bagaimana kami sebagai sebuah tim.”

“Jadi, tak ada kepastian saya akan bertahan
selamanya, tapi bukan berarti itu tidak mungkin,” ujarnya, menambahkan.

Kane dua kali hampir meraih trofi ketika
Tottenham mencapai final Piala Liga Inggris 2015 dan Liga Champions musim lalu,
tetapi Chelsea dan Liverpool jadi pengubur mimpinya.

“Selama beberapa tahun terakhir orang
bilang kami bisa memenangi trofi sebab tim ini punya skuat bagus, tapi karena
satu dan lain hal itu tidak terjadi,” katanya.

“Tentu itu sulit bagi seorang pemain,
sebab saya ingin menjadi pemenang dalam segala hal. Ketika kami sudah dekat
tapi tidak meraihnya, sulit diterima dan perlahan (persoalan) bertumpuk.”

Baca Juga :  Lawan Leipzig, Mbappe Bakal Bermain Sejak Awal

“Tentu saya ingin memenangi trofi, lebih
cepat lebih baik,” pungkasnya.

Mimpi Kane memenangi trofi sudah pasti tidak
akan terjadi musim ini, sebab tim yang kini dibesut Jose Mourinho itu sudah
tersingkir di semua kompetisi piala yang diikuti dan tertahan di urutan
kedelapan klasemen sementara Liga Inggris, terpaut tujuh poin dari zona Liga
Champions.

Kane saat ini tengah menjalani masa pemulihan
dari cedera hamstring yang membuatnya naik ke meja operasi dan diharapkan
kembali April nanti, tetapi pandemi COVID-19 membuat Liga Inggris ditangguhkan
setidaknya hingga 30 April. 

Most Read

Artikel Terbaru

/