Tanggung jawab besar langsung menanti Lee Kang-in setelah resmi bergabung dengan Atletico Madrid. Gelandang serang asal Korea Selatan itu dipercaya mengenakan nomor punggung 7, nomor ikonik yang selama satu dekade terakhir identik dengan Antoine Griezmann, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub.
Sebelum Griezmann, nomor tersebut juga pernah dikenakan sejumlah legenda Atletico Madrid, seperti Diego Forlan, Juninho, dan Manolo. Setelah Joao Felix gagal memenuhi ekspektasi sebagai penerus Griezmann, kini giliran Kang-in yang diharapkan mampu mengemban peran tersebut.
Menariknya, Kang-in memiliki karakter permainan yang cukup mirip dengan Griezmann. Keduanya sama-sama mengawali karier sebagai pemain sayap sebelum berkembang menjadi pemain serbabisa di lini depan.
Kang-in mampu bermain di kedua sisi sayap, sebagai gelandang serang, hingga second striker. Sepanjang kariernya di level klub, pemain berusia 25 tahun itu telah mencatatkan 259 penampilan dengan torehan 26 gol dan 30 assist. Bersama tim nasional Korea Selatan, ia mengoleksi 50 caps, 11 gol, dan 14 assist.
“Saya sangat senang bergabung dengan klub besar ini. Saya tidak sabar mengenakan seragam ini dan memulai babak baru bersama kalian. Aupa Atleti!” ujar Kang-in melalui media sosial resmi Atletico Madrid, Sabtu (25/7).
Laporan Marca menyebutkan Kang-in diharapkan mampu mengikuti jejak kesuksesan Griezmann di bawah asuhan Diego Simeone.
Pemain yang direkrut dari Paris Saint-Germain dengan nilai transfer EUR 35 juta (sekitar Rp715 miliar) itu menandatangani kontrak berdurasi lima musim dan mengaku antusias memulai petualangan barunya di Estadio Metropolitano.(jpc
Tanggung jawab besar langsung menanti Lee Kang-in setelah resmi bergabung dengan Atletico Madrid. Gelandang serang asal Korea Selatan itu dipercaya mengenakan nomor punggung 7, nomor ikonik yang selama satu dekade terakhir identik dengan Antoine Griezmann, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub.
Sebelum Griezmann, nomor tersebut juga pernah dikenakan sejumlah legenda Atletico Madrid, seperti Diego Forlan, Juninho, dan Manolo. Setelah Joao Felix gagal memenuhi ekspektasi sebagai penerus Griezmann, kini giliran Kang-in yang diharapkan mampu mengemban peran tersebut.
Menariknya, Kang-in memiliki karakter permainan yang cukup mirip dengan Griezmann. Keduanya sama-sama mengawali karier sebagai pemain sayap sebelum berkembang menjadi pemain serbabisa di lini depan.
Kang-in mampu bermain di kedua sisi sayap, sebagai gelandang serang, hingga second striker. Sepanjang kariernya di level klub, pemain berusia 25 tahun itu telah mencatatkan 259 penampilan dengan torehan 26 gol dan 30 assist. Bersama tim nasional Korea Selatan, ia mengoleksi 50 caps, 11 gol, dan 14 assist.
“Saya sangat senang bergabung dengan klub besar ini. Saya tidak sabar mengenakan seragam ini dan memulai babak baru bersama kalian. Aupa Atleti!” ujar Kang-in melalui media sosial resmi Atletico Madrid, Sabtu (25/7).
Laporan Marca menyebutkan Kang-in diharapkan mampu mengikuti jejak kesuksesan Griezmann di bawah asuhan Diego Simeone.
Pemain yang direkrut dari Paris Saint-Germain dengan nilai transfer EUR 35 juta (sekitar Rp715 miliar) itu menandatangani kontrak berdurasi lima musim dan mengaku antusias memulai petualangan barunya di Estadio Metropolitano.(jpc