PROKALTENG.CO-Menjelang FIFA Series 2026 yang akan dimulai pada 27 Maret, Tim Nasional Indonesia menggelar sesi latihan terbuka di Stadion Madya, Jakarta, kemarin sore. Dalam sesi tersebut, belum seluruh pemain bergabung. Berdasarkan pantauan Jawa Pos, latihan baru diikuti oleh 15 pemain. Artinya, ada sembilan pemain yang masih absen dalam latihan tersebut.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengakui kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri. Apalagi, waktu persiapan yang dimiliki tim sangat terbatas menjelang pertandingan di butuhnya bersama skuad Merah Putih. Namun, di sisi lain, Herdman memahami situasi tersebut. Menurut dia, belum lengkapnya skuad merupakan hal yang lumrah dalam sepak bola internasional.
“Ini normal. Pemain datang dengan level dan intensitas yang berbeda. Ada yang bermain di liga dan dengan gaya permainan yang berbeda,” jelasnya usai sesi latihan kemarin.
Situasi itu membuat tim pelatih harus bergerak cepat. Dengan waktu persiapan yang sempit, Herdman menekankan pentingnya adaptasi dalam menyatukan tim.
“Sebagai pelatih, Anda harus beradaptasi. Dengan waktu dua hari, kami harus bekerja secara taktis dengan sangat cepat,” ujarnya.
Dalam latihan kemarin, para pemain diberikan menu taktik. Herdman berupaya memaksimalkan waktu yang ada agar pemain segera memahami sistem permainan.
Untuk menutup kekurangan waktu, tim pelatih mengoptimalkan persiapan di luar lapangan. Herdman menyebut komunikasi dengan pemain sudah dilakukan bahkan sebelum mereka bergabung dalam pemusatan latihan.
“Pemain sudah menerima informasi tentang sistem dan taktik sebelum datang ke pemusatan latihan,” ungkapnya.
Selain itu, tim juga sempat menggelar sesi internal di area stadion sebelum latihan. Fokusnya adalah pemahaman strategi secara menyeluruh.
“Kami berada di hall basket di GBK untuk membahas taktik dan strategi sebelum latihan,” jelasnya.
Herdman menambahkan, staf pelatih yang dimilikinya cukup berpengalaman. Hal itu diharapkan dapat membantu mempercepat proses penyatuan tim dalam waktu singkat.
“Banyak staf kami memiliki pengalaman sekitar 20 tahun dalam menyusun sistem dan struktur untuk menutup celah,” katanya.
Di luar aspek teknis, Herdman menekankan pentingnya mentalitas pemain. Dia menegaskan bahwa para pemain datang dengan membawa tanggung jawab besar sebagai wakil negara.
“Mereka bermain untuk para penggemar. Ini bukan liburan. Mewakili negara adalah kehormatan yang harus diraih dengan kerja keras,” tegasnya.
Pelatih asal Kanada itu juga mengaku bangga bisa menangani Timnas Indonesia. Dia merasakan langsung semangat dan kebanggaan para pemain saat membela Merah Putih.
“Merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi saya bisa berada di sini bersama tim, dengan staf baru dan kesempatan baru untuk merasakan intensitas,” tuturnya.
Lebih lanjut, Herdman mengakui melihat semangat para pemain begitu besar saat membela Indonesia. Menurutnya, ada rasa bangga yang kuat dalam setiap individu di dalam tim.
“Saya sekarang paham mengapa orang bermain untuk negara ini. Kebanggaan itu sangat terasa,” ucapnya.
Dia menegaskan, rasa tanggung jawab tersebut akan dibawa ke pertandingan perdana.
PEMAIN YANG SUDAH BERGABUNG LATIHAN
Elkan Baggott
Beckham Putra Nugraha
Jordi Amat
Rizky Ridho
Ole Romeny
Yakob Sayuri
Eliano Reijnders
Mauro Zijlstra
Nadeo Argawinata
Maarten Paes
Cahya Supriadi
Sandy Walsh
Dony Tri Pamungkas
Ramadhan Sananta
Ivar Jenner
PEMAIN YANG BELUM BERGABUNG LATIHAN
Jay Idzes
Calvin Verdonk
Emil Audero
Justin Hubner
Kevin Diks
Dean James
Nathan Tjoe-A-On
Joey Pelupessy
Ragnar Oratmangoen
(jpg)


