31.3 C
Jakarta
Thursday, July 25, 2024
spot_img

Modal dari Lini Belakang

SURABAYA– Komposisi skuad Persebaya Surabaya
mulai lengkap. Itu setelah pemain yang baru saja membela timnas sudah kembali
berlatih di lapangan Jenggolo, Sidoarjo, kemarin. Mereka adalah Ruben Sanadi,
Hansamu Yama dan Rachmat Irianto.
Kebetulan, ketiganya merupakan pemain belakang. Kehadiran tiga pemain tersebut
membuat pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman lega. Sebab, dia memang
membutuhkan tenaga ketiganya jelang bentrok dalam leg pertama perempat final
Piala Indonesia 2018-2019 kontra Madura United, Nanti sore pukul 15.30 WIB di
Gelora Bung Tomo.

Hanya, pelatih yang akrab disapa Djanur itu
sempat ragu dengan kondisi Ruben. Pemain 32 tahun itu mengalami masalah pada
paha kiri. “Kelihatannya masih meragukan (untuk tampil),” jelas Djanur.
Tapi, keraguan Djanur itu ternyata tak terbukti. Dokter tim Persebaya Pratama
Wicaksana memastikan Ruben bisa diturunkan dalam laga bertajuk Derby Suramadu
itu. Dia menjelaskan, Ruben memang mengalami gangguan pada paha kirinya. “Tapi
problemnya tak terlalu serius. Tak masalah kalau diturunkan (lawan Madura
United),” terangnya.
Hal itu membuat Djanur cukup pede. “Ini bagus, karena setiap laga kami memang
harus optimistis,” terang pelatih asal Majalengka itu. Memang, kehadiran tiga
bek tersebut cukup penting. Sebab, performa Madura United tengah
moncer-moncernya. Laskar Sape Kerrab –julukan Madura United- bahkan menjadi tim
paling agresif di Liga 1. dari tiga laga, mereka mampu mencetak sembilan
gol.
Karena itu, dalam latihan kemarin Djanur juga mengasah kemampuan lini
belakangnya. Duet bek tengah tampaknya akan dipercayakan pada M. Syaifuddin dan
Hansamu Yama. Mereka harus mampu menjadi tembok tebal bagi trio lini depan
Madura United yang dihuni Andik Vermansah, Aleksandar Rakic dan Alberto
Goncalves. Ketiganya bahkan senyumbang enam gol dari total sembilan gol yang
dicetak Madura United.
Djanur benar-benar meminta lini belakangnya waspada. Sebab, di ajang ini
agregat gol menjadi penentu kelolosan ke babak semifinal. jika kebobolan di
kandang, kans untuk lolos kian menipis. “Kami sudah berlatih taktikal. Secara
materi (pemain) madura United memang lebih bagus dari kami. Lini depan mereka
juga lagi produktif sekali,” terang mantan pelatih Persib Bandung itu.
Untungnya, lini depan juga sudah bisa tampil dengan komposisi terbaik. Dalam
latihan kemarin, Amido Balde dijajal sebagai striker utama. Dia dipastikan siap
turun dalam laga kontra Madura United. Sementara posisi dua winger diisi oleh
manuchekhr Dzhalilov dan Oktafianus Fernando. Manajer Persebaya Candra Wahyudi
memang menilai timnya sudah dalam kondisi baik setelah tiga laga di Liga 1 tak
meraih kemenangan. “Pemain yang performanya menurun sudah kami kasih
beringatan. Kondisi baik, tinggal membuktikan saja di lapangan,” terang Candra.
(gus/jpg)

Baca Juga :  Segera Dinikahi Pickford

SURABAYA– Komposisi skuad Persebaya Surabaya
mulai lengkap. Itu setelah pemain yang baru saja membela timnas sudah kembali
berlatih di lapangan Jenggolo, Sidoarjo, kemarin. Mereka adalah Ruben Sanadi,
Hansamu Yama dan Rachmat Irianto.
Kebetulan, ketiganya merupakan pemain belakang. Kehadiran tiga pemain tersebut
membuat pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman lega. Sebab, dia memang
membutuhkan tenaga ketiganya jelang bentrok dalam leg pertama perempat final
Piala Indonesia 2018-2019 kontra Madura United, Nanti sore pukul 15.30 WIB di
Gelora Bung Tomo.

Hanya, pelatih yang akrab disapa Djanur itu
sempat ragu dengan kondisi Ruben. Pemain 32 tahun itu mengalami masalah pada
paha kiri. “Kelihatannya masih meragukan (untuk tampil),” jelas Djanur.
Tapi, keraguan Djanur itu ternyata tak terbukti. Dokter tim Persebaya Pratama
Wicaksana memastikan Ruben bisa diturunkan dalam laga bertajuk Derby Suramadu
itu. Dia menjelaskan, Ruben memang mengalami gangguan pada paha kirinya. “Tapi
problemnya tak terlalu serius. Tak masalah kalau diturunkan (lawan Madura
United),” terangnya.
Hal itu membuat Djanur cukup pede. “Ini bagus, karena setiap laga kami memang
harus optimistis,” terang pelatih asal Majalengka itu. Memang, kehadiran tiga
bek tersebut cukup penting. Sebab, performa Madura United tengah
moncer-moncernya. Laskar Sape Kerrab –julukan Madura United- bahkan menjadi tim
paling agresif di Liga 1. dari tiga laga, mereka mampu mencetak sembilan
gol.
Karena itu, dalam latihan kemarin Djanur juga mengasah kemampuan lini
belakangnya. Duet bek tengah tampaknya akan dipercayakan pada M. Syaifuddin dan
Hansamu Yama. Mereka harus mampu menjadi tembok tebal bagi trio lini depan
Madura United yang dihuni Andik Vermansah, Aleksandar Rakic dan Alberto
Goncalves. Ketiganya bahkan senyumbang enam gol dari total sembilan gol yang
dicetak Madura United.
Djanur benar-benar meminta lini belakangnya waspada. Sebab, di ajang ini
agregat gol menjadi penentu kelolosan ke babak semifinal. jika kebobolan di
kandang, kans untuk lolos kian menipis. “Kami sudah berlatih taktikal. Secara
materi (pemain) madura United memang lebih bagus dari kami. Lini depan mereka
juga lagi produktif sekali,” terang mantan pelatih Persib Bandung itu.
Untungnya, lini depan juga sudah bisa tampil dengan komposisi terbaik. Dalam
latihan kemarin, Amido Balde dijajal sebagai striker utama. Dia dipastikan siap
turun dalam laga kontra Madura United. Sementara posisi dua winger diisi oleh
manuchekhr Dzhalilov dan Oktafianus Fernando. Manajer Persebaya Candra Wahyudi
memang menilai timnya sudah dalam kondisi baik setelah tiga laga di Liga 1 tak
meraih kemenangan. “Pemain yang performanya menurun sudah kami kasih
beringatan. Kondisi baik, tinggal membuktikan saja di lapangan,” terang Candra.
(gus/jpg)

Baca Juga :  Segera Dinikahi Pickford
spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru