Gelar Grand Slam Pertama Linda Noskova untuk Mendiang Ibunda

Linda Noskova sempat berjalan meninggalkan Centre Court menuju ruang ganti dengan kepala tertunduk. Momen itu terjadi setelah menyia-nyiakan lima championship point saat unggul 6-2, 5-2 atas kompatriotnya, Karolina Muchova, pada final Wimbledon, Sabtu (11/7).

Saat itu, gelar Wimbledon pertama yang sudah di depan mata seakan menjauh dari Noskova.

“Tangan saya seperti membeku pada momen-momen tertentu. Kaki saya juga tidak lagi secepat sebelumnya,” ujar Noskova, dikutip dari BBC.

Namun, Noskova mampu menemukan titik balik. Saat memasuki lorong menuju ruang ganti menjelang set ketiga, petenis Republik Ceko itu melihat dua trofi Wimbledon terpajang. Satu untuk finalis, satu lagi untuk juara. Saat itulah tekadnya semakin bulat.

Baca Juga :  Gol Icardi Bikin PSG di Pucuk Klasemen

“Saya tidak akan membawa pulang yang kecil. Saya akan membawa pulang yang besar,” ujar petenis berusia 21 tahun itu.

Noskova kemudian membasuh wajahnya dengan air dingin dan menganggap pertandingan dimulai kembali dari awal. Saat kembali ke lapangan, dia tampil lebih tenang sebelum akhirnya menang 6-2, 5-7, 6-3.

Ia pun meraih gelar Grand Slam pertama dalam kariernya sekaligus menjadi juara Wimbledon termuda sejak seniornya, Petra Kvitova, pada 2011.

Electronic money exchangers listing

Persembahan untuk Sang Ibu

Gelar Grand Slam pertama itu terasa semakin istimewa karena dipersembahkan Noskova untuk mendiang ibunya, Ivana, yang meninggal dunia akibat kanker sehari sebelum Wimbledon 2024 dimulai.

“Ada satu orang lagi yang ingin saya ucapkan terima kasih, yaitu ibu saya. Saya tidak akan berdiri di sini tanpamu. Terima kasih,” ucap Noskova dengan mata berkaca-kaca seusai menerima Venus Rosewater Dish, trofi ikonik yang diberikan kepada juara tunggal putri Wimbledon.

Baca Juga :  Berikan Perlawanan Ketat, Janice/Aldila Kandas di Babak Kedua Wimbledon 2026

Noskova kemudian mengecup tangan kanannya lalu mengangkatnya ke langit. Seluruh penonton di Centre Court berdiri memberikan tepuk tangan.

“Saya rasa ibu selalu ingin melihat saya berada di sini. Selalu ingin melihat saya mengangkat trofi seperti ini. Saya percaya itu adalah mimpinya. Saya senang bisa mempersembahkan kemenangan ini untuknya.”ucapnya.(jpc)

Linda Noskova sempat berjalan meninggalkan Centre Court menuju ruang ganti dengan kepala tertunduk. Momen itu terjadi setelah menyia-nyiakan lima championship point saat unggul 6-2, 5-2 atas kompatriotnya, Karolina Muchova, pada final Wimbledon, Sabtu (11/7).

Saat itu, gelar Wimbledon pertama yang sudah di depan mata seakan menjauh dari Noskova.

“Tangan saya seperti membeku pada momen-momen tertentu. Kaki saya juga tidak lagi secepat sebelumnya,” ujar Noskova, dikutip dari BBC.

Electronic money exchangers listing

Namun, Noskova mampu menemukan titik balik. Saat memasuki lorong menuju ruang ganti menjelang set ketiga, petenis Republik Ceko itu melihat dua trofi Wimbledon terpajang. Satu untuk finalis, satu lagi untuk juara. Saat itulah tekadnya semakin bulat.

Baca Juga :  Gol Icardi Bikin PSG di Pucuk Klasemen

“Saya tidak akan membawa pulang yang kecil. Saya akan membawa pulang yang besar,” ujar petenis berusia 21 tahun itu.

Noskova kemudian membasuh wajahnya dengan air dingin dan menganggap pertandingan dimulai kembali dari awal. Saat kembali ke lapangan, dia tampil lebih tenang sebelum akhirnya menang 6-2, 5-7, 6-3.

Ia pun meraih gelar Grand Slam pertama dalam kariernya sekaligus menjadi juara Wimbledon termuda sejak seniornya, Petra Kvitova, pada 2011.

Persembahan untuk Sang Ibu

Gelar Grand Slam pertama itu terasa semakin istimewa karena dipersembahkan Noskova untuk mendiang ibunya, Ivana, yang meninggal dunia akibat kanker sehari sebelum Wimbledon 2024 dimulai.

“Ada satu orang lagi yang ingin saya ucapkan terima kasih, yaitu ibu saya. Saya tidak akan berdiri di sini tanpamu. Terima kasih,” ucap Noskova dengan mata berkaca-kaca seusai menerima Venus Rosewater Dish, trofi ikonik yang diberikan kepada juara tunggal putri Wimbledon.

Baca Juga :  Berikan Perlawanan Ketat, Janice/Aldila Kandas di Babak Kedua Wimbledon 2026

Noskova kemudian mengecup tangan kanannya lalu mengangkatnya ke langit. Seluruh penonton di Centre Court berdiri memberikan tepuk tangan.

“Saya rasa ibu selalu ingin melihat saya berada di sini. Selalu ingin melihat saya mengangkat trofi seperti ini. Saya percaya itu adalah mimpinya. Saya senang bisa mempersembahkan kemenangan ini untuknya.”ucapnya.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru