Kalahkan PSIS 1-0 di Stadion Jatidiri, Peluang Barito Putera Kembali ke Liga 1 Terbuka

PROKALTENG.CO-Barito Putera membuktikan diri sebagai tim yang efektif dan tangguh mental dalam laga tandang yang penuh tekanan.

Bertandang ke Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (5/4/2026) sore, klub sepak bola kebanggaan Urang Banua itu sukses menundukkan PSIS Semarang dengan skor tipis namun meyakinkan 1-0.

Berkat kemenangan tandang ini, Barito Putera membawa pulang tiga poin krusial dalam perebutan tiket promosi ke Liga 1.

Laga babak ke-23 Pegadaian Championship ini berjalan panas sejak menit pertama.

Barito Putera mendapat kartu kuning pertama akibat pelanggaran Basajum Latusonsina pada menit ke-19, disusul kartu kuning untuk Esteban Vizcarra dari PSIS pada menit ke-21.

Namun, di tengah tekanan dan peringatan wasit, Barito Putera justru tampil klinis. Gol semata wayang lahir pada menit ke-24 melalui sontekan Bayu Pradana di dalam kotak penalti, memanfaatkan kelengahan lini belakang PSIS yang gagal mengamankan bola.

Keunggulan 1-0 untuk Barito pun tercipta dan bertahan hingga babak pertama usai.

Electronic money exchangers listing

Babak pertama berlangsung sangat panas dengan total tujuh kartu kuning sebelum turun minum.

Selain Latusonsina dan Pradana dari Barito, PSIS mencatat kartu kuning untuk M Hidayat di menit ke-26, Octavio di menit ke-38, dan Delvin Rumbino di menit ke-45+2.

Baca Juga :  Barito Putera Selamat dari Jurang Degradasi Berkat Gol Benny

Sementara, Barito Putera mendapat kartu kuning tambahan, akibat pelanggaran Haudi Abdillah di menit ke-45+4.

Memasuki babak kedua yang berakhir tanpa gol tambahan, PSIS langsung melakukan perubahan dengan memasukkan Chanigio menggantikan Delvin Rumbino di menit ke-46, dan Rafinha menggantikan Taufik Hidayat di menit ke-56.

Namun, segala upaya tuan rumah untuk menyamakan kedudukan berhasil digagalkan oleh pertahanan Barito Putera yang tetap solid dan disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.

Dari sisi statistik, PSIS memang lebih dominan dalam penguasaan bola, dengan 65 persen dan 347 umpan sukses berbanding 185 yang dikreasikan pemain Barito Putera.

Namun, efektivitas menjadi milik tim tamu dengan enam tembakan tepat sasaran dari 14 percobaan, jauh lebih produktif dibanding PSIS yang hanya mampu melepaskan tiga tembakan on target.

Barito Putera juga tampil lebih agresif dalam bertahan dengan 30 tekel sukses berbanding delapan milik PSIS.

Baca Juga :  Jadwal SEA Games 2025 Hari Ini: Tim Indonesia Berpeluang Panen Emas!

Pelatih Barito Putera, Stefano ‘Teco’ Cugurra gembira dengan hasil ini. Ia menyebut tiga poin ini sangat penting dalam upaya timnya untuk kembali promosi ke Liga 1.

“Alhamdulillah, kami diberi tiga poin. Ini hasil kerja keras kami yang sudah dipersiapkan dari jauh-jauh hari. Kemenangan ini sangat penting buat kami karena memberi peluang besar untuk naik ke Liga 1. Kami sekarang cuma berbeda satu poin dari Persipura,” ujar Teco usai laga.

Pemain Barito Putera, Basajum Latuconsina  mengaku mendapat motivasi tersendiri saat bertemu mantan timnya.

“Saya juga senang karena main lawan mantan tim saya. Jadi motivasi besar, alhamdulillah,” kata Basajum.

Kemenangan ini menegaskan posisi Barito Putera di peringkat tiga Grup B dengan koleksi 45 poin dari 23 pertandingan.

Mereka kini terpaut satu poin dari Persipura Jayapura di posisi dua dengan 46 poin, sementara PSS Sleman masih kokoh di puncak klasemen dengan 49 poin.

Dengan tiga laga tersisa, peluang Barito Putera untuk merebut tiket promosi ke Liga 1 semakin terbuka lebar. (jpg)

 

PROKALTENG.CO-Barito Putera membuktikan diri sebagai tim yang efektif dan tangguh mental dalam laga tandang yang penuh tekanan.

Bertandang ke Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (5/4/2026) sore, klub sepak bola kebanggaan Urang Banua itu sukses menundukkan PSIS Semarang dengan skor tipis namun meyakinkan 1-0.

Berkat kemenangan tandang ini, Barito Putera membawa pulang tiga poin krusial dalam perebutan tiket promosi ke Liga 1.

Electronic money exchangers listing

Laga babak ke-23 Pegadaian Championship ini berjalan panas sejak menit pertama.

Barito Putera mendapat kartu kuning pertama akibat pelanggaran Basajum Latusonsina pada menit ke-19, disusul kartu kuning untuk Esteban Vizcarra dari PSIS pada menit ke-21.

Namun, di tengah tekanan dan peringatan wasit, Barito Putera justru tampil klinis. Gol semata wayang lahir pada menit ke-24 melalui sontekan Bayu Pradana di dalam kotak penalti, memanfaatkan kelengahan lini belakang PSIS yang gagal mengamankan bola.

Keunggulan 1-0 untuk Barito pun tercipta dan bertahan hingga babak pertama usai.

Babak pertama berlangsung sangat panas dengan total tujuh kartu kuning sebelum turun minum.

Selain Latusonsina dan Pradana dari Barito, PSIS mencatat kartu kuning untuk M Hidayat di menit ke-26, Octavio di menit ke-38, dan Delvin Rumbino di menit ke-45+2.

Baca Juga :  Barito Putera Selamat dari Jurang Degradasi Berkat Gol Benny

Sementara, Barito Putera mendapat kartu kuning tambahan, akibat pelanggaran Haudi Abdillah di menit ke-45+4.

Memasuki babak kedua yang berakhir tanpa gol tambahan, PSIS langsung melakukan perubahan dengan memasukkan Chanigio menggantikan Delvin Rumbino di menit ke-46, dan Rafinha menggantikan Taufik Hidayat di menit ke-56.

Namun, segala upaya tuan rumah untuk menyamakan kedudukan berhasil digagalkan oleh pertahanan Barito Putera yang tetap solid dan disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.

Dari sisi statistik, PSIS memang lebih dominan dalam penguasaan bola, dengan 65 persen dan 347 umpan sukses berbanding 185 yang dikreasikan pemain Barito Putera.

Namun, efektivitas menjadi milik tim tamu dengan enam tembakan tepat sasaran dari 14 percobaan, jauh lebih produktif dibanding PSIS yang hanya mampu melepaskan tiga tembakan on target.

Barito Putera juga tampil lebih agresif dalam bertahan dengan 30 tekel sukses berbanding delapan milik PSIS.

Baca Juga :  Jadwal SEA Games 2025 Hari Ini: Tim Indonesia Berpeluang Panen Emas!

Pelatih Barito Putera, Stefano ‘Teco’ Cugurra gembira dengan hasil ini. Ia menyebut tiga poin ini sangat penting dalam upaya timnya untuk kembali promosi ke Liga 1.

“Alhamdulillah, kami diberi tiga poin. Ini hasil kerja keras kami yang sudah dipersiapkan dari jauh-jauh hari. Kemenangan ini sangat penting buat kami karena memberi peluang besar untuk naik ke Liga 1. Kami sekarang cuma berbeda satu poin dari Persipura,” ujar Teco usai laga.

Pemain Barito Putera, Basajum Latuconsina  mengaku mendapat motivasi tersendiri saat bertemu mantan timnya.

“Saya juga senang karena main lawan mantan tim saya. Jadi motivasi besar, alhamdulillah,” kata Basajum.

Kemenangan ini menegaskan posisi Barito Putera di peringkat tiga Grup B dengan koleksi 45 poin dari 23 pertandingan.

Mereka kini terpaut satu poin dari Persipura Jayapura di posisi dua dengan 46 poin, sementara PSS Sleman masih kokoh di puncak klasemen dengan 49 poin.

Dengan tiga laga tersisa, peluang Barito Putera untuk merebut tiket promosi ke Liga 1 semakin terbuka lebar. (jpg)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru