PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Finalis tahun lalu Bhayangkara Presisi harus puas berbagi poin setelah bermain imbang melawan NWS FC pada lanjutan pertandingan Gubernur Ramadhan Cup All Star Jilid V Tahun 2026 di Lapangan Sylva Minisoccer, Kota Palangka Raya, Rabu (4/3/2026) malam.
Laga antara kedua tim berlangsung ketat dan penuh determinasi. Sejak awal pertandingan, NWS FC dan Bhayangkara Presisi saling menekan untuk membuka peluang gol. Namun hingga peluit akhir dibunyikan, kedua tim tidak mampu memecah kebuntuan sehingga pertandingan berakhir seri.
Pelatih Bhayangkara Presisi, Arif Surono mengaku tetap bersyukur atas hasil yang diraih timnya. Ia menilai hasil tersebut menjadi pengalaman berharga bagi tim dalam menghadapi pertandingan selanjutnya.
“Tim tetap bersyukur atas hasil seri yang diraih tadi malam. Dalam menghadapi laga berikutnya kami tetap fokus dan mempersiapkan tim dengan baik serta melakukan evaluasi apa yang kurang dan harus ditingkatkan,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Ia menambahkan, kondisi fisik pemain juga menjadi perhatian agar tetap fit dan prima sehingga dapat tampil maksimal di setiap pertandingan.
“Yang penting menjaga kondisi agar tetap fit dan prima, sehingga dalam setiap laga pemain penuh kepercayaan diri dan dapat mengeluarkan permainan terbaik dengan tetap respek serta menjunjung tinggi nilai sportivitas di lapangan,” ujarnya.
Disinggung soal kekuatan lawan pada babak 16 besar nanti, Arif mengatakan pihaknya masih menunggu selesainya seluruh pertandingan fase grup.
“Belum, masih menunggu penyisihan grup selesai. Tim Bhayangkara Presisi akan selalu siap menghadapi siapa pun lawan yang nanti dihadapi.
Pengalaman dari fase grup melawan tim-tim bagus menjadi bekal kami untuk laga di babak 16 besar,” pungkasnya. (jef)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Finalis tahun lalu Bhayangkara Presisi harus puas berbagi poin setelah bermain imbang melawan NWS FC pada lanjutan pertandingan Gubernur Ramadhan Cup All Star Jilid V Tahun 2026 di Lapangan Sylva Minisoccer, Kota Palangka Raya, Rabu (4/3/2026) malam.
Laga antara kedua tim berlangsung ketat dan penuh determinasi. Sejak awal pertandingan, NWS FC dan Bhayangkara Presisi saling menekan untuk membuka peluang gol. Namun hingga peluit akhir dibunyikan, kedua tim tidak mampu memecah kebuntuan sehingga pertandingan berakhir seri.
Pelatih Bhayangkara Presisi, Arif Surono mengaku tetap bersyukur atas hasil yang diraih timnya. Ia menilai hasil tersebut menjadi pengalaman berharga bagi tim dalam menghadapi pertandingan selanjutnya.
“Tim tetap bersyukur atas hasil seri yang diraih tadi malam. Dalam menghadapi laga berikutnya kami tetap fokus dan mempersiapkan tim dengan baik serta melakukan evaluasi apa yang kurang dan harus ditingkatkan,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Ia menambahkan, kondisi fisik pemain juga menjadi perhatian agar tetap fit dan prima sehingga dapat tampil maksimal di setiap pertandingan.
“Yang penting menjaga kondisi agar tetap fit dan prima, sehingga dalam setiap laga pemain penuh kepercayaan diri dan dapat mengeluarkan permainan terbaik dengan tetap respek serta menjunjung tinggi nilai sportivitas di lapangan,” ujarnya.
Disinggung soal kekuatan lawan pada babak 16 besar nanti, Arif mengatakan pihaknya masih menunggu selesainya seluruh pertandingan fase grup.
“Belum, masih menunggu penyisihan grup selesai. Tim Bhayangkara Presisi akan selalu siap menghadapi siapa pun lawan yang nanti dihadapi.
Pengalaman dari fase grup melawan tim-tim bagus menjadi bekal kami untuk laga di babak 16 besar,” pungkasnya. (jef)