Bruno Moreira resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Persebaya Surabaya pada Selasa (2/6/2026) setelah empat musim penuh kenangan bersama Green Force. Keputusan sang kapten untuk melanjutkan karier di luar Indonesia sekaligus mengejar kesempatan tampil di ACL Elite menutup perjalanan luar biasa yang menghasilkan 119 penampilan, 39 gol, dan 18 assist.
Kepergian Bruno Moreira menjadi kabar yang cukup emosional bagi Bonek dan Bonita.
Pemain asal Brasil tersebut bukan hanya menjadi salah satu andalan Persebaya Surabaya dalam beberapa musim terakhir, tetapi juga sosok pemimpin yang memiliki ikatan kuat dengan suporter dan Kota Surabaya.
Mengapa Bruno Moreira Memilih Pergi?
Bruno Moreira memutuskan meninggalkan Persebaya Surabaya bukan karena persoalan kontrak atau nilai gaji.
Manajemen bahkan sempat menawarkan nilai kontrak yang lebih tinggi agar pemain berusia 27 tahun itu tetap bertahan di Stadion Gelora Bung Tomo.
Namun, keputusan Bruno Moreira sudah bulat sejak awal. Ia ingin melanjutkan karier di luar negeri sekaligus mencari kesempatan bermain di kompetisi level tertinggi Asia, yakni ACL Elite, yang musim depan tidak diikuti satu pun klub Indonesia.
Faktor tersebut menjadi pertimbangan utama sang pemain.
Ambisinya untuk terus berkembang di level yang lebih tinggi membuatnya memilih membuka lembaran baru setelah kontraknya bersama Persebaya Surabaya berakhir pada 31 Mei 2026.
Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai masa depannya. Meski mendapat tawaran menarik dari Green Force, Bruno Moreira tetap memilih mengejar target karier yang telah direncanakan sejak lama.
Pesan Perpisahan yang Menyentuh untuk Bonek dan Bonita
Melalui akun Instagram pribadinya, Bruno Moreira menyampaikan pesan panjang yang berisi rasa terima kasih kepada seluruh elemen Persebaya Surabaya.
Ia mengenang perjalanan empat tahun yang penuh pelajaran, tantangan, dan kebahagiaan.
“Empat tahun. Empat tahun bersama klub ini, kota ini, dan para penggemar ini,” tulis Bruno Moreira membuka pesan perpisahannya.
Pemain kelahiran Cajamar, Brasil, itu menegaskan tidak ada satu pun hal yang ingin diubah dari perjalanan kariernya bersama Persebaya Surabaya.
Menurutnya, setiap kemenangan, kekalahan, kesalahan, hingga keberhasilan membentuk dirinya menjadi pemain yang lebih baik.
“Jika saya bisa mengubah apa pun tentang perjalanan ini, akankah saya? Sama sekali tidak. Dari kegagalan hingga kemenangan saya, sama sekali tidak,” tulisnya.
Bruno Moreira juga mengungkapkan rasa syukur karena dipercaya menjadi pemimpin di klub sebesar Persebaya Surabaya.
Pengalaman tersebut memberinya pelajaran penting tentang kebersamaan dan kesetaraan dalam sebuah tim.
“Memiliki kehormatan menjadi pemimpin di klub yang penuh dengan sejarah dan prestasi, bersama dengan kelompok pemain yang luar biasa, mengajari saya satu pelajaran penting: tidak ada yang lebih besar dari yang lain. Kita semua setara,” lanjutnya.
Ucapan terima kasih turut ditujukan kepada seluruh staf klub yang selama ini bekerja di balik layar. Menurut Bruno Moreira, kesuksesan sebuah tim tidak hanya ditentukan pemain di lapangan, tetapi juga dedikasi semua pihak yang terlibat.
Statistik Fantastis Selama Membela Persebaya Surabaya
Bruno Moreira pertama kali membela Persebaya Surabaya pada musim 2021/2022 sebelum kembali memperkuat Green Force sejak musim 2023/2024.
Dalam empat musim tersebut, kontribusinya sangat konsisten sebagai pemain sayap sekaligus motor serangan tim.
Total, Bruno Moreira mencatatkan 119 penampilan resmi di kompetisi liga. Dari jumlah tersebut, ia berhasil mencetak 39 gol dan menyumbang 18 assist untuk Green Force.
Musim terbaiknya datang pada Super League 2025/2026. Bruno Moreira tampil dalam 28 pertandingan dengan koleksi 12 gol dan 8 assist, sekaligus menjadi pemain paling produktif Persebaya Surabaya sepanjang musim.
Pada musim 2024/2025, ia membukukan 10 gol dan 3 assist dari 31 pertandingan. Sementara pada musim 2023/2024, pemain yang memiliki nilai pasar sekitar Rp 7,82 miliar (data Transfermarkt) itu juga mencatatkan 10 gol dan 4 assist dari 31 laga.
Kontribusi awalnya bersama Green Force pada musim 2021/2022 juga tidak kalah penting. Saat itu Bruno Moreira mencatatkan 7 gol dan 3 assist dalam 29 pertandingan dengan total waktu bermain mencapai 2.538 menit.
Secara keseluruhan, ia mengoleksi lebih dari 10 ribu menit bermain bersama Persebaya Surabaya. Catatan tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran Bruno Moreira dalam perjalanan Green Force selama beberapa musim terakhir.
Babak Baru di Luar Indonesia
Dalam pesan perpisahannya, Bruno Moreira memastikan karier berikutnya akan berlanjut di luar Indonesia.
Meski belum mengungkap klub tujuan, pemain berposisi sayap kiri itu mengisyaratkan siap menghadapi tantangan baru dalam karier profesionalnya.
“Musim depan, aku akan memulai babak baru di luar Indonesia,” tulis Bruno Moreira.
Kalimat tersebut menjadi penutup perjalanan indah seorang kapten yang telah memberikan banyak kenangan bagi Persebaya Surabaya.
Kepergiannya memang meninggalkan lubang besar di skuad Green Force, tetapi dedikasi, loyalitas, dan kontribusinya akan selalu dikenang oleh Bonek dan Bonita.
“Terima kasih, Bonek dan Bonita, atas setiap dukungan, setiap nyanyian, dan setiap momen tak terlupakan. Aku akan selalu membawa kalian bersamaku.”
WANI!. (jpc)


