PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – PT Bank Kalteng mencatatkan kinerja yang tetap solid hingga Maret 2026, ditandai dengan pertumbuhan positif pada berbagai indikator utama, termasuk total aset yang menembus Rp20,1 triliun.
Berdasarkan data posisi 31 Maret 2026, total aset Bank Kalteng mencapai Rp20,1 triliun atau tumbuh sebesar 7,68% (yoy). Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 10,56% (yoy) menjadi Rp13,9 triliun.
Penyaluran kredit dan pembiayaan juga menunjukkan pertumbuhan sebesar 8,73% (yoy) menjadi 11,8 triliun, mencerminkan peran Bank Kalteng dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di Kalteng.
Dari sisi profitabilitas, laba bersih Bank Kalteng tercatat tumbuh sebesar 9,69% (yoy) atau menjadi 123,9 miliar, yang menunjukkan kinerja operasional tetap terjaga secara berkelanjutan.
Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, menyampaikan bahwa kinerja ini mencerminkan fundamental perusahaan yang kuat di tengah dinamika industri perbankan.
“Kami terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan prinsip kehati-hatian, sehingga kinerja yang dicapai tetap sehat dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (10/4).
Selain itu, kualitas aset per Maret 2026 tetap terjaga dengan rasio Non Performing Loan (NPL) yang terus membaik dari 2,88% di tahun sebelumnya menjadi 2,54%.
Bank Kalteng akan terus memperkuat strategi bisnis melalui peningkatan layanan digital, optimalisasi dana murah (CASA), serta penguatan ekosistem transaksi guna memberikan nilai tambah bagi nasabah dan pemangku kepentingan.(adv)


