31 C
Palangkaraya
Monday, November 28, 2022

Komitmen Cegah Stunting, Pemkab Sukamara dan BKKBN Kalteng Teken MoU

PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Sukamara Provinsi Kalteng  bersinergi bersama Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng melaksanakan Rekonsiliasi Stunting Tahap II dan Penandatanganan Komitmen bersama tentang program Pendampingan Konseling dan Pemerikasaan Kesehatan 3 bulan pranikah sebagai upaya Pencegahan Stunting dari Hulu bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Sukamara, Senin (21/11).

Hadir dalam Kegiatan tersebut sekaligus membuka acara Bupati H Windu Subagio, Wakil Bupati H Ahmadi,S.H, Kapala DP3APPKB Kabupaten Sukamara Mahpudin, S.Kep, Ners, Perwira Penghubung 1014 Sukamara, Mayor Inf. Handoyo, Kapolres Sukamara AKBP Dewa Made Palguna, S.H.,SIK.MH,Kepala Kantor  Kepala OPD yang tergabung dalam TPPS, Camat se kabupaten Sukamara, dan tamu undangan Lainnya.

Bupati Sukamara H Windu Subagio dalam sambutannya mengatakan bahwa stunting jangan sampai diabaikan karena dampaknya jangka panjang, maka dari itu dalam penanganan stunting harus melihat banyak aspek, seperti aspek kesehatan, aspek keluarga maupun aspek perilaku, artinya pengentasan stunting harus dilakukan secara terpadu dan komitmen kuat dari stakeholder, tidak hanya menjadi tugas instansi leader, jangan sampai kegiatan ini hanya sebatas semboyan tapi miskin gerakan.

Baca Juga :  Penurunan Stunting Jadi Program Prioritas Utama

Dikesempatan yang sama Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provins Kalteng Dr. Dadi Ahmad Roswandi, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk menajamkan sinergitas, menguatkan peran dan fungsi masing-masing OPD dan mitra terkait, serta memastikan konvergensi lintas sektor berjalan dengan baik.

“Dengan adanya Penandatanganan Komitmen Bersama untuk mencegah stunting dari hulu melalui pemeriksaan kesehatan 3 bulan pranikah ini, memberikan mamfaat bekal pengetahuan untuk mempersiapakan keluarga berkualitas,” tuturnya.

Dikesempatan yang sama Kepala DP3APPKB Kabupaten Sukamara Mahpudin, S.Kep, Ners mengatakan agar rekonsiliasi stunting ini berjalan dengan maksimal dengan melakukan konvergensi anggaran dan konvergensi tenaga sehingga benar-benar memberikan dampak dala percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukamara.

Baca Juga :  Dikawal Ketat, 1.320 Vial Vaksin Dikirim ke Gunung Mas

PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Sukamara Provinsi Kalteng  bersinergi bersama Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng melaksanakan Rekonsiliasi Stunting Tahap II dan Penandatanganan Komitmen bersama tentang program Pendampingan Konseling dan Pemerikasaan Kesehatan 3 bulan pranikah sebagai upaya Pencegahan Stunting dari Hulu bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Sukamara, Senin (21/11).

Hadir dalam Kegiatan tersebut sekaligus membuka acara Bupati H Windu Subagio, Wakil Bupati H Ahmadi,S.H, Kapala DP3APPKB Kabupaten Sukamara Mahpudin, S.Kep, Ners, Perwira Penghubung 1014 Sukamara, Mayor Inf. Handoyo, Kapolres Sukamara AKBP Dewa Made Palguna, S.H.,SIK.MH,Kepala Kantor  Kepala OPD yang tergabung dalam TPPS, Camat se kabupaten Sukamara, dan tamu undangan Lainnya.

Bupati Sukamara H Windu Subagio dalam sambutannya mengatakan bahwa stunting jangan sampai diabaikan karena dampaknya jangka panjang, maka dari itu dalam penanganan stunting harus melihat banyak aspek, seperti aspek kesehatan, aspek keluarga maupun aspek perilaku, artinya pengentasan stunting harus dilakukan secara terpadu dan komitmen kuat dari stakeholder, tidak hanya menjadi tugas instansi leader, jangan sampai kegiatan ini hanya sebatas semboyan tapi miskin gerakan.

Baca Juga :  Website UMKM Harus Dimanfaatkan Pelaku Usaha di Batara

Dikesempatan yang sama Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provins Kalteng Dr. Dadi Ahmad Roswandi, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk menajamkan sinergitas, menguatkan peran dan fungsi masing-masing OPD dan mitra terkait, serta memastikan konvergensi lintas sektor berjalan dengan baik.

“Dengan adanya Penandatanganan Komitmen Bersama untuk mencegah stunting dari hulu melalui pemeriksaan kesehatan 3 bulan pranikah ini, memberikan mamfaat bekal pengetahuan untuk mempersiapakan keluarga berkualitas,” tuturnya.

Dikesempatan yang sama Kepala DP3APPKB Kabupaten Sukamara Mahpudin, S.Kep, Ners mengatakan agar rekonsiliasi stunting ini berjalan dengan maksimal dengan melakukan konvergensi anggaran dan konvergensi tenaga sehingga benar-benar memberikan dampak dala percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukamara.

Baca Juga :  Diskusi Panel Tahap II Digelar, Bartim Optimistis 2024 Stunting di Bawah 18,19%

Most Read

Artikel Terbaru

/