BANJARMASIN – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnakertranskop-UKM) bersama BPJS Ketenagakerjaan dan UT School membuka Pelatihan Mekanik Alat Berat di UT School Cabang Banjarmasin, Jalan A. Yani KM 13,5, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kamis (20/08). Pelatihan tersebut menjadi langkah untuk meningkatkan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) lokal sekaligus menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Kepala Disnakertranskop-UKM Kabupaten Barito Utara, Agus Siswadi, S.Pt., M.IP, Branch Operation Head (BOH) PT United Tractors Tbk Cabang Banjarmasin, Rinaldi Akbar Rangkuti, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Muara Teweh, Fajar Kunaefi. Turut hadir jajaran pejabat teknis Disnakertranskop-UKM dan seluruh peserta pelatihan.
Kepala Disnakertranskop-UKM Kabupaten Barito Utara, Agus Siswadi, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia industri untuk menjawab kebutuhan pasar kerja yang makin dinamis, khususnya di sektor industri teknik dan alat berat.
“Pelatihan ini bukan sekadar program rutin, melainkan investasi strategis untuk mencetak generasi muda Barito Utara yang ahli, mandiri, dan memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui industri. Kita ingin putra daerah menjadi pemain utama di rumah sendiri,” tegas Agus Siswadi.
Pihak industri turut menyambut positif kolaborasi tersebut. Branch Operation Head PT United Tractors Tbk Cabang Banjarmasin, Rinaldi Akbar Rangkuti, menyampaikan kesiapan UT School dalam membekali para peserta dengan keterampilan berbasis standar industri mutakhir.
Selain peningkatan kompetensi, aspek perlindungan peserta selama mengikuti pelatihan juga menjadi perhatian. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Muara Teweh, Fajar Kunaefi, menegaskan pentingnya jaminan sosial bagi peserta selama proses pelatihan.
Kehadiran jaminan sosial tersebut memberikan ketenangan dan kepastian perlindungan dari risiko kerja selama masa pembinaan.
“BPJS Ketenagakerjaan siap ‘Berjalan Bersama Pekerja’ sejak awal mereka menimba ilmu dan mengasah keterampilan hingga nanti memasuki dunia kerja secara profesional. Perlindungan jaminan sosial adalah hak dasar yang memastikan setiap tenaga kerja dapat mengaktualisasikan potensinya dengan aman dan tenang,” ujar Fajar Kunaefi.
Melalui kemitraan strategis tersebut, program pelatihan mekanik alat berat diharapkan dapat membuka peluang kerja yang lebih luas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barito Utara secara berkelanjutan. (ren)


