PROKALTENG.CO – Peringatan Hari Kartini dimaknai berbeda oleh Srikandi PLN UIP3B Kalimantan. Bukan sekadar seremoni, mereka turun langsung lewat aksi sosial yang menyentuh pendidikan hingga pelaku UMKM di Karang Intan dan Banjarbaru. Bantuan diberikan kepada guru honorer dan pelaku usaha kecil sebagai wujud nyata pemberdayaan perempuan.
Kegiatan ini menyasar dua sektor sekaligus—pendidikan dan ekonomi masyarakat. Di Desa Karang Intan, Srikandi PLN menyerahkan santunan kepada 14 guru honorer dari jenjang TK/PAUD hingga SMA, serta bantuan mainan edukasi untuk Kelompok Belajar PAUD Permata Bunda Sejahtera. Aksi berlanjut di Banjarbaru dengan menyalurkan dukungan usaha kepada 11 anggota UMKM Bakulangar.
Penyaluran bantuan dilakukan bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan.
Srikandi Champion PLN UIP3B Kalimantan, Endah Trianingtiyas, mengatakan kegiatan ini menjadi cara pihaknya menghidupkan semangat Kartini melalui aksi nyata.
“Semangat Kartini kami maknai sebagai keberanian untuk bergerak dan memberi manfaat. Lewat Srikandi PLN, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan ekonomi,” ujarnya, Selasa (12/4/2026).
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan nilai-nilai perjuangan Kartini masih relevan hingga kini, terutama dalam mendorong peran perempuan di tengah masyarakat.
“Nilai Kartini adalah kepedulian dan keberdayaan perempuan. Apa yang dilakukan Srikandi PLN hari ini menjadi bukti nyata kehadiran PLN, bukan hanya lewat listrik, tetapi juga kontribusi sosial yang langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Bantuan tersebut disambut hangat para penerima. Henny, salah satu guru honorer di Karang Intan, mengaku perhatian itu menjadi suntikan semangat bagi tenaga pendidik.
“Di momen Hari Kartini ini, kami merasa diperhatikan. Ini jadi penyemangat untuk terus mengajar dan mendampingi anak-anak meraih cita-cita,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Dwi Hardjanti, pelaku UMKM Bakulangar. Ia menyebut bantuan tersebut memberi dorongan untuk terus bertahan dan berkembang.
“Sebagai perempuan, kami ingin mandiri dan membantu ekonomi keluarga. Bantuan ini sangat berarti, apalagi diberikan di momen Hari Kartini,” ungkapnya.
Melalui aksi ini, PLN UIP3B Kalimantan berharap peran perempuan semakin kuat dalam pembangunan sosial dan ekonomi, sekaligus menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (tim)


