Cuaca Buruk Akibat Kabut Asap Karhutla, Seluruh Penerbangan Komersial Dibatalkan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kabut asap pekat yang membatasi jarak pandang (visibility) hingga 200 meter, melumpuhkan operasional Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya, pada Minggu (30/8/2026).

Kondisi ini mengakibatkan seluruh penerbangan komersial dibatalkan. Sehingga ratusan calon penumpang terpaksa menunda perjalanannya dan meninggalkan area bandara.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Tjilik Riwut, I Made Dermawan, mengonfirmasi bahwa maskapai seperti Garuda Indonesia, Citilink, dan Lion Group secara serentak telah mengambil keputusan batal terbang untuk seluruh destinasi pada hari tersebut akibat memburuknya cuaca.

“Seluruh penumpang sekarang lagi menunggu proses penjemputan, baik itu dari keluarga maupun dengan mempergunakan transportasi yang ada di darat bandar udara,” ujar Made Dermawan saat ditemui awak media di Bandara Tjilik Riwut , Minggu malam (30/8/2026).

Baca Juga :  Kasus ISPA di Banjarmasin Capai 47.991, Dinkes Soroti Dampak Kemarau dan Karhutla

Kelumpuhan aktivitas penerbangan ini dipastikan murni akibat faktor cuaca. Made menjelaskan bahwa ketebalan kabut asap tidak kunjung berkurang sejak pagi hingga sore hari. Sementara seluruh fasilitas pendaratan dan sarana pendukung pergerakan pesawat di bandara sebenarnya beroperasi tanpa kendala teknis.

“Ini murni karena kondisi asap yang memang tidak kunjung membaik dengan jarak pandang yang sangat minim, sehingga diputuskan seluruh maskapai melakukan pembatalan,” tegasnya.

Terkait kelanjutan operasional penerbangan pada esok hari, pihak otoritas bandara beserta maskapai masih berstatus memantau perkembangan cuaca secara berkala.

Electronic money exchangers listing

Kendati demikian, ia memastikan sudah ada satu jadwal penerbangan reguler pagi yang mengambil langkah pembatalan lebih awal. Maskapai tersebut adalah Batik Air rute Palangka Raya-Jakarta untuk jadwal keberangkatan pukul 07.00 WIB.

Baca Juga :  Jaga Diri, Kesehatan dan Patuhi Prokes

“Kami berharap semoga besok kondisi cuaca semakin membaik. Mudah-mudahan cuaca mendukung dan visibility itu bisa meningkat dari hari ini agar penerbangan lain bisa beroperasi,” tutup Made. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kabut asap pekat yang membatasi jarak pandang (visibility) hingga 200 meter, melumpuhkan operasional Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya, pada Minggu (30/8/2026).

Kondisi ini mengakibatkan seluruh penerbangan komersial dibatalkan. Sehingga ratusan calon penumpang terpaksa menunda perjalanannya dan meninggalkan area bandara.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Tjilik Riwut, I Made Dermawan, mengonfirmasi bahwa maskapai seperti Garuda Indonesia, Citilink, dan Lion Group secara serentak telah mengambil keputusan batal terbang untuk seluruh destinasi pada hari tersebut akibat memburuknya cuaca.

Electronic money exchangers listing

“Seluruh penumpang sekarang lagi menunggu proses penjemputan, baik itu dari keluarga maupun dengan mempergunakan transportasi yang ada di darat bandar udara,” ujar Made Dermawan saat ditemui awak media di Bandara Tjilik Riwut , Minggu malam (30/8/2026).

Baca Juga :  Kasus ISPA di Banjarmasin Capai 47.991, Dinkes Soroti Dampak Kemarau dan Karhutla

Kelumpuhan aktivitas penerbangan ini dipastikan murni akibat faktor cuaca. Made menjelaskan bahwa ketebalan kabut asap tidak kunjung berkurang sejak pagi hingga sore hari. Sementara seluruh fasilitas pendaratan dan sarana pendukung pergerakan pesawat di bandara sebenarnya beroperasi tanpa kendala teknis.

“Ini murni karena kondisi asap yang memang tidak kunjung membaik dengan jarak pandang yang sangat minim, sehingga diputuskan seluruh maskapai melakukan pembatalan,” tegasnya.

Terkait kelanjutan operasional penerbangan pada esok hari, pihak otoritas bandara beserta maskapai masih berstatus memantau perkembangan cuaca secara berkala.

Kendati demikian, ia memastikan sudah ada satu jadwal penerbangan reguler pagi yang mengambil langkah pembatalan lebih awal. Maskapai tersebut adalah Batik Air rute Palangka Raya-Jakarta untuk jadwal keberangkatan pukul 07.00 WIB.

Baca Juga :  Jaga Diri, Kesehatan dan Patuhi Prokes

“Kami berharap semoga besok kondisi cuaca semakin membaik. Mudah-mudahan cuaca mendukung dan visibility itu bisa meningkat dari hari ini agar penerbangan lain bisa beroperasi,” tutup Made. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru