Hutan Belantara di Lamandau Terbakar, Petugas Kesulitan Menjangkau Titik Api

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, setelah kawasan hutan belantara di wilayah Desa Kudangan, Kecamatan Delang, terbakar pada Senin sore (24/8/2026).

Lokasi kebakaran yang jarang tersentuh aktivitas masyarakat tersebut sulit dijangkau karena tidak memiliki akses jalan menuju titik api.

Upaya pemadaman terus dilakukan tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Delang dan jajaran Pemerintah Desa setempat. Namun, kondisi medan yang sulit serta ketiadaan akses menuju pusat kebakaran menjadi kendala utama dalam proses penanganan.

Wardi, salah seorang warga setempat, mengatakan petugas dan warga mengalami kesulitan untuk menemukan jalur menuju titik api.

“Akses lokasi titik api tidak bisa dilalui. Kami kewalahan harus lewat mana untuk bisa masuk ke titik lokasi kejadian ini,” ujar Wardi saat memberikan keterangan di lokasi.

Baca Juga :  Jagau-Bawi Nyai Pariwisata Kalteng Jawara di Duta Wisata Indonesia 2023

Lokasi kebakaran yang terisolasi dan berada di tengah vegetasi lebat membuat tim gabungan harus mencari jalur alternatif. Langkah tersebut dilakukan agar kobaran api tidak semakin meluas dan merusak ekosistem hutan belantara Delang.

Dugaan Kesengajaan dan Ancaman Kerusakan Hutan

Electronic money exchangers listing

Kebakaran di areal terpencil tersebut memunculkan dugaan dan spekulasi masyarakat terkait kemungkinan keterlibatan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pola munculnya titik api di kawasan yang jauh dari pemukiman menimbulkan keprihatinan masyarakat mengenai kemungkinan adanya unsur kesengajaan dari pihak tertentu yang sengaja merusak atau membuka lahan tanpa memikirkan dampaknya.

Dugaan tindakan oknum tersebut juga dinilai semakin menyulitkan petugas di lapangan. Selain harus mempertaruhkan keselamatan saat menembus hutan rimba, petugas berpacu dengan waktu agar api tidak merembet ke kawasan hutan lindung di sekitarnya.

Baca Juga :  Hari Ini Terakhir Tes Tertulis Bagi Calon PPS di Lamandau

Hingga berita ini diturunkan, jajaran Polsek Delang bersama pemerintah desa dan warga masih berupaya menjangkau area kebakaran dengan peralatan seadanya. Tim juga terus berkoordinasi untuk mendapatkan bantuan penanganan yang lebih memadai. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, setelah kawasan hutan belantara di wilayah Desa Kudangan, Kecamatan Delang, terbakar pada Senin sore (24/8/2026).

Lokasi kebakaran yang jarang tersentuh aktivitas masyarakat tersebut sulit dijangkau karena tidak memiliki akses jalan menuju titik api.

Upaya pemadaman terus dilakukan tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Delang dan jajaran Pemerintah Desa setempat. Namun, kondisi medan yang sulit serta ketiadaan akses menuju pusat kebakaran menjadi kendala utama dalam proses penanganan.

Electronic money exchangers listing

Wardi, salah seorang warga setempat, mengatakan petugas dan warga mengalami kesulitan untuk menemukan jalur menuju titik api.

“Akses lokasi titik api tidak bisa dilalui. Kami kewalahan harus lewat mana untuk bisa masuk ke titik lokasi kejadian ini,” ujar Wardi saat memberikan keterangan di lokasi.

Baca Juga :  Jagau-Bawi Nyai Pariwisata Kalteng Jawara di Duta Wisata Indonesia 2023

Lokasi kebakaran yang terisolasi dan berada di tengah vegetasi lebat membuat tim gabungan harus mencari jalur alternatif. Langkah tersebut dilakukan agar kobaran api tidak semakin meluas dan merusak ekosistem hutan belantara Delang.

Dugaan Kesengajaan dan Ancaman Kerusakan Hutan

Kebakaran di areal terpencil tersebut memunculkan dugaan dan spekulasi masyarakat terkait kemungkinan keterlibatan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pola munculnya titik api di kawasan yang jauh dari pemukiman menimbulkan keprihatinan masyarakat mengenai kemungkinan adanya unsur kesengajaan dari pihak tertentu yang sengaja merusak atau membuka lahan tanpa memikirkan dampaknya.

Dugaan tindakan oknum tersebut juga dinilai semakin menyulitkan petugas di lapangan. Selain harus mempertaruhkan keselamatan saat menembus hutan rimba, petugas berpacu dengan waktu agar api tidak merembet ke kawasan hutan lindung di sekitarnya.

Baca Juga :  Hari Ini Terakhir Tes Tertulis Bagi Calon PPS di Lamandau

Hingga berita ini diturunkan, jajaran Polsek Delang bersama pemerintah desa dan warga masih berupaya menjangkau area kebakaran dengan peralatan seadanya. Tim juga terus berkoordinasi untuk mendapatkan bantuan penanganan yang lebih memadai. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru