NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Kecelakaan lalu lintasmelibatkan dua kendaraan roda empat terjadi di Jalan Trans Kalimantan. Tepatnya di depan Stadion Hinang Golloa, Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah.
Insiden “adu banteng” yang terjadi pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 05.40 WIB ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kecelakaan tersebut melibatkan mobil pikap Daihatsu Grandmax berwarna hitam dengan nomor polisi DA 8326 WB yang bermuatan ikan, dan mobil Toyota Hilux hitam dengan nomor polisi KH 8051 RF.
Kapolres Lamandau melalui Kasat Lantas AKP Din Din Mahmudin menjelaskan secara rinci kronologis kecelakaan maut tersebut.
Peristiwa bermula saat mobil pikap Grandmax yang dikemudikan oleh pria berinisial S melaju dari arah Pangkalan Bun menuju arah Kalimantan Barat (Kalbar). Ketika mendekati area tikungan di dekat Stadion Hinang Golloa (Km 06), mobil pikap tersebut sempat melambung ke lajur sebelah kanan.
“Pengemudi pikap berinisial S sempat masuk ke lajur kanan saat di tikungan, namun kemudian berusaha masuk kembali ke lajur normalnya di sebelah kiri,” ujar AKP Din Din Mahmudin.
Secara bersamaan, dari arah berlawanan (Kalbar menuju Pangkalan Bun) datang mobil Toyota Hilux hitam yang dikemudikan oleh pria berinisial AP dengan kecepatan tinggi.
Saat menikung ke kanan dan melihat ada kendaraan Korban inisial S yang sempat melebar, pengemudi Hilux inisial (AP) spontan membanting setir ke sebelah kanan untuk menghindari tabrakan.
Namun, karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, posisi mobil pikap yang juga sudah kembali ke jalur kiri, membuat benturan keras secara berhadapan (depan-depan) tidak dapat terhindarkan lagi.
“Akibat benturan keras tersebut, kedua mobil mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Korban inisial S (Pengemudi Pikap) Dinyatakan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) akibat luka parah yang diderita,” beber Kasat.
Sedangkan penumpang Pikap inisial MÂ Mengalami luka robek cukup serius di bagian bibir dan dahi sebelah kanan.
“Korban luka langsung dievakuasi oleh petugas dan warga sekitar ke RSUD Gusti Abdul Gani Lamandau untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Kasus kecelakaan ini kini sedang ditangani lebih lanjut oleh Satlantas Polres Lamandau,” jelas Kasat.
Pengguna jalan diimbau untuk selalu berhati-hati dan mengurangi kecepatan, terutama saat melintasi jalur tikungan tajam di Jalan Trans Kalimantan. (bib)


