Jelang Hari Buruh, Polisi di Palangka Raya Simulasi Antisipasi Kericuhan Massa

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Aksi massa di halaman Ditsabhara Polda Kalimantan Tengah, Jalan Tjilik Riwut Km 6,5, Kota Palangka Raya, Rabu (22/4/2026), berlangsung ricuh. Massa yang awalnya menyampaikan aspirasi berubah anarkis dengan melempar botol plastik minuman ke arah petugas.

Aparat kepolisian yang berjaga mencoba mengendalikan situasi dengan tameng balistik. Namun, massa terus mendorong barisan polisi hingga suasana semakin memanas. Petugas kemudian menembakkan water canon untuk membubarkan kerumunan. Akan tetapi massa tetap maju dan tidak mengindahkan peringatan.

Situasi yang kian tidak terkendali itu, membuat aparat menurunkan personel Brimob dengan tameng tambahan, disusul kembali penyemprotan water canon. Bahkan, unit K9 (anjing pelacak) turut diterjunkan, serta personel bermotor trail untuk memecah konsentrasi massa.

Baca Juga :  Seorang Bocah di China Laporkan Ayahnya ke Polisi karena Merampok Angpao Miliknya

Tak hanya itu, tembakan peringatan ke udara juga dilepaskan guna meredam aksi. Dalam insiden tersebut, dua orang massa dilaporkan terluka dan langsung mendapatkan penanganan dari tim kesehatan yang disiagakan di lokasi. Polisi juga mengamankan sejumlah massa yang terlibat tindakan anarkis hingga akhirnya situasi berangsur kondusif.

Di balik kejadian tersebut, diketahui bahwa seluruh rangkaian peristiwa itu merupakan bagian dari simulasi pengamanan yang digelar Polda Kalimantan Tengah. Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Budi Rachmat menjelaskan, kegiatan itu merupakan gladi posko, tactical floor game (TFG), dan sistem pengamanan kota (Sispamkota) yang rutin dilaksanakan.

“Hari ini Polda Kalteng bersama Polresta Palangka Raya melaksanakan gladi posko, TFG, dan Sispamkota. Ini rutin dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan jajaran,” ujarnya.

Baca Juga :  Semangat Sinergitas TNI-Polri Semakin Kuat, Dandim : Salam Presisi

Ia menambahkan, latihan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan. Termasuk pengamanan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat seperti peringatan 1 Mei hari buruh serta agenda lainnya di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya.

Electronic money exchangers listing

“Ini bukan materi baru, tetapi materi berulang yang dilaksanakan, khususnya terkait penanganan penyampaian aspirasi di ruang publik. Mulai dari situasi hijau, kuning hingga merah, langkah-langkah kepolisian disesuaikan dengan aturan yang ada agar siap kapan pun dibutuhkan,” tandasnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Aksi massa di halaman Ditsabhara Polda Kalimantan Tengah, Jalan Tjilik Riwut Km 6,5, Kota Palangka Raya, Rabu (22/4/2026), berlangsung ricuh. Massa yang awalnya menyampaikan aspirasi berubah anarkis dengan melempar botol plastik minuman ke arah petugas.

Aparat kepolisian yang berjaga mencoba mengendalikan situasi dengan tameng balistik. Namun, massa terus mendorong barisan polisi hingga suasana semakin memanas. Petugas kemudian menembakkan water canon untuk membubarkan kerumunan. Akan tetapi massa tetap maju dan tidak mengindahkan peringatan.

Situasi yang kian tidak terkendali itu, membuat aparat menurunkan personel Brimob dengan tameng tambahan, disusul kembali penyemprotan water canon. Bahkan, unit K9 (anjing pelacak) turut diterjunkan, serta personel bermotor trail untuk memecah konsentrasi massa.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Seorang Bocah di China Laporkan Ayahnya ke Polisi karena Merampok Angpao Miliknya

Tak hanya itu, tembakan peringatan ke udara juga dilepaskan guna meredam aksi. Dalam insiden tersebut, dua orang massa dilaporkan terluka dan langsung mendapatkan penanganan dari tim kesehatan yang disiagakan di lokasi. Polisi juga mengamankan sejumlah massa yang terlibat tindakan anarkis hingga akhirnya situasi berangsur kondusif.

Di balik kejadian tersebut, diketahui bahwa seluruh rangkaian peristiwa itu merupakan bagian dari simulasi pengamanan yang digelar Polda Kalimantan Tengah. Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Budi Rachmat menjelaskan, kegiatan itu merupakan gladi posko, tactical floor game (TFG), dan sistem pengamanan kota (Sispamkota) yang rutin dilaksanakan.

“Hari ini Polda Kalteng bersama Polresta Palangka Raya melaksanakan gladi posko, TFG, dan Sispamkota. Ini rutin dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan jajaran,” ujarnya.

Baca Juga :  Semangat Sinergitas TNI-Polri Semakin Kuat, Dandim : Salam Presisi

Ia menambahkan, latihan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan. Termasuk pengamanan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat seperti peringatan 1 Mei hari buruh serta agenda lainnya di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya.

“Ini bukan materi baru, tetapi materi berulang yang dilaksanakan, khususnya terkait penanganan penyampaian aspirasi di ruang publik. Mulai dari situasi hijau, kuning hingga merah, langkah-langkah kepolisian disesuaikan dengan aturan yang ada agar siap kapan pun dibutuhkan,” tandasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru

Sup Krim Jamur Creamy yang Praktis

Samgyetang Slow Cooker

Resep Sate Taichan

Nasi Goreng Bawang Putih