25.8 C
Jakarta
Friday, July 19, 2024
spot_img

Berdialog Soal Kebangsaan, Teras Narang Sampaikan Bhinneka Tunggal Ika

PROKALTENG.CO – Anggota DPD RI Agustin Teras Narang menjadi narasumber pada acara Kebangsaan di SMA Kristen Palangka Raya, Selasa (22/2/2023). Dalam diskusi dan penghayatan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Teras menekankan tentang sebuah kerbersamaan di tengah-tengah perbedaan.

“Kita berbeda-beda, tetapi kita adalah satu, bangsa Indonesia. Saya tekankan poin ini di hadapan para pelajar. Ini adalah prinsip dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang datang dari refleksi keberagaman kita. Ini pula yang menjadi kekuatan kita sebagai bangsa yang terdiri dari sekian banyak suku, agama, bahasa, hingga budaya yang berbeda dan tersebar di puluhan ribu pulau,” ujarnya.

Labih lanjut, Teras mendorong agar generasi muda ini benar-benar dapat memahami prinsip kebersamaan serta semangat persatuan untuk mencapai kesuksesan hidup dan kesuksesan berbangsa.

“Ini yang saya rasakan dan alami sendiri di tengah keragaman serta kompetisi sosial. Berkat kesadaran akan perbedaan yang menyatukan, saya mampu melewati banyak tantangan hidup,” tuturnya.

Baca Juga :  Organisasi Sayap Gerindra Jari Raya Bantu Warga Terdampak Kebakaran di Mendawai

Selain menghidupi semangat Bhinneka Tunggal Ika, Teras juga dorong agar para pelajar ini menerapkan prinsip Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan taat pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Prinsip-prinsip kebangsaan ini penting disadari serta dijalankan oleh generasi muda Kalteng terutama di tengah ketidakpastian situasi ekonomi dan jelang tahun politik 2024 nanti. Demikian agar generasi muda jadi contoh persatuan bagi masyarakat Kalteng yang akan menghadapi banyak narasi-narasi perbedaan baik di ruang nyata maupun dunia maya saat gelora demokrasi dimulai.

“Ini merupakan kesempatan pertama saya melakukan kegiatan ini di tingkat pelajar SMA setelah sebelumnya dilakukan di berbagai perguruan tinggi dan komunitas mahasiswa. Harapan saya, khususnya mereka yang akan masuk perguruan tinggi dapat memiliki bekal prinsip kebangsaan yang menguatkan mereka,” katanya.

Baca Juga :  Soal Mi Instan Bermasalah, Ini Sikap BBPOM Palangkaraya

Untuk itu, ia berharap, meski baru beberapa kampus dan sekolah yang bisa dijangkau kegiatan ini, tapi seluruh generasi muda Kalteng akan teguh pada empat nilai-nilai falsafah kebangsaan kita ini. Apalagi kita sudah sepakat bahwa Kalteng sebagai Bumi Pancasila.

“Saya senang bahwa seluruh peserta kegiatan masih hapal lima sila Pancasila dan aktif berdinamika. Semoga mereka juga bisa menerapkan prinsip empat nilai dan falsafah kebangsaan ini dan aktif menyebarkan makna hakiki Pancasila dalam laku hidup sehari-hari. Terlebih lagi terlibat mewujudkan keadilan sosial yang kita tahu sangat sulit perjuangannya untuk kita wujudkan bersama-sama,” ungkapnya.

Poin penting lain yang tak boleh dilupakan, generasi muda mesti memulai perjuangan keadilan sosial ini ya dari diri sendiri. Bukan dari memandang orang lain. Jangan sampai kita merasa hebat sendiri dan mengabaikan kebersamaan. Mari jaga kebersamaan dan persatuan.

PROKALTENG.CO – Anggota DPD RI Agustin Teras Narang menjadi narasumber pada acara Kebangsaan di SMA Kristen Palangka Raya, Selasa (22/2/2023). Dalam diskusi dan penghayatan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Teras menekankan tentang sebuah kerbersamaan di tengah-tengah perbedaan.

“Kita berbeda-beda, tetapi kita adalah satu, bangsa Indonesia. Saya tekankan poin ini di hadapan para pelajar. Ini adalah prinsip dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang datang dari refleksi keberagaman kita. Ini pula yang menjadi kekuatan kita sebagai bangsa yang terdiri dari sekian banyak suku, agama, bahasa, hingga budaya yang berbeda dan tersebar di puluhan ribu pulau,” ujarnya.

Labih lanjut, Teras mendorong agar generasi muda ini benar-benar dapat memahami prinsip kebersamaan serta semangat persatuan untuk mencapai kesuksesan hidup dan kesuksesan berbangsa.

“Ini yang saya rasakan dan alami sendiri di tengah keragaman serta kompetisi sosial. Berkat kesadaran akan perbedaan yang menyatukan, saya mampu melewati banyak tantangan hidup,” tuturnya.

Baca Juga :  Organisasi Sayap Gerindra Jari Raya Bantu Warga Terdampak Kebakaran di Mendawai

Selain menghidupi semangat Bhinneka Tunggal Ika, Teras juga dorong agar para pelajar ini menerapkan prinsip Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan taat pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Prinsip-prinsip kebangsaan ini penting disadari serta dijalankan oleh generasi muda Kalteng terutama di tengah ketidakpastian situasi ekonomi dan jelang tahun politik 2024 nanti. Demikian agar generasi muda jadi contoh persatuan bagi masyarakat Kalteng yang akan menghadapi banyak narasi-narasi perbedaan baik di ruang nyata maupun dunia maya saat gelora demokrasi dimulai.

“Ini merupakan kesempatan pertama saya melakukan kegiatan ini di tingkat pelajar SMA setelah sebelumnya dilakukan di berbagai perguruan tinggi dan komunitas mahasiswa. Harapan saya, khususnya mereka yang akan masuk perguruan tinggi dapat memiliki bekal prinsip kebangsaan yang menguatkan mereka,” katanya.

Baca Juga :  Soal Mi Instan Bermasalah, Ini Sikap BBPOM Palangkaraya

Untuk itu, ia berharap, meski baru beberapa kampus dan sekolah yang bisa dijangkau kegiatan ini, tapi seluruh generasi muda Kalteng akan teguh pada empat nilai-nilai falsafah kebangsaan kita ini. Apalagi kita sudah sepakat bahwa Kalteng sebagai Bumi Pancasila.

“Saya senang bahwa seluruh peserta kegiatan masih hapal lima sila Pancasila dan aktif berdinamika. Semoga mereka juga bisa menerapkan prinsip empat nilai dan falsafah kebangsaan ini dan aktif menyebarkan makna hakiki Pancasila dalam laku hidup sehari-hari. Terlebih lagi terlibat mewujudkan keadilan sosial yang kita tahu sangat sulit perjuangannya untuk kita wujudkan bersama-sama,” ungkapnya.

Poin penting lain yang tak boleh dilupakan, generasi muda mesti memulai perjuangan keadilan sosial ini ya dari diri sendiri. Bukan dari memandang orang lain. Jangan sampai kita merasa hebat sendiri dan mengabaikan kebersamaan. Mari jaga kebersamaan dan persatuan.

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru