PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Kalimantan Tengah memperkuat sinergi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalteng dalam upaya mendorong penguatan ekonomi daerah.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (20/3/2025) itu membahas berbagai strategi kolaborasi, termasuk pengawasan moneter dan peningkatan layanan hukum yang mendukung stabilitas ekonomi.
Kepala Kanwil Kemenkum Kalteng, Maju Amintas Siburian, hadir bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum Joko Martanto serta Kepala Divisi Pemasyarakatan dan Pembinaan Hukum Muhammad Mufid. Mereka diterima langsung oleh Kepala Perwakilan BI Kalteng, Yuliansah Andrias.
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak menyoroti peran sinergi kelembagaan dalam mendukung kebijakan moneter dan menciptakan ekosistem hukum yang lebih kondusif bagi dunia usaha.
“Kami berharap melalui koordinasi ini, akan tercipta hubungan yang lebih baik antara instansi pemerintah, khususnya dalam mendukung pengawasan moneter dan sistem keuangan di wilayah Kalteng. Kolaborasi yang kuat akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan perekonomian daerah,” ujar Maju Amintas Siburian dalam kesempatan tersebut.
Selain membahas kebijakan moneter, pertemuan itu juga menyoroti peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah. Bank Indonesia memaparkan sejumlah program yang bertujuan meningkatkan daya saing UMKM, mulai dari kemudahan akses keuangan hingga pelatihan literasi keuangan bagi pelaku usaha.
“UMKM adalah pilar penting dalam perekonomian daerah. Kami ingin memastikan bahwa mereka mendapatkan dukungan yang tepat untuk tumbuh dan berkembang, serta meningkatkan daya saing di pasar global,” jelas Yuliansah Andrias.
Kanwil Kemenkum Kalteng juga menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan hukum bagi UMKM agar mereka dapat menjalankan usaha dengan lebih aman dan terjamin. Sinergi ini diharapkan menciptakan iklim usaha yang kondusif, mendorong inovasi, serta meningkatkan kualitas produk lokal agar lebih kompetitif. (tim)