ASEAN Club Championship 2026/2027

Hasil Drawing! Borneo FC Dikepung Klub Top, Siap Naik Level Kompetisi

Borneo FC Samarinda dipastikan menghadapi persaingan ketat pada ASEAN Club Championship 2026/2027 setelah hasil undian menempatkan mereka di Grup A bersama sejumlah klub kuat Asia Tenggara.

Dalam hasil drawing yang telah diumumkan, Pesut Etam akan berhadapan dengan juara bertahan Buriram United dari Thailand, Ratchaburi FC, Kuching City FC, Tampines Rovers FC, juara Piala Vietnam, serta pemenang babak play-off antara Kasuka FC dan Manila Digger FC.

Komposisi tersebut membuat Grup A menjadi salah satu grup yang paling menarik untuk disimak. Sejumlah peserta memiliki pengalaman panjang di level regional maupun kompetisi domestik masing-masing, sehingga setiap pertandingan diprediksi berlangsung sengit.

Meski menghadapi lawan-lawan tangguh, manajemen Borneo FC melihat turnamen ini sebagai kesempatan penting untuk meningkatkan kualitas tim.

Pengalaman tampil pada edisi sebelumnya dianggap menjadi modal berharga untuk menghadapi persaingan musim depan.

Baca Juga :  Janjikan Persaingan Ketat dengan Deretan Bintang Top Dunia yang Merumput di Asia

Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menilai partisipasi kedua klub di ajang ini memberikan banyak pelajaran yang bisa dimanfaatkan untuk menghadapi tantangan berikutnya.

Menurutnya, pengalaman pada edisi terdahulu membantu tim memahami atmosfer kompetisi antarklub ASEAN yang memiliki karakter berbeda dibanding kompetisi domestik. Karena itu, persiapan yang lebih matang menjadi kebutuhan utama agar Borneo FC mampu tampil kompetitif.

Electronic money exchangers listing

Dandri juga menegaskan bahwa tidak ada lawan yang bisa dianggap mudah di Grup A. Seluruh tim yang tergabung dalam grup tersebut memiliki kualitas yang layak diperhitungkan dan berpotensi menyulitkan siapa pun.

Selain Shopee Cup, Borneo FC juga akan menjalani agenda padat di berbagai kompetisi pada musim 2026/27. Kondisi tersebut membuat tim harus menyusun persiapan secara lebih detail, mulai dari program latihan, kedalaman skuad, hingga pengelolaan kebugaran pemain.

Baca Juga :  Prancis Menangis

Bagi Borneo FC, target di Shopee Cup bukan semata-mata soal hasil akhir. Kompetisi ini juga menjadi sarana untuk menambah pengalaman internasional sekaligus meningkatkan level permainan tim saat menghadapi klub-klub terbaik di kawasan Asia Tenggara.

Dengan format yang mempertemukan juara dan tim papan atas dari berbagai negara ASEAN, setiap laga akan menjadi ujian penting bagi Pesut Etam. Karena itu, manajemen berharap jadwal resmi kompetisi segera diumumkan agar seluruh persiapan dapat disusun secara maksimal.

Kepastian jadwal dinilai sangat penting karena akan menjadi acuan dalam mengatur program latihan, rotasi pemain, hingga perencanaan perjalanan tim sepanjang musim.

Dengan persiapan yang tepat, Borneo FC berharap mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa nama Indonesia bersaing di level regional.(jpc)

Borneo FC Samarinda dipastikan menghadapi persaingan ketat pada ASEAN Club Championship 2026/2027 setelah hasil undian menempatkan mereka di Grup A bersama sejumlah klub kuat Asia Tenggara.

Dalam hasil drawing yang telah diumumkan, Pesut Etam akan berhadapan dengan juara bertahan Buriram United dari Thailand, Ratchaburi FC, Kuching City FC, Tampines Rovers FC, juara Piala Vietnam, serta pemenang babak play-off antara Kasuka FC dan Manila Digger FC.

Komposisi tersebut membuat Grup A menjadi salah satu grup yang paling menarik untuk disimak. Sejumlah peserta memiliki pengalaman panjang di level regional maupun kompetisi domestik masing-masing, sehingga setiap pertandingan diprediksi berlangsung sengit.

Electronic money exchangers listing

Meski menghadapi lawan-lawan tangguh, manajemen Borneo FC melihat turnamen ini sebagai kesempatan penting untuk meningkatkan kualitas tim.

Pengalaman tampil pada edisi sebelumnya dianggap menjadi modal berharga untuk menghadapi persaingan musim depan.

Baca Juga :  Janjikan Persaingan Ketat dengan Deretan Bintang Top Dunia yang Merumput di Asia

Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menilai partisipasi kedua klub di ajang ini memberikan banyak pelajaran yang bisa dimanfaatkan untuk menghadapi tantangan berikutnya.

Menurutnya, pengalaman pada edisi terdahulu membantu tim memahami atmosfer kompetisi antarklub ASEAN yang memiliki karakter berbeda dibanding kompetisi domestik. Karena itu, persiapan yang lebih matang menjadi kebutuhan utama agar Borneo FC mampu tampil kompetitif.

Dandri juga menegaskan bahwa tidak ada lawan yang bisa dianggap mudah di Grup A. Seluruh tim yang tergabung dalam grup tersebut memiliki kualitas yang layak diperhitungkan dan berpotensi menyulitkan siapa pun.

Selain Shopee Cup, Borneo FC juga akan menjalani agenda padat di berbagai kompetisi pada musim 2026/27. Kondisi tersebut membuat tim harus menyusun persiapan secara lebih detail, mulai dari program latihan, kedalaman skuad, hingga pengelolaan kebugaran pemain.

Baca Juga :  Prancis Menangis

Bagi Borneo FC, target di Shopee Cup bukan semata-mata soal hasil akhir. Kompetisi ini juga menjadi sarana untuk menambah pengalaman internasional sekaligus meningkatkan level permainan tim saat menghadapi klub-klub terbaik di kawasan Asia Tenggara.

Dengan format yang mempertemukan juara dan tim papan atas dari berbagai negara ASEAN, setiap laga akan menjadi ujian penting bagi Pesut Etam. Karena itu, manajemen berharap jadwal resmi kompetisi segera diumumkan agar seluruh persiapan dapat disusun secara maksimal.

Kepastian jadwal dinilai sangat penting karena akan menjadi acuan dalam mengatur program latihan, rotasi pemain, hingga perencanaan perjalanan tim sepanjang musim.

Dengan persiapan yang tepat, Borneo FC berharap mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa nama Indonesia bersaing di level regional.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru