PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali melakukan penyegaran organisasi dengan merotasi enam jabatan strategis. Pergantian tersebut meliputi tiga pejabat utama Polda Kalteng dan tiga kapolres yang ditandai melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) di Graha Bhayangkara Mapolda Kalteng, Kamis (16/7/2026).
Upacara sertijab dipimpin langsung Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Yosi Muhamartha, Irwasda Brigjen Pol Benny Ganda Sudjana, para pejabat utama, Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng, serta seluruh kapolres jajaran.
Pada jajaran pejabat utama, jabatan Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran (Karorena) kini dijabat Kombes Pol Susilo Setiawan yang sebelumnya bertugas sebagai Karorena Polda Nusa Tenggara Barat. Jabatan Kepala Biro Logistik diisi Kombes Pol Elijas Hendrajana yang sebelumnya menjabat Kasunditkomsatpam/Polsus Ditbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri. Sementara itu, posisi Kabidkum Polda Kalteng kini dipercayakan kepada AKBP Jovan R.S.
Selain itu, tiga jabatan kapolres juga resmi berganti. AKBP Rina Perwitasari dipercaya memimpin Polres Kapuas menggantikan AKBP Gede Eka. Sebelumnya, Rina menjabat Kasubbaggiat Korsis Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri.
Di Polres Gunung Mas, tongkat komando diserahterimakan dari AKBP Heru Eko Wibowo kepada AKBP Arum Sari Puspita Dewi yang sebelumnya bertugas sebagai Gadik Kepolisian Muda TK I Lemdiklat Polri.
Sedangkan jabatan Kapolres Murung Raya kini diemban AKBP Agung Gima, menggantikan AKBP Frangki Matias. Sebelum dipercaya memimpin Polres Murung Raya, Agung menjabat Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Kalteng.
Dalam sambutannya, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan inovasi yang telah diberikan selama bertugas di Polda Kalteng.
“Kepada para pejabat yang baru, saya ucapkan selamat datang dan selamat bergabung di Polda Kalteng. Segera sesuaikan dengan situasi di tempat kerjanya,” tandasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat menjelaskan bahwa pelaksanaan sertijab merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri mengenai mutasi personel.
“Dimana mutasi ini merupakan hal biasa di tubuh Polri, ini adalah sebuah reward pimpinan kepada personelnya. Sekaligus bentuk penyegaran terhadap Institusi Polri,” ungkapnya. (hms/jef)


