Menurut Syahrun, hal itu sama seperti yang dilakukan Wakil Ketua Umum MUI, KH Masrudi Syuhud yang melakukan sowan kepada ulama kharismatik Banten, Abuya Muhtadi Dimyathi belum lama ini.
Pertemuan kedua ulama itu juga membahas peran strategis NU dalam menjaga persatuan bangsa.
Lebih lanjut, Syahrun mengakui, sejauh ini sudah ada empat kandidat Ketua NU yang membangun komunikasi dengan PCNU Palangka Raya.
Empat kandidat itu di antaranya, KH Abdussalam Shohib (Gus Salam), KH Zulfa Mustafa, KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), dan Prof Nazaruddin yang saat ini menjabat menjadi Menteri Agama.
“Prof Nazaruddin tidak datang langsung tetapi melalui Gus Ipul,” bebernya.
Selanjutnya, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya yang saat ini menjabat sebagai Ketua PBNU juga dijadwalkan bersilaturahmi dengan PCNU se-Kalteng dan PWNU Kalteng di Pangkalan Bun pada 22 Juli 2026.
“Itu undangannya se Kalteng yang di Kobar itu, tapi nanti yang datang ya mungkin tergantung nanti kondisi,” tandasnya.(hfz)
Menurut Syahrun, hal itu sama seperti yang dilakukan Wakil Ketua Umum MUI, KH Masrudi Syuhud yang melakukan sowan kepada ulama kharismatik Banten, Abuya Muhtadi Dimyathi belum lama ini.
Pertemuan kedua ulama itu juga membahas peran strategis NU dalam menjaga persatuan bangsa.
Lebih lanjut, Syahrun mengakui, sejauh ini sudah ada empat kandidat Ketua NU yang membangun komunikasi dengan PCNU Palangka Raya.
Empat kandidat itu di antaranya, KH Abdussalam Shohib (Gus Salam), KH Zulfa Mustafa, KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), dan Prof Nazaruddin yang saat ini menjabat menjadi Menteri Agama.
“Prof Nazaruddin tidak datang langsung tetapi melalui Gus Ipul,” bebernya.
Selanjutnya, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya yang saat ini menjabat sebagai Ketua PBNU juga dijadwalkan bersilaturahmi dengan PCNU se-Kalteng dan PWNU Kalteng di Pangkalan Bun pada 22 Juli 2026.
“Itu undangannya se Kalteng yang di Kobar itu, tapi nanti yang datang ya mungkin tergantung nanti kondisi,” tandasnya.(hfz)