LAMANDAU, PROKALTENG.CO – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus mengoptimalkan penyaluran dan pelayanan BBM di Kabupaten Lamandau untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU di wilayah tersebut.
Pertamina terus memantau kondisi stok dan penyaluran BBM serta menyesuaikan suplai dengan kebutuhan di lapangan. Sejumlah langkah juga dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat, khususnya terhadap Pertalite.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa alokasi penyaluran Pertalite ke Lamandau telah ditambah. Selain itu, jam operasional SPBU diperpanjang untuk memberikan waktu pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat.
“Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran Pertalite ke Lamandau untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat. Saat ini alokasi penyaluran telah kami tambah dan jam operasional SPBU juga diperpanjang untuk memberikan waktu pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat. Kami terus memonitor kondisi stok dan pelayanan di SPBU serta melakukan penyesuaian sesuai kondisi di lapangan,” ujar Edi.
Selain mengoptimalkan suplai, Pertamina bersama SPBU terus melakukan pengaturan pelayanan di lapangan agar proses pengisian BBM dapat berlangsung lebih cepat dan kebutuhan masyarakat dapat terlayani secara merata.
Jam operasional SPBU yang sebelumnya sampai pukul 18.00 WIB telah diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB. Pertamina juga terus melakukan evaluasi terhadap kondisi penyaluran di lapangan untuk mengoptimalkan waktu pelayanan, termasuk memperpanjang hingga 24 jam sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pertamina juga melakukan pemantauan terhadap pola pembelian yang tidak sesuai peruntukan untuk menjaga kelancaran pelayanan bagi seluruh konsumen.
Dalam upaya menjaga ketertiban, Pertamina berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lamandau dan pihak terkait, termasuk aparat keamanan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk membantu menjaga ketertiban di area sekitar SPBU sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dan membeli BBM sesuai kebutuhan serta peruntukannya. Pembelian secara berlebihan dapat menyebabkan antrean dan membuat konsumen lain harus menunggu lebih lama.
“Kami mengimbau masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan. Silakan membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya. Pertamina terus melakukan upaya optimalisasi penyaluran dan pelayanan agar kebutuhan masyarakat di Lamandau dapat terlayani dengan baik,” tutup Edi. (tim)


